Rabu, Juli 8, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Sumber Air di Kota Batu Terus Menyusut, Tersisa 58 dari 111 Titik

Redaksi by Redaksi
September 15, 2022 8:44 am
in News
Sungai jernih yang mengalir di Desa Bulukerto yang bersumber dari salah satu sumber mata air bernama Sumber Gemulo.

Sungai jernih yang mengalir di Desa Bulukerto yang bersumber dari salah satu sumber mata air bernama Sumber Gemulo. Foto/Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

BATU – Keberadaan sumber mata air di Kota Batu, Jawa Timur, dari tahun ke tahun terus menyusut. Artinya, pembangunan kota wisata ini bisa dinilai belum memperhatikan nilai konservasi pelestarian sumber air.

Perumdam Among Tirto menyebutkan, keberadaan sumber mata air hingga 2022 ini hanya tersisa 58 titik dari sebelumnya masih terdapat 111 titik.

READ ALSO

Kepala Dinkes Kabupaten Malang Bantah Korupsi Pengadaan Ambulans, Klaim Tak Ada Kerugian Negara

Rekam Jejak Alfi Nurhidayat, Dari Staf Lapangan hingga Resmi Jadi Sekda Kota Batu

Tak hanya itu, dari segi debit air juga terjadi penurunan. Sebagai contoh, di Sumber Darmi misalnya, dari dulunya debit air mencapai 19,7 liter per detik, kini menurun hingga hanya 14-16 liter per detik.

Faktor paling berpengaruh dalam penurunan debit air ini terjadi karena pembangunan yang tidak ramah lingkungan, minimnya Ruang Terbuka Hijau (RTH) hingga maraknya pengeboran sumur bor yang tidak terkontrol.

Berdasarkan catatan Dinas PU SDA Pemprov Jatim, pada 2018 lalu di Kota Batu tercatat ada sebanyak 50 titik sumur bor. Lalu bertambah menjadi 133 titik sumur bor pada 2019 dan bertambah di 4 titik pada 2020 lalu.

Jika kondisi itu terus dibiarkan, dikhawatirkan akan terjadi ketidakseimbangan ekologis. Direktur Utama Perumdam Among Tirto Kota Batu, Edi Sunaedi, menuturkan kekhawatiran atas dampak panjang dari maraknya pembuatan sumur bor ini.

Pembuatan sumur bor ini kata Sokek, sapaan akrabnya, cukup mengancam ketersediaan air tanah apalagi ditambah dengan berkurangnya luasan RTH. Namun dalam hal ini pihaknya tak memiliki wewenang mengatur soal ini.

”Kami harap Pemprov Jatim juga melibatkan pemangku wilayah dalam memberikan rekomendasi dalam pembuatan sumur bor,” kata Sokek, Kamis (15/9/2022).

Selain itