MALANG, Tugumalang.id – Pengurus Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Orda Kabupaten Malang periode 2026–2031 resmi dilantik Sabtu (3/10/2026). Pelantikan dilakukan Ketua ICMI Orwil Jawa Timur Pitono Nugroho di Pendopo Agung Kabupaten Malang.
Ketua ICMI Orda Kabupaten Malang periode 2026–2031 Makhrus Sholeh menyiapkan tiga agenda utama selama masa kepengurusannya. Ketiganya meliputi pengembangan ilmu pengetahuan berbasis riset untuk sektor unggulan daerah, penguatan sumber daya manusia (SDM) dan literasi teknologi, serta kolaborasi strategis untuk pemberdayaan ekonomi kerakyatan.
“Mari membumikan ilmu pengetahuan dan menghadirkan solusi berbasis riset untuk sektor unggulan daerah. Karena ilmu pengetahuan tidak boleh berhenti di menara gading kampus saja,” kata Makhrus.

ICMI Kabupaten Malang akan diarahkan menjadi think tank bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan publik berbasis data dan riset. Salah satu sektor yang menjadi perhatian ialah pengembangan pertanian cerdas, peningkatan produktivitas hortikultura dan perkebunan, serta pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan.
Baca juga: Gantikan Gus Dur, Pengusaha Makrus Sholeh Terpilih Aklamasi sebagai Ketua ICMI Kabupaten Malang
Makhrus menilai Kabupaten Malang memiliki potensi agraris dan desa wisata yang besar sehingga dapat terus dikembangkan sebagai salah satu penyangga pangan regional. Ia mencontohkan komoditas durian yang dinilai memiliki potensi ekonomi tinggi.
Menurutnya, pengembangan komoditas tersebut dapat dilakukan bersamaan dengan pemberdayaan masyarakat di tingkat desa. “Potensi-potensi ini nanti yang akan kita sosialisasikan. Ekonomi harus kita gerakkan,” ujarnya.
Agenda kedua ICMI Kabupaten Malang yakni penguatan SDM unggul, ketahanan keluarga, dan literasi teknologi di tengah era disrupsi.
Makhrus mengatakan pengembangan SDM perlu dilakukan sejak jenjang pendidikan dasar hingga perguruan tinggi. Salah satu pendekatan yang akan didorong yakni membantu peserta didik mengenali potensi dan kekuatan masing-masing.
“Kami temukan kekuatannya dan kami beri inspirasi supaya mereka tahu kekuatannya. Harapannya mereka benar-benar bisa kerja sesuai dengan kekuatannya, sesuai passion-nya,” jelasnya.
Baca juga: Anak Muda dan Pengasuh Pesantren di Malang Berkumpul Jelang Muktamar NU, Hasilkan 9 Seruan Moral yang Penting

Sementara agenda ketiga adalah memperkuat kolaborasi strategis dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan. Makhrus menyebut ICMI akan melibatkan para rektor, kiai, cendekiawan, serta berbagai pihak untuk merumuskan program yang dapat ditindaklanjuti bersama pemerintah daerah.
“Kami akan segera rakor, setelah itu kami tindak lanjuti dengan aksi nyata,” kata Makhrus.
Terpisah, Bupati Malang Sanusi menyambut baik keberadaan kepengurusan baru ICMI Kabupaten Malang. Ia berharap ICMI dapat memberikan dorongan kepada Pemkab Malang melalui pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Kami berharap dengan adanya ICMI memberi dorongan untuk Pemerintah Kabupaten Malang untuk bergerak melalui keilmuan atau teknologi,” kata Sanusi.
Menurutnya, kolaborasi antara ICMI dan Pemkab Malang nantinya dapat melibatkan berbagai organisasi perangkat daerah. Ia menilai ICMI memiliki banyak tenaga ahli dan kapasitas riset yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung program pembangunan daerah.
“ICMI ini banyak bergerak di riset dan banyak tenaga ahlinya. Harapannya, dengan sinergi ini Pemkab Malang bisa mengoptimalkan potensinya,” ujar Sanusi.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
redaktur: jatmiko
















