Sabtu, Oktober 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Ruang Cendekia

Jeda

Redaksi by Redaksi
Juni 10, 2022 6:16 am
in Ruang Cendekia
jakarta

Irham Thoriq. Ilustrasi: Tugu Malang

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Irham Thoriq*

Hidup butuh jeda. Jeda butuh untuk kehidupan. Karenanya, pemerintah mengatur ada tanggal merah. Ada weekend. Cuti. Jam kerja yang ada batasnya. Libur bersama. Libur bersama-sama. Semua diadakan untuk jeda. Mengambil jarak dengan kesibukan sehari-hari. Agar manusia tak seperti mesin.

READ ALSO

Eksistensialisme Algoritmik: Ketika Gen Alpha Bukan Lagi Homo Sapiens

Pentingnya Pemberitaan yang Objektif dan Empatik bagi Kesehatan Mental

Meskipun, ungkapan ini tak sepenuhnya benar. Mesin juga butuh jeda. Tidak ada mesin yang sanggup hidup terus menerus. Apalagi, mesin tua seperti mesin mobil saya. Yang disarankan oleh bengkel agar berhenti ketika perjalanan panjang. Ya, minimal berhenti lima jam sekali. Untuk pendinginan mesin. Jeda.

Hidup kian membutuhkan jeda, di tengah banjir informasi seperti saat ini. Informasi, terutama di pesan instan WhatsApp, mengintrupsi kehidupan kita sehari-hari. Belum selesai kita membalas dan menuntaskan pesan dari orang lain, pesan lain datang mencuri perhatian.

Lalu, kita terpancing untuk membalas pesan lain itu. Begitu seterusnya. Ada banyak interupsi dari pesan WhatsApp tersebut, yang terpaksa kita abaikan, atau secara tidak sengaja kita abaikan. Itu karena terlalu banyaknya interupsi. Atau singkatnya, terlalu banyak pesan yang masuk.

Itu masih urusan WhatsApp. Belum urusan media sosial yang lain. Yang kadang remeh temeh sekali apa yang kita lihat: berapa jumlah orang yang melihat story Instagram kita. Belum lagi di Facebook, media sosial ‘paling tua’ bagi generasi 1990-an, yang tentu saja banyak kenangan kita tertanam di media sosial tersebut.

Kenangan itu, lalu ditampilkan lagi oleh mesin Facebook. Lalu, kita hanyut membagikan kenangan itu, memberi komentar, mencolek teman-teman. Selanjutnya, kita tahu yang akan terjadi: postingan lama itu akan kembali ramai dengan aneka rupa komentar.

Aneka rupa kegiatan kita di media sosial tersebut menjadi jeda di tengah pekerjaan yang datang silih berganti. Beraktivitas di media sosial, bisa menjadi hiburan, juga pengingat: bahwa banyak teman-teman kita yang lebih sering ditemui di dunia maya, dibanding yang kita temui di dunia nyata.

Tapi, tampaknya yang terjadi akhir-akhir ini, hidup kita bisa semakin crowded karena terlalu banyak bermain di media sosial. Tentang hal ini, saya pernah menonton video di Instagram dari seorang penceramah, mungkin juga motivator. Saya lupa namanya.

Intinya, otak kita akan sulit rileks, ketika banyak intrupsi yang hadir di gawai kita. Intrupsi itu seperti pesan singkat di whatsApp kita yang datang silih berganti. Karenanya, penceramah ini menganjurkan kita untuk memiliki jeda.

Tidak hanya jeda dari pekerjaan, tapi juga jeda dari bermain handphone. Sehari, empat jam saja kita tidak bermain handphone, saya kira kita akan merasakan healing yang luar biasa. Misal, empat jam itu dibagi dua yakni dua jam sebelum tidur, dan dua jam setelah bangun tidur.

Sebelum tidur, kita bisa tanpa handphone dengan menggantinya bercengkrama dengan keluarga. Membaca buku, ngobrol dengan tetangga, dan kegiatan ringan nan produktif. Lalu, setelah bangun tidur di pagi hari, kita bisa olahraga, jalan kaki di taman-taman kota, morning talk dengan istri, hingga makan tahwa di Taman Slamet, Kota Malang, sebagaimana rutinitas saya dan istri di pagi hari.

Ketika empat jam itu sudah kita lalui, kita bisa berpuasa media sosial lebih panjang lagi. Hingga akhirnya, puasa media sosial delapan jam, sama persis dengan durasi tidur kita dalam sehari. Yakni delapan jam. Dengan demikian, kita melihat-lihat media sosial kita mungkin hanya di waktu delapan jam. Di sela-sela bekerja, atau bermain media sosial sambil bekerja.

Tulisan ringan ini saya beri judul jeda, juga karena dengan menulis ini, saya ingin memberi jeda dengan tidak bermain handphone. Juga mengembalikan hobi lama: menulis hal remeh temeh di sela kesibukan yang mendera. Apalagi, dalam tiga tahun terakhir, saya jarang sekali menulis, salah satunya, karena kesibukan ngomset (mencari omset,red) serta kesibukan lain.

Tulisan ala kadar ini semoga menjadi awal yang baik, untuk munculnya tulisan lain pada rubrik jeda di www.tugumalang.id. Karena hidup menurut saya hanya soal dua hal: soal kesibukan, dan soal jeda di tengah-tengah kesibukan itu. Entah kita sedang sibuk, atau sedang jeda (untuk tidak menyebut sedang menganggur) patut kita nikmati, tentu saja dengan secangkir kopi.

Selamat menikmati dan membuat jeda dalam hidup Anda.

*Penulis adalah CEO Tugu Media Group (www.tugumalang.id dan www.tugujatim.id)

 

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID , 
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id

 

 

Tags: Irham ThoriqJedatugumalang

Related Posts

Eksistensialisme Algoritmik: Ketika Gen Alpha Bukan Lagi Homo Sapiens
Ruang Cendekia

Eksistensialisme Algoritmik: Ketika Gen Alpha Bukan Lagi Homo Sapiens

Sabtu, 17 Okt 2026
Dosen Fakultas Psikologi UIN Malang, Fuji Astutik, M.Psi, Psikolog. /Foto: Dok.
Ruang Cendekia

Pentingnya Pemberitaan yang Objektif dan Empatik bagi Kesehatan Mental

Jumat, 16 Okt 2026
Achmad Sufyan Wahyudi, M.Pd/ Foto: Dok.
Ruang Cendekia

Jebakan Penerbitan Nakal dan Mengapa Penulis Butuh Ekosistem, Bukan Sekadar Mesin Cetak

Kamis, 15 Okt 2026
Kampus Aman Harus Diukur dari Kepercayaan Melapor
Ruang Cendekia

Kampus Aman Harus Diukur dari Kepercayaan Melapor

Jumat, 9 Okt 2026
Menjaga Keseimbangan Pendidikan Tinggi: Menagih Keadilan bagi PTS dan Perguruan Tinggi Pesantren
Ruang Cendekia

Menjaga Keseimbangan Pendidikan Tinggi: Menagih Keadilan bagi PTS dan Perguruan Tinggi Pesantren

Minggu, 4 Okt 2026
Nyai Sepuh dalam Ingatan Banyak Orang
Ruang Cendekia

Nyai Sepuh dalam Ingatan Banyak Orang

Minggu, 4 Okt 2026
Next Post
Pengurus AMSI kunjungan Tugu Media Group

Pengurus Amsi Pusat dan Jatim Kunjungi Tugu Media Group

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10172026 2
Iklantm 10172026 1
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.