Kamis, Juli 16, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tips

Teknik Kaizen, Rahasia Samurai Jepang Mengatasi Rasa Malas Tanpa Menunggu Mood

Redaksi by Redaksi
Mei 20, 2026 3:03 pm
in Tips
Ilustrasi saat seseorang merasa tidak termotivasi untuk melakukan sebuah pekerjaan (Foto: Pinterest @giselle0391)

Ilustrasi saat seseorang merasa tidak termotivasi untuk melakukan sebuah pekerjaan (Foto: Pinterest @giselle0391)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id — Rasa malas sering menjadi batu penghalang saat ingin menyelesaikan pekerjaan. Tak sedikit yang terjebak dalam kebiasaan menunggu datangnya motivasi atau mood yang bagus untuk mulai bergerak.

Untuk mengatasi masalah ini, ada sebuah filosofi kuno dari Jepang bernama Kaizen yang bisa menjadi solusi mudah, yaitu fokus pada langkah-langkah kecil yang dilakukan terus-menerus.

READ ALSO

Jangan Cuma Cek Kedaluwarsa, Ini Cara Membaca Label Gizi pada Makanan Kemasan

Mengapa Pelaku Usaha Perlu Memahami Perilaku Konsumen, Bukan Sekadar Menjual Produk?

Sejarah prinsip ini diceritakan dengan menarik oleh kanal YouTube Koden Obscure melalui kisah para pejuang Jepang zaman dulu. Ada seorang samurai muda bernama Yuki yang punya impian besar menjadi petarung terhebat.

Baca Juga: 8 Manfaat Lari Pagi Hari, Yuk Bangun Jangan Malas

Ia sering menghabiskan waktu berjam-jam untuk membicarakan rencananya dan membayangkan kemenangan besarnya. Namun, setiap kali tiba waktunya latihan, Yuki selalu punya alasan untuk menghindar.

Ia sering beralasan cuaca sedang buruk, badan kurang sehat, atau merasa perlu membuat rencana yang lebih matang lagi.

Lama-kelamaan, kemampuan Yuki tidak pernah bertambah, sementara teman-temannya yang berlatih sedikit demi sedikit setiap hari justru menjadi jauh lebih hebat. Kisah Yuki ini menjadi contoh nyata dari kebiasaan kita sehari-hari.

Banyak orang tidak bisa membedakan apa yang mereka inginkan dan apa yang benar-benar mereka lakukan. Hiroto Takana, pemilik kanal youtube ini menjelaskan, ketika kita terlalu banyak bicara tentang rencana tanpa ada aksi nyata, otak kita merasa sudah mencapai sesuatu. Hal inilah yang membuat kita makin nyaman menunda-nunda pekerjaan.

Mengubah Cara Pikir Tentang Motivasi Lewat Kaizen Nomi

Hiroto kemudian menjelaskan ntuk meruntuhkan rasa malas, para samurai menggunakan ajaran Kaizen Nomi, yang artinya jalan perbaikan kecil.

Pemain pedang legendaris bernama Miyamoto Musashi membuktikan bahwa kehebatan tidak lahir dari semangat yang muncul sesekali saja. Ia berhasil karena melatih dirinya melalui tindakan-tindakan kecil yang nyata setiap hari.

Baca Juga: Pagi Malas Masak? Kesini Aja Promo Breakfave Murah dan Nikmat di Favehotel Malang

Filosofi Kaizen ini membalik cara berpikir kita tentang motivasi. Kebanyakan orang mengira bahwa kita harus termotivasi dulu baru bisa mulai bergerak. Padahal, menurut Kaizen, motivasi justru baru akan muncul setelah kita mulai melangkah.

Saat kita mulai melakukan sesuatu, akan tercipta dorongan semangat, dan dorongan itulah yang akhirnya berubah menjadi energi positif untuk terus melanjutkan pekerjaan.

Hiroto memberikan contoh, dimana ada seorang murid samurai yang merasa sangat malas latihan. Namun, ia memaksa dirinya untuk berlatih satu gerakan pedang saja setiap pagi. Awalnya, teman-temannya mengejek karena menganggap latihan itu terlalu sedikit dan sia-sia.

