Malang – Pemerintah Kota Malang menetapkan target Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 5,6 persen. Angka tersebut masih lebih tinggi dibandingkan target nasional yang berada di kisaran 4 persen.
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan, target tersebut disusun berdasarkan kondisi, potensi, dan persoalan ketenagakerjaan yang dihadapi Kota Malang. Pemkot tidak serta-merta menyamakan target daerah dengan target nasional.
“Ya itu, karena kami sesuaikan dengan potensi ataupun permasalahan yang ada di Kota Malang,” kata Wahyu, Senin (21/9/2026).
Baca juga: Gaji PPPK Diambil Alih Pusat, APBD Kota Malang Bisa Bernapas Lega
Menurut Wahyu, target penurunan pengangguran telah dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan dijabarkan dalam target tahunan. Angka 5,6 persen tersebut merupakan target yang disusun dalam kerangka pembangunan lima tahunan.
Meski begitu, Wahyu optimistis angka pengangguran Kota Malang masih bisa ditekan lebih jauh. Salah satu tumpuannya adalah masuknya investasi yang diharapkan mampu membuka lebih banyak lapangan pekerjaan.
“Kami optimis, dengan adanya investasi yang masuk, tentu juga akan ada pengurangan pengangguran,” ujarnya.
Selain investasi, Pemkot Malang melihat sektor informal sebagai salah satu ruang untuk menekan pengangguran. Pertumbuhan ekosistem ekonomi kreatif di Kota Malang dinilai mulai membuka peluang kerja di luar sektor formal.
“Di kota kreatif ini akhirnya banyak membuat pekerja pekerja yang tidak bekerja di sektor formal tapi dia informal. Tapi mereka bisa mengurangi pengangguran,” jelasnya.
Baca juga: Komitmen Ali Muthohirin Tekan Angka Pengangguran di Kota Malang
Perbedaan target tersebut menjadi catatan tersendiri. Ketika pemerintah pusat menargetkan tingkat pengangguran terbuka sekitar 4 persen, Kota Malang masih menetapkan target 5,6 persen.
Wahyu menyebut angka tersebut bukan target final. Realisasinya tetap akan dipengaruhi perkembangan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.
Dia mengatakan, apabila kondisi di lapangan memungkinkan, capaian TPT Kota Malang dapat melampaui target yang telah ditetapkan dalam RPJMD.
“Perkara nanti akan bisa melampaui dan lain lain, tentu dengan mempertimbangkan potensi dan masalah yang kita miliki,” tandasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
redaktur: jatmiko































