Sabtu, Juli 18, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Politik

Tokoh-tokoh yang Diprediksi Maju di Pilkada Kota Malang 2024

Redaksi by Redaksi
Agustus 22, 2023 6:54 pm
in Politik
Ilustrasi.

Ilustrasi. (Foto/Pixabay)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Pilkada Kota Malang 2024 diprediksi akan diikuti beberapa tokoh yang memang sejauh ini memiliki kiprah penting. Para tokoh yang diprediksi mewarnai pesta demokrasi di Kota Malang di antaranya, I Made Rian Diana Kartika, Sofyan Edi Jarwoko, Mochamad Anton atau Abah Anton, Heri Cahyono atau Sam HC, Moreno Soeprapto, Sutiaji hingga Widayati Sutiaji.

Terhadap para tokoh tersebut, pengamat Politik Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Dr Wahyudi Winarjo memiliki pandangannya sendiri. Dia berpandangan bahwa Pilkada Kota Malang 2024 akan dipengaruhi oleh popularitas calon yang didukung potensi partai politik.

READ ALSO

PDIP Kota Malang Semarakkan Bulan Bung Karno Lewat Turnamen E-sport dan Domino

Sambut Bulan Bung Karno, PDIP Kota Malang Gaungkan Spirit Gotong Royong

Sebab saat ini, menurutnya, kekuatan partai politik sudah menyebar hingga ke kelurahan-kelurahan bahkan RT/RW. Selain itu, kata Wahyudi, kekuatan suara ketokohan juga akan mempengaruhi Pilkada Kota Malang 2024. Seperti sosok tokoh nasional hingga sosok tokoh pemimpin organisasi agama di Malang.

Baca Juga: Dominasi PDIP di DPRD, Siap Songsong Pilkada Kota Malang 2024

“Saya rasa, masyarakat saat ini berharap yang muncul nanti adalah benar-benar sosok pemimpin yang diharapkan masyarakat. Bukan sosok dari harapan pemilik modal,” ucapnya.

Semua Sosok Memiliki Peluang

Dia memandang setiap nama yang diprediksi maju sebagai N1 memiliki peluang. Sosok I Made Rian Diana Kartika yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Malang, menurutnya, punya peluang besar menjadi Wali Kota Malang.

“Dia punya investasi sosial yang bagus di Kota Malang. Salah satunya memperjuangan realisasi Taman Merjosari. Kemudian dekat dengan rakyat dan masyarakat juga banyak yang menilai dia sosok yang baik,” tuturnya.

“Kalau pak Made benar benar maju, saya kira dia punya peluang besar, dan itu bagus. Dia juga punya pengalaman di legislatif yang mumpuni. Minimal bisalah N2,” imbuhnya.

Baca Juga: Moreno Beri Sinyal Maju Jadi Wali Kota Malang di Pilkada 2024

Selain Made, Wahyudi memandang sosok Sofyan Edi Jarwoko yang saat ini menjabat sebagai Wakil Wali Kota Malang juga punya peluang untuk menduduki kursi N1 di Pilkada 2024 mendatang.

“Pak Edi Jarwoko ini juga potensial dan punya peluang. Pengalaman politiknya bagus. Tentu dia juga punya banyak jalinan komunikasi dengan komunitas. Bahkan mungkin punya relawan juga nanti. Jadi peluangnya ada,” kata dia.

Kemudian ada sosok Abah Anton yang juga merupakan mantan Wali Kota Malang sebelumnya Sutiaji bakal mewarnai Pilkada Kota Malang 2024. Sebab menurutnya, spanduk bergambar Abah Anton sudah bertebaran di sudut-sudut Kota Malang.

“Meski punya dosa masa lalu, demokrasi kita masih memberikan hak untuk berpolitik. Tapi itu akan menjadi pertimbangan masyarakat. Tapi saya kira masyarakat menganggap dia tak bersalah,” bebernya.

Calon Independen Diprediksi Sulit

Kemudian untuk sosok Heri Cahyono atau Sam HC yang gambar wajahnya sudah terpampang di reklame di Kota Malang untuk maju menjadi N1. Wahyudi menilai sosoknya akan menjadi pembelajaran demokrasi di Kota Malang. Sebab Sam HC diperkirakan akan maju melalui jalur independen.

“Sosok dari jalur independen itu akan menjadi pembelajaran politik yang bagus di Kota Malang. Tapi saya tak yakin dia menang karena rakyat terikat pada mesin partai, kan sekarang partai punya jaringan kuat sampai ke ranting-ranting. Sementara sosok independen ini sepertinya akan mengais suara di luar partai,” paparnya.

