Kamis, Oktober 15, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Ruang Cendekia

Teman Lama

Redaksi by Redaksi
Juni 10, 2023 6:32 pm
in Ruang Cendekia
CEO Tugu Media Group, Irham Thoriq.

CEO Tugu Media Group, Irham Thoriq. Foto/dok TM

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Oleh: Irham Thoriq, CEO Tugu Media Group.

Tugumalang.id – Dalam sebuah diskusi, seorang mentor bilang bahwa teman lama adalah orang yang tidak boleh kita jauhi. Teman lama, kata dia, akan tetap menjadi teman meski kita sukses atau tidak sukses.

READ ALSO

Kampus Aman Harus Diukur dari Kepercayaan Melapor

Menjaga Keseimbangan Pendidikan Tinggi: Menagih Keadilan bagi PTS dan Perguruan Tinggi Pesantren

Dalam kehidupan sehari-hari, kadang kita loncat dari teman satu ke teman yang lain. Mulai dari teman SMA, teman kuliah, teman kerja dan lain sebagainya. Awal-awal, jangkauan pertemanan kita besar, lalu semakin dewasa mengerucut menjadi kecil. Ini juga yang mungkin banyak dibahas di media sosial, bahwa semakin dewasa teman kita umumnya menjadi semakin kecil.

Mungkin, itu karena kita banyak meninggalkan teman lama kita. Kita larut dengan teman-teman baru kita, di lingkungan baru kita, lalu perlahan-lahan, mungkin tanpa sadar, meninggalkan teman lama kita. Atau mungkin, lupa say hello hanya untuk basa-basi.

Baca Juga: Rokok dan Lontong Sayur Kuswiyoto

Padahal, teman lama kita adalah cermin bagi diri kita. Yakni, cermin yang bisa mengoreksi kita, memberi masukan kita, dan mengukur diri kita, sudah seberapa jauh kita melangkah dan berkembang.

Pekan lalu, saya bertemu dengan beberapa teman lama. Salah satunya M. Yasin Arief, founder Sabda Perubahan. Ikut serta dalam obrolan itu, junior kita saat kuliah, yang juga teman saya, Pendiri Komunitas Gubuk Tulis Muiz Liddinillah, Owner Arkatama Naseh Khudori, dan lain-lain.

Yasin Arief adalah teman pertama kali mencari duit. Yakni, ketika kami berdua mendirikan kafe bernama Logos di belakang kampus UIN Malang. Dengan modal sekitar Rp5 juta, kami membuka kafe yang namanya begitu aktivis itu. Kami berjualan di tempat sempit, yang ketika siang hari, oleh pemilik tempatnya dijadikan berjualan es degan.

Baca Juga: Jeda

Yasin adalah sosok visioner dan imajinatif. Dia mendambakan kesuksesan dan kemakmuran. Bahkan, ketika kami membuka kafe Logos, dia membayangkan kafe kita ramai, dan orang berjajar-jajar untuk memesan ketan spesial, salah satu menu yang ada di kafe itu.

Belakangan, kafe tersebut hanya bertahan 6 bulan. Kemudian saya diterima sebagai wartawan di Jawa Pos Radar Malang, sedangkan Yasin ada kesibukan lain. Maka, kafe Logos harus tutup.

Kita mendirikan kafe itu murni alasan ekonomi. Kita sudah semester tujuh, dan belum ada tanda-tanda lulus. Ketika itu belum ngetren istilah founder seperti saat ini. Seandainya sudah ngetren, kita juga tidak bisa bergaya, karena saat itu kami berdua adalah founder sekaligus karyawan yang siang hari harus belanja, dan habis magrib mulai berjualan.

Hari pertama kami membuka kafe logos begitu banyak pembeli, karena di hari pertama kami gratiskan semua minuman. Di hari pertama itu jugalah, ada kejadian yang membuat terenyuh, yakni sumbangan dari salah senior kami sebesar Rp200 ribu.

Mungkin, sumbangan itu sebagai penyemangat kami. Senior itu adalah Prof Dr Muhtadi Ridwan, kini Ketua Senat UIN Maliki Malang. Ketika menyumbang kami sekitar 11 tahun silam itu, Abah Muhtadi belum guru besar.

Sumbangan dari Abah Muhtadi itu membuat antusiasme kami meningkat. Termasuk antusiasme Yasin. Antusias itu jugalah yang saya lihat dari dia saat kita bertemu pekan lalu, setelah beberapa bulan tak bertemu. Sama seperti antusias ketika sebelas tahun lalu kita merintis usaha pertama kita.

Begitulah teman lama, menurut saya adalah circle yang tidak boleh hilang dengan kita. Dari pertemuan dengan teman lama beberapa waktu lalu, saya menjadi sadar, bahwa hidup boleh naik dan turun, tapi antusiasme harus tetap menyala, sama seperti hari pertama kita masuk kerja, seperti hari pertama kita buka usaha, dan hari pertama kita menikah. Antusiasme harus ada dan berlipat ganda.

Btw, sudah berapa lama tidak mengubungi teman Anda? Tak harus bertemu, cukup say hello via telepon saja, sudah cukup.

Editor: Herlianto. A

Tags: CEO Tugu MediaTeman Lama

Related Posts

Kampus Aman Harus Diukur dari Kepercayaan Melapor
Ruang Cendekia

Kampus Aman Harus Diukur dari Kepercayaan Melapor

Jumat, 9 Okt 2026
Menjaga Keseimbangan Pendidikan Tinggi: Menagih Keadilan bagi PTS dan Perguruan Tinggi Pesantren
Ruang Cendekia

Menjaga Keseimbangan Pendidikan Tinggi: Menagih Keadilan bagi PTS dan Perguruan Tinggi Pesantren

Minggu, 4 Okt 2026
Nyai Sepuh dalam Ingatan Banyak Orang
Ruang Cendekia

Nyai Sepuh dalam Ingatan Banyak Orang

Minggu, 4 Okt 2026
Memaksimalkan Potensi Negatif Manusia: Melihat Perspektif Psikologi dan Islam
Ruang Cendekia

Memaksimalkan Potensi Negatif Manusia: Melihat Perspektif Psikologi dan Islam

Rabu, 30 Sep 2026
Hakim, Hukum, dan Pelajaran dari Sulaiman Muda
Ruang Cendekia

Hakim, Hukum, dan Pelajaran dari Sulaiman Muda

Rabu, 30 Sep 2026
Guru Agama dan Dosen MPAI: Mencetak Generasi Pembawa Damai
Ruang Cendekia

Guru Agama dan Dosen MPAI: Mencetak Generasi Pembawa Damai

Senin, 28 Sep 2026
Next Post
Ketua KONI Kabupaten Malang, Rosyidin saat memberi pemaparan di sosialisasi persiapan Porprov Jawa Timur 2023.

KONI Kabupaten Malang Persiapkan Ratusan Kontingen untuk Porprov Jatim 2023

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.