Malang, Tugumalang.id – Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang) mencatat peningkatan posisi dalam UI GreenMetric World University Rankings 2026.
Pada pemeringkatan tahun ini, UIN Malang berada di posisi 525 dunia, peringkat 64 nasional, dan peringkat ke-7 dalam kategori Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).
Baca juga: UIN Malang Gelar Pelatihan Penguatan Moderasi Beragama Pemuda
Pencapaian tersebut meningkat dibandingkan pemeringkatan 2025. Saat itu, UIN Malang menempati posisi 739 dunia dengan total skor 6.102,5.
Tahun ini, UIN Malang mengantongi total skor 6.887,5 sehingga naik 214 peringkat ke posisi 525 dunia.
Rektor UIN Malang Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si mengatakan, capaian UI GreenMetric hendaknya menjadi motivasi untuk terus melakukan perbaikan dan peningkatan.
Menurut Prof. Ilfi, keberlanjutan tidak cukup berhenti pada capaian penghargaan. Hal tersebut juga harus menjadi bagian dari budaya dan tata kelola universitas melalui langkah nyata dan berdampak.
“Capaian ini menjadi motivasi bagi UIN Malang untuk terus meningkatkan berbagai aspek keberlanjutan. Program ini juga membutuhkan dukungan semua elemen, termasuk sivitas akademika,” ujarnya.
“Karenanya, upaya Green Campus tentu harus memberi dampak dan manfaat luas. Tujuannya tentu mendorong terciptanya pesantren ramah lingkungan,” tambah Prof. Ilfi.
Pihaknya juga mendorong seluruh sivitas akademika UIN Malang untuk mengambil peran dalam menjaga dan menciptakan lingkungan kampus yang berkelanjutan. Mulai dari penghematan energi dan air, pengelolaan sampah, menjaga kebersihan lingkungan, hingga kepedulian terhadap ruang terbuka hijau.
Komitmen tersebut diarahkan untuk memberi dampak lebih luas melalui program nyata dalam mewujudkan Green Campus yang dapat menginspirasi dan mendorong lahirnya pesantren ramah lingkungan atau ecopesantren.
Baca juga: Perkuat Tradisi Keilmuan, UIN Malang Resmi Kukuhkan 7 Guru Besar
UI GreenMetric World Rankings 2026 mengusung tema Advancing Sustainable Development Goals in Higher Education: Stories from Our Institution and Communities.
Tujuh aspek penilaian meliputi Setting and Infrastructure (SI), Energy and Climate Change (EC), Waste (WS), Water (WR), Transportation (TR), Education and Research (ED), serta Governance and Digitalization (GD).
Berdasarkan hasil pemeringkatan, UIN Malang memperoleh skor 700 untuk Setting and Infrastructure, 1.375 untuk Energy and Climate Change, 925 untuk Waste, 700 untuk Water, 1.287,5 untuk Transportation, 1.075 untuk Education and Research, serta 825 untuk Governance and Digitalization.
Prof. Ilfi menekankan bahwa pembangunan kampus berkelanjutan membutuhkan keterlibatan seluruh unsur universitas. Unit kerja, sivitas akademika, serta mahasiswa diharapkan terus memperkuat kontribusi nyata.
“Nantinya, budaya hidup ramah lingkungan tidak sekadar tumbuh di lingkungan kampus. Tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat,” tandasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
redaktur: jatmiko

















