Jumat, Juli 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Tim Pengabdian Masyarakat UM Tingkatkan Mekanisasi Produksi dan Perluasan Pasar Agroindustri Produk Gula Merah di Kediri

Redaksi by Redaksi
Oktober 30, 2024 9:43 am
in Pendidikan
Tim dosen UM memberikan pendampingan UKM gula merah di Kediri. Foto/dok 

Tim dosen UM memberikan pendampingan UKM gula merah di Kediri. Foto/dok 

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Tim pengabdian masyarakat Universitas Negeri Malang (UM) memberikan pendampingan pada agroindustri produk gula merah di Kediri untuk mekanisasi produksi dan perluasan pasar. Hal ini dilakukan demi meningkatkan produksi dan penjualan mereka.

Tim pengabdian masyarakat UM ini diketua oleh Prof. Dr. Muhammad Alfian Mizar, M.P. Adapun UKM yang mendapat pendampingan tersebut yaitu UKM PT. Tiga Dewi Timur Raya (sebagai Mitra UKM 1)  dan UD Al Mubarok (sebagai Mitra UKM 2). Keduanya berlokasi di Kediri Jawa Timur dan memproduksi gula merah tebu dan produk tambahan Brown sugar.

READ ALSO

Gerakan Ayah Mengantar Anak Warnai MPLS Ramah di PAUD IT Insan Permata Malang

Tingkatkan Kualitas Akademik, UIN Malang Siapkan Program Studi Menghadapi Akreditasi Internasional

Baca Juga: Dekan Psikologi Universitas Negeri Malang Beri Wawasan Pemberdayaan bagi Organisasi Wanita di Balikpapan

Khususnya gula merah merupakan Produk Unggulan local specific yang berfungsi sebagai pemanis alami, kebutuhan terhadap produk ini terus meningkat seiring meningkatnya kesadaran konsumen terhadap keamanan pangan dan banyaknya makanan berbahan baku gula merah.

Menurut Prof. Dr. Muhammad Alfian Mizar, ditinjau dari aspek bisnis, gula merah tebu yang diproduksi oleh kedua UKM ini cukup menjanjikan. Ini mengingat kebutuhan akan gula merah tebu yang masih luas untuk kebutuhan berbagai industri seperti industri kecap, jamu, makanan, dan lain-lain. “Flavour-nya yang khas, tidak dapat digantikan oleh gula lain seperti gula pasir,” kata dia.

Tim dosen UM memberikan pendampingan UKM gula merah di Kediri. Foto/dok 
Tim dosen UM memberikan pendampingan UKM gula merah di Kediri. Foto/dok

Selain untuk memenuhi kebutuhan nasional sebagai substitusi bahan baku makanan, potensi gula merah juga berpeluang besar sebagai komoditas ekspor ke mancanegara seperti  Kanada, Amerika, Belgia, Australia, dan Eropa. Diketahui perkembangan permintaan di sana semakin meningkat tiap tahunnya.

Baca Juga: Kuliah Tamu Mahasiswa Pascasarjana, Fakultas Psikologi Universitas Negeri Malang Gandeng Dosen Asal Malaysia

Menurut Menurut Prof. Dr. Muhammad Alfian Mizar, perkembangan permintaan dan peluang pasar tersebut perlu direspons secara optimal oleh Agroindustri (UKM gula merah tebu) di Kabupaten Kediri.

Jenis UKM ini di Kediri berjumlah sekitar 200 termasuk oleh mitra PT. Tiga Dewi Timur Raya  dan  UD Al Mubarok  Kediri Jawa Timur. “UKM gula merah di Mitra Kediri berproduksi berdasarkan pengalaman dan kebutuhan dan masih perlu inovasi teknologi yang di adopsi,” paparnya.

Kondisi eksisting mitra UKM 1 (PT. Tiga Dewi Timur Raya) saat ini secara operasional didukung oleh tenaga kerja sejumlah 23 karyawan terdiri dari 13 orang laki-laki dan 10 orang perempuan.

Operasional UKM mitra ini didukung oleh mesin dan peralatan berupa mesin pengilingan tebu, mesin steam boiler dan alat kawah pemasak, kapasitas produksinya sekitar 4 ton/hari (24 jam) dengan capain omzet usaha sekitar Rp 1 Miliar.

Adapun pemasaran produk  masih lokal Kota/Kabupaten Kediri dan beberapa Kota di Jawa Timur seperti Blitar, Tulungagung, Madiun dan sekitarnya.

Sedangkan jaminan kontinyuitas bahan baku diperoleh dari pasokan petani tebu lokal. Produk Gula merah tebu yang diproduksi mitra UKM 1 ini sudah mempunyai izin edar produk pangan olahan dari BPOM RI dengan nomor MD251137001451 dan Sertifikasi HALAL dengan nomor ID00110000264290522.

Kondisi eksisting mitra UKM 2 (UD Al Mubarok) saat ini secara operasional didukung oleh tenaga kerja sejumlah 8 karyawan terdiri dari 6 orang laki-laki  dan 2 orang Perempuan.

