Malang, Tugumalang.id – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (Abdimas) Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang) memasang sistem irigasi sprinkler otomatis di dua area taman SMKN 1 Singosari, Kabupaten Malang. Teknologi tepat guna tersebut diharapkan membuat penyiraman taman lebih efisien sekaligus mendukung Program Adiwiyata dan Gerakan Go Green di sekolah.
Selain memasang sistem irigasi, tim juga menghibahkan satu unit pompa air untuk menunjang operasionalnya. Jalur air yang sebelumnya tidak berfungsi juga kembali diaktifkan sehingga dapat dimanfaatkan sebagai fasilitas cuci tangan warga sekolah.
Program tersebut berawal dari kondisi perawatan taman yang masih dilakukan secara manual menggunakan selang. Cara itu dinilai menyita waktu dan menyulitkan pengaturan volume air agar tersebar merata.
Program tersebut dilaksanakan tim pakar Pascasarjana S-2 ITN Malang yang diketuai Dr. Ir. Lies Kurniawati Wulandari, MT., bersama Ir. Maranatha Wijayaningtyas, ST., M.MT., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., dan Ir. I Wayan Mundra, MT., dengan melibatkan beberapa mahasiswa.
Menurut Lies Kurniawati Wulandari, teknologi yang diterapkan disesuaikan dengan kebutuhan mitra. Sistem irigasi berbasis riset efisiensi irigasi pancar itu menggunakan instalasi pipa dan nozzle yang dipasang sesuai jarak, ketinggian, serta jenis tanaman.
Baca juga: ITN Malang Perpanjang Kemitraan dengan Pemkab TTS hingga 2031
Seluruh sistem terhubung dengan pompa pendorong dan saklar listrik sehingga air dapat menyemprot merata ke area taman.
“Mitra kami memiliki dua taman di depan kantor pusat. Selama ini mereka menyiram manual pakai selang. Dengan sistem irigasi sprinkler ini, penggunaan air jadi jauh lebih efisien. Kalau dulu pakai selang air tidak bisa diatur keluar-masuknya, sekarang begitu dirasa cukup basah tinggal dimatikan. Selain itu, jalur air yang dulunya mati kini kembali berfungsi dan bisa dipakai untuk fasilitas cuci tangan warga sekolah,” jelas Lies, saat ditemui di Kampus 1 ITN Malang, Senin (03/08/2026).
Manfaat sistem tersebut juga dirasakan pihak SMKN 1 Singosari. Penanggung jawab lingkungan sekaligus Ketua Tim Adiwiyata SMKN 1 Singosari, Pak Suci, menyambut baik penerapan teknologi tersebut.
“Sistem sprinkler ini menurut Pak Suci (mewakili sekolah) sangat membantu efisiensi dan keasrian taman. Kedepannya, dua taman di depan kantor pusat tersebut yang semula paving akan diganti rumput sehingga menjadi lebih hijau dan segar. Nah, dengan adanya irigasi sprinkler ini, jika nanti tanamannya makin luas dan butuh jangkauan tambahan, mereka berencana menambah unit sprinkler lagi,” ungkapnya.
Proses instalasi dan perakitan dilakukan melalui kolaborasi Tim Abdimas ITN Malang bersama guru serta staf SMKN 1 Singosari. Tim kampus menangani perakitan teknis, sedangkan pihak sekolah memfasilitasi kebutuhan alat bantu tukang, dokumentasi, dan titik sambungan listrik terdekat.
Baca juga: Kutai Barat Gandeng ITN Malang Susun RDTR dan KLHS Kawasan Linggang Bigung
Melalui program tersebut, ITN Malang berharap kolaborasi pengabdian kepada masyarakat semakin mempererat sinergi dengan SMKN 1 Singosari.
Lies berharap keberhasilan proyek ini dapat meningkatkan kepercayaan sekolah terhadap kualitas pendidikan ITN Malang sehingga merekomendasikan lulusannya, khususnya dari jurusan teknik, untuk melanjutkan studi di kampus tersebut.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Sumber: Rilis ITN Malang
editor: jatmiko


