Namun, karena dilakukan setiap hari, gerakan itu menjadi otomatis dan tubuhnya makin kuat. Dalam beberapa bulan, tindakan kecil itu berubah menjadi kebiasaan yang disiplin baginya, sehingga ia bisa menguasai teknik yang sulit dengan sangat mudah.

Setia pada Janji, Bukan pada Perasaan

Hiroto menggaris bawahi akar dari rasa malas dan kebiasaan menunggu mood sebenarnya adalah rasa takut. Kita takut merasa lelah saat memulai, takut merasa bosan, atau kecewa karena hasilnya tidak langsung kelihatan.

Sehingga kita cenderung menunggu sampai perasaan siap dan menyerahkan masa depan kita pada suasana hati yang gampang berubah.

Hiroto menyebutkan, ada seorang guru samurai terkenal bernama Yagyu Munenori yang pernah memberikan nasihat penting.

“Pedang yang terus menunggu kondisi sempurna tidak akan pernah keluar dari sarungnya. Jika kamu terus menunggu momen yang tepat, kamu mungkin akan menunggu selamanya.”

Mengalahkan rasa malas dengan teknik Kaizen tidak butuh perubahan besar yang langsung jadi dalam satu malam. Langkah pertamanya sangat;ah mudah. Mulailah dengan proses kecil setiap hari, sekecil apa pun itu, tanpa peduli apakah kita sedang bersemangat atau tidak.

Hiroto menegaskan untuk selalu mengingat prinsip para samurai dimana diri kita tidak boleh dikendalikan oleh perasaan, melainkan harus dituntun oleh komitmen atau janji pada diri sendiri. Ketika kita tetap berjalan tanpa peduli suasana hati sedang baik atau buruk, itulah tanda bahwa kita berhasil memegang kendali penuh atas arah hidup kita sendiri.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: ‘Isyatur Rodhiyah/Magang

Editor: Herlianto. A

Tags: cara mengatasi malasfilosofi samuraiKoden Obscurekonsistensiteknik kaizen

Related Posts

Jangan Cuma Cek Kedaluwarsa, Ini Cara Membaca Label Gizi pada Makanan Kemasan
Tips

Jangan Cuma Cek Kedaluwarsa, Ini Cara Membaca Label Gizi pada Makanan Kemasan

Rabu, 15 Jul 2026
Ilustrasi perilaku konsumen, yaitu membandingkan suatu produk dengan produk lain berdasarkan kondisi ekonomi dan pengalaman. (Foto: Pinterest)
Tips

Mengapa Pelaku Usaha Perlu Memahami Perilaku Konsumen, Bukan Sekadar Menjual Produk?

Rabu, 15 Jul 2026
Perbedaan CV dan Portofolio untuk Mahasiswa, Ketahui Fungsi dan Penggunaannya
Tips

Perbedaan CV dan Portofolio untuk Mahasiswa, Ketahui Fungsi dan Penggunaannya

Rabu, 15 Jul 2026
Ilustrasi website untuk mengakses jurnal bereputasi (Foto: Pexels)
Tips

Website Resmi untuk Mencari Jurnal Bereputasi, Referensi yang Banyak Digunakan Mahasiswa Menyusun Skripsi

Senin, 13 Jul 2026
5 Pasar Tradisional Dekat Kampus di Malang, Cocok untuk Belanja Harian Mahasiswa
Tips

4 Pasar Tradisional Dekat Kampus di Malang, Cocok untuk Belanja Harian Mahasiswa

Jumat, 10 Jul 2026
5 Cara Membangun Kebiasaan Belajar yang Konsisten agar Hasil Belajar Lebih Efektif
Tips

5 Cara Membangun Kebiasaan Belajar yang Konsisten agar Hasil Belajar Lebih Efektif

Jumat, 10 Jul 2026
Next Post
Expo Polinema

Expo Inovasi Polinema 2026 Dorong Hilirisasi Riset Kampus dan UMKM

BERITA POPULER

  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.