Operasional UKM mitra ini didukung oleh mesin dan peralatan berupa mesin pengilingan tebu, kawah pemasak nira dengan diameter 100 cm sebanyak 6 buah.

Kapasitas produksinya sekitar 800 kg/hari (12 jam) dengan capain omzet usaha sekitar Rp 200 s/d 300 juta/bulan. Adapun pemasaran produk dibeli oleh pedagang yang mempunyai DO ke industri/pabrik kecap yang ada di dalam provinsi maupun luar provinsi.

Sedangkan jaminan kontinyuitas bahan baku diperoleh dari pasokan petani tebu lokal dan antar daerah. UD Al Mubarok ini sudah mempunyai Surat nomor izin Berusaha (NIB) No. 9120216040621.

Program yang dilaksankan bertujuan untuk meningkatkan produksi dan perluasan pasar agroindustri produk gula merah Kediri sampai menembus pasar ekspor.

Karena itu, imbuh Prof. Dr. Muhammad Alfian Mizar, permasalahan prioritas yang mendesak untuk diselesaikan adalah peningkatan mekanisasi proses produksi, manajemen usaha, dan perluasan pasar.

Adapun tahapan proses pengolahan pembuatan gula merah adalah sebagai berikut: (1) Penerimaan nira dari pengepresan/penggilingan, (2) Penyaringan, (3) Pemurnian, (4) Pemasakan/ Pemanasan, (5) Pencetakan, (6) Pendinginan (Cooling), (7) Penutupan Kemasan Primer, (8) Pengemasan Sekunder dan Pelabelan. Berikut diagram alir proses pembuatan gula merah deserta dokumentasi kondisi eksisting produksi mitra.

Untuk itulah dilakukan kegiatan aplikatif berupa penerapan teknologi Inovasi dan Iptek lain berupa pelatihan dan pendampingan seperti:

  1. Sosialisasi dan Pembuatan 1 unit mesin cooling system kapasitas 100 kg/proses untuk mengatasi higienitas dan kecepatan pendinginan gula merah cair dan meningkatkan kualitas kecerahan warna.
  2. Pembuatan dan aplikasi 1 unit mesin Hammer mill kapasitas 60 kg/jam untuk meningkatkan kapasitas produksi penggilingan dengan kekasaran merata.
  3. Sosialisasi, Pembuatan dan aplikasi 1 unit mesin Penggilingan tebu kapasitas 1,5 sd 2 ton/hari
  4. Pelatihan, pendampingan desain kemasan dan pembuatan paking/kemasan yang lebih marketable.
  5. Pelatihan, pendampingan dalam menggunakan aplikasi pembukuan usaha
  6. Pelatihan dan penerapan Keselamatan dan Kesehatan kerja (K3)
  7. Evaluasi dan monitoring program yang telah dilaksanakan dan keberlanjutannya.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Sumber: Rilis Tim Peneliti UM

Editor: Herlianto. A

Tags: Gula MerahTim DosenTim Dosen UMUKM di KediriUniversitas Negeri Malang

Related Posts

Gerakan Ayah Mengantar Anak Warnai MPLS Ramah di PAUD IT Insan Permata Malang
Pendidikan

Gerakan Ayah Mengantar Anak Warnai MPLS Ramah di PAUD IT Insan Permata Malang

Kamis, 16 Jul 2026
Tingkatkan Kualitas Akademik, UIN Malang Siapkan Program Studi Menghadapi Akreditasi Internasional
Pendidikan

Tingkatkan Kualitas Akademik, UIN Malang Siapkan Program Studi Menghadapi Akreditasi Internasional

Kamis, 16 Jul 2026
Penelitian Dosen UIN Malang Ungkap Dua Kategori Kufur dalam Al-Qur’an
Advertorial

Penelitian Dosen UIN Malang Ungkap Dua Kategori Kufur dalam Al-Qur’an

Kamis, 16 Jul 2026
Siswa Baru SMA Nasional Malang Diajak Menjelajah Laboratorium ITN Malang
Advertorial

Siswa Baru SMA Nasional Malang Diajak Menjelajah Laboratorium ITN Malang

Kamis, 16 Jul 2026
Mahasiswa Teknik Mesin ITN Malang Raih Juara Kontes Modifikasi, Lepas Penat Skripsi dengan Naik Podium
Advertorial

Mahasiswa Teknik Mesin ITN Malang Raih Juara Kontes Modifikasi, Lepas Penat Skripsi dengan Naik Podium

Kamis, 16 Jul 2026
Dosen UIN Malang Kaji Konsep Al-Huzn dalam Al-Qur’an, Kesedihan Dinilai Bisa Jadi Jalan Pemulihan
Pendidikan

Dosen UIN Malang Kaji Konsep Al-Huzn dalam Al-Qur’an, Kesedihan Dinilai Bisa Jadi Jalan Pemulihan

Rabu, 15 Jul 2026
Next Post
Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, saat presentasi inovasi ke Dewan Juri Innovative Government Award 2024. Foto: Prokopim KWB

Kota Batu Masuk Nominasi Kota Terinovatif di Innovative Government Award 2024

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.