Untuk sosok Moreno yang saat ini menjabat sebagai Anggota DPR RI, Whyudi menilai bahwa Moreno memiliki peluang kecil untuk menang di Pilkada 2024. Sebab menurutnya, sosok mantan pembalap nasional itu jarang muncul di publik Kota Malang.

“Moreno memang dari Malang, tapi rakyat kurang dekat dengan dia. Padahal dia sudah lama jadi DPR RI Dapil Malang Raya. Tapi lihat nanti saja, partai mana saja yang mendukungnya,” kata dia.

Sutiaji Tak Bermasalah, Tapi Elektabilitas Menurun

Sementara itu, untuk sosok Sutiaji yang saat ini juga merupakan Wali Kota Malang, kata Wahyudi, elektabilitasnya mulai menurun. Ekspektasi masyarakat terhadap kepemimpinan Sutiaji dinilai masih kurang bisa memenuhi harapan masyarakat Kota Malang.

“Pak Sutiaji potensinya menurun. Memang pembangunan berjalan baik. Di Kayutangan dan lainnya. Tapi saya kira masyarakat punya ekspektasi lebih dari itu. Meski dia tak punya masalah. Rakyat ingin Malang kembali jadi barometer Indonesia di bidang pariwisata, pendidikan dan industri,” bebernya.

“Di bidang pendidikan sudah bagus, tapi kurang sesuai harapan rakyat. Tapi grand design budaya Kota Malang tak tampak. Padahal banyak budaya tapi belum jadi jati diri Kota Malang,” lanjutnya.

Sedangkan untuk sosok Widayati Sutiaji, istri Sutiaji yang juga diprediksi berpotensi maju di Pilkada 2024, Wahyudi menilai bahwa ada peluangnya namun cukup kecil untuk menang.

“Kalau beliau kurang, saya kira belum. Dia memang punya pengalaman di birokrasi. Bersama suaminya tentu dia berjejaring. Tapi belum bisa jadi alternatif pilihan,” ungkapnya.

Wahyudi berpandangan bahwa sosok ideal yang cocok menduduki kursi Wali Kota Malang pada Pilkada 2024 mendatang adalah sosok yang mampu membangkitkan geliat potensi di Kota Malang.

“Malang dulu punya pengalaman sejarah yang bagus, ketika dulu jadi pusat pendidikan, industri dan pariwisata. Jadi sosok yang cocok adalah dia yang bisa melakukan kapitalisasi modal pendidikan, pariwisata yang terintegrasi dengan Malang Raya dan industri karena sekarang agar survive harus bisa idustrialisasi,” tuturnya.

“Idealnya, tentu tokoh negarawan, demokratis, pro rakyat, multi kultural, plural, toleran, religius dan cakap melakukan kapitalisasi modal dan mampu membuat desain terintegrasi dengan Malang Raya dalam peningkatan kualitas pendidikan, pariwisata dan industri,” tandasnya.

Reporter: M Sholeh

Editor: Herlianto. A

Tags: Headlineheri cahyonoPemilu 2024PilkadaPilkada Kota Malangsutiaji

Related Posts

PDIP Kota Malang
Politik

PDIP Kota Malang Semarakkan Bulan Bung Karno Lewat Turnamen E-sport dan Domino

Sabtu, 27 Jun 2026
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang
Politik

Sambut Bulan Bung Karno, PDIP Kota Malang Gaungkan Spirit Gotong Royong

Selasa, 16 Jun 2026
Ketua DPC PKB Kota Malang, Himah Bafaqih (Instagram PKB Kota Malang)
Politik

Sejarah Pemimpin Perempuan Pertama, Hikmah Bafaqih Resmi Jadi Ketua DPC PKB Kota Malang

Jumat, 12 Jun 2026
Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Malang, Ginanjar Yoni Wardoyo (kiri) dan Ketua Panitia Kurban DPC Partai Gerindra Kota Malang, Abu Bakar (kanan) menunjukkan daging kurban Gerindra Kota Malang di RPH Perumda Tunas Kota Malang untuk dibagikan ke masyarakat (M Sholeh)
Politik

Gerindra Kota Malang Sembelih 11 Sapi, Aspirasi Warga dan Semangat Pengabdian Digaungkan

Kamis, 28 Mei 2026
Pelantikan PAC PDIP Kota Batu. Foto: Dok.
Politik

Wajah Gen Z dan Perempuan Warnai Pengurus PAC PDI Perjuangan Kota Batu yang Baru

Senin, 25 Mei 2026
PSI
Politik

Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

Minggu, 24 Mei 2026
Next Post
Keluarga korban Tragedi Kanjuruhan beserta kuasa hukum usai audiensi di Mapolres Malang.

Keluarga Korban Kanjuruhan Akan Masukkan Pasal Kekerasan Perempuan dan Anak dalam Laporan Model B

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.