Tugumalang.id – Kementerian Keuangan RI telah memberikan sinyal penyaluran Tunjangan Hari Raya (THR) Idul Fitri 2026 bakal dilakukan lebih awal yakni di pekan pertama Ramadan. Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat menyambut baik kabar tersebut.
Wahyu Hidayat mengatakan bahwa ketentuan soal pencairan THR diatur langsung oleh pemerintah pusat. Hingga saat ini, pihaknya juga masih menanti instruksi dari pemerintah pusat.
Baca Juga: Wahyu Hidayat Pimpin IKA ITN Malang Masa Bakti 2025-2030, Siap Sinergikan Alumni dan Almamater
“Kalau dari pusat sudah ada arahan seperti itu (Cair awal Ramadan), ya kami harapkan begitu,” ucapnya, Jumat (20/2/2026).
Menurutnya, penyaluran THR untuk ASN di awal Ramadan akan dapat berpotensi memberikan dampak positif. Salah satunya berkaitan dengan perputaran ekonomi masyarakat.
“Saya sih berkeinginan jauh sebelum libur lebaran udah diberikan supaya mereka (ASN) bisa memanfaatkan untuk kebutuhan hari raya dan supaya tidak terlalu mempet,” ujarnya.
Baca Juga: Resmi Pimpin Alumni ITN Malang, Wahyu Hidayat Dorong Sinergi untuk Pendidikan
Meski begitu, Wahyu menekankan bahwa Pemkot Malang masih harus menanti arahan dari pemerintah pusat. Artinya, di awal Ranadan ini, calon penerima THR perlu bersabar dahulu.
“Struktur angggaran kan dari pusat. Kalau dana transfer itu belum diserahkan ya kami juga gak bisa apa apa,” ucapnya.
Soal detail anggaran yang diperlukan untuk THR ASN di Kota Malang, Wahyu belum memberikan penjelasan secara rinci. Mengingat, Pemkot Malang di tahun 2025 lalu telah mengangkat 3 ribu lebih Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
“Jumlah pegawai itu disoroti terus kemarin kan. Padahal itu mamang sesuai aturan pusat, kami nambah PPPK (otomatis) nambah anggaran belanja pegawai. Nah nanti ada kenaikan (anggara THR) atau tidak, kita lihat nanti,” tandasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
Editor: Herlianto. A
























