Malang, Tugumalang.id – Sebanyak 15 mahasiswa Universitas Islam Malang (Unisma) melaksanakan program Praktik Pengalaman Lapangan–Kandidat Sarjana Mengabdi (PPL-KSM) Internasional 2026 di Malaysia.
Mahasiswa terpilih tersebut dilepas Rektor Unisma Prof. Drs. H. Junaidi, M.Pd., Ph.D. pada 7 September 2026. Seluruh mahasiswa berasal dari Fakultas Agama Islam (FAI) Unisma.
Program ini merupakan bagian dari upaya kampus memperkuat komitmen internasionalisasi melalui pelepasan mahasiswa ke luar negeri.
Kepada mahasiswa, Prof. Junaidi berpesan agar mereka mengikuti kegiatan pembelajaran dengan baik, mendapatkan pengalaman, serta menjaga nama baik almamater.
“Jadikan program internasional ini sebagai kesempatan memperluas wawasan yang tidak diperoleh hanya melalui pembelajaran di dalam kelas. Mahasiswa Unisma harus mampu menunjukkan sikap profesional dan menjaga nama baik almamater,” ujarnya.
Baca juga: Mahasiswa Unisma Tembus Jurnal Scopus Q2 Lewat Riset Strategi Membaca
Program PPL-KSM Internasional FAI Unisma merupakan program pengabdian dan praktik kerja lapangan lintas negara yang diikuti 15 mahasiswa dari lima program studi di Malaysia.
Program ini memadukan dua pilar utama kurikulum pendidikan perguruan tinggi. Pertama, PPL, di mana mahasiswa mengasah keterampilan profesional dan mengamati secara langsung praktik pendidikan di lembaga mitra luar negeri.
Sedangkan dalam program KSM, mahasiswa menjalankan fungsi pengabdian masyarakat di Malaysia dengan membawa misi keilmuan dan nilai-nilai budaya Nusantara.
Sebelum mengikuti program tersebut, mahasiswa mendapatkan pembekalan intensif terkait kesiapan akademis, adaptasi budaya, serta penguatan etika sebelum keberangkatan.
Seluruh mahasiswa mengikuti rangkaian pembekalan terstruktur yang mencakup kesiapan akademis dan profesional. Pembekalan meliputi aspek teknis pelaksanaan tugas mengajar dan pengabdian di lingkungan lintas negara.
Baca juga: Bangga! Mahasiswa Unisma Sukses Menyabet Silver Medal di AISEEF 2026
Selanjutnya, mahasiswa mendapatkan pelatihan komunikasi interkultural dan adaptasi budaya agar mampu berinteraksi secara positif dengan mitra dan masyarakat setempat.
Selain itu, dilakukan penguatan etika dan karakter melalui penanaman adab, kedisiplinan, dan tanggung jawab selama menjalankan program.
Pendampingan dilakukan secara intensif oleh Dekan FAI Unisma Dr. Drs. H. Abdul Jalil, M.PD.I. bersama jajaran pimpinan FAI Unisma untuk memastikan kelancaran teknis dan keselamatan mahasiswa selama bertugas di Malaysia.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
redaktur: jatmiko































