Tugumalang.id – Ali Muthohirin sebagai Calon Wakil Wali Kota Malang berkomitmen untuk menekan angka pengangguran di Kota Malang. Berdasarkan data terakhir Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang pada 2023, angka pengangguran Kota Malang mencapai 31.286 jiwa.
Ali menyampaikan bahwa pihaknya telah menyusun program program prioritas dalam mengatasi persoalan pengangguran di Kota Malang. Seperti program Seribu Event, pelatihan UMKM, Ngalam Laris hingga mendatangkan investor untuk memperluas lapangan kerja di Kota Malang.
Melalui program Seribu Event tiap tahun di Kota Malang, Ali memproyeksikan bahwa angka pengangguran di Kota Malang bisa ditekan. Sebab, bakal ada banyak elemen masyarakat berbagai bidang usaha yang akan didorong untuk terlibat dalam setiap penyelenggaraan event event di Kota Malang.
Baca Juga: Diusung 13 Parpol, Wahyu Hidayat-Ali Muthohirin Resmi Daftar ke KPU Kota Malang
Beberapa bidang usaha yang akan berkembang diantaranya yakni, penyedia jasa event organizer (EO), pelaku UMKM lokal, kuliner hingga pelaku ekonomi kreatif. Bahkan, secara tidak langsung program ini juga akan berdampak pada geliat perhotelan, jasa transportasi publik dan lainnya.
Dengan demikian, peluang perluasan lapangan kerja di Kota Malang akan semakin berkembang di berbagai bidang usaha. Sehingga, angka pengangguran di Kota Malang juga bisa berkurang.
“Jadi di program seribu event itu, kami akan banyak melibatkan terutama anak muda dan masyarakat Kota Malang. Kemarin saya sudah diskusi dengan pelaku usaha EO di Kota Malang. Kami akan libatkan pemuda dan warga Kota Malang. Tentu ini bisa mengurangi angka pengangguran yang ada,” kata Ali.
Baca Juga: Ali Muthohirin Soroti Tantangan Anak Disabilitas di Kota Malang
Tak hanya melalui program Seribu Event, Ali juga menyebutkan bahwa pihaknya selama ini sudah bergerak menggelar kegiatan kegiatan pelatihan UMKM sebagai bekal membuka usaha mandiri bagi masyarakat Kota Malang. Gerakan ini menurutnya akan terus digencarkan.
“Bahkan dalam masa kampanye ini, kami juga melakukan pelatihan pelatihan UMKM sebagai upaya untuk mengurangi pengangguran. Kami akan fasilitasi semua UMKM yang ada di Kota Malang,” paparnya.
Untuk mendorong pelaku UMKM baru agar bisa berkembang, Ali bersama Calon Wali Kota Malang Wahyu Hidayat juga telah menyiapkan terobosan digitisasi berupa aplikasi khusus pemasaran UMKM lokal yakni Ngalam Laris.
“Ngalam Laris ini merupakan aplikasi sebagai basis penjualan UMKM di Kota Malang. Ini upaya kami untuk wadahi pelaku UMKM dalam memasarkan produk produknya,” kata dia.
Ngalam Laris diproyeksikan juga akan menata dan memberdayakan pasar rakyat melalui digitalisasi. Kemudian juga ada pengembangan penelitian dan pendampingan usaha hingga akses permodalan usaha.
Selain itu, Ali juga menyebut akan menciptakan ekosistem pengembangan SDM yang ramah pada warga lokal. Dia akan menggandeng perusahaan perusahaan di Kota Malang untuk bersama sama meningkatkan kapasitas dan kompetensi SDM Kota Malang melalui pelatihan pelatihan kerja di industri.
“Jadi kami juga akan bekerjasama dengan perusahaan perusahaan di Kota Malang untuk meningkatkan kapasitas masyarakat,” ucapnya.
Selanjutnya, pihaknya juga akan mendorong perusahaan perusahaan untuk menggelar kegiatan job fair rutin di Kota Malang. Hal ini tentu akan membuka peluang keterserapan kerja warga Kota Malang semakin tinggi.
Menarik investor ke Kota Malang menurutnya juga akan menjadi upaya dalam menekan angka pengangguran. Investor investor akan didatangkan untuk memperluas lapangan kerja di Kota Malang.
“Misalnya investasi untuk mengembangkan UMKM, untuk pembangunan ekonomi kreatif di Kota Malang dan potensi potensi lainnya,” tandasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
Editor: Herlianto. A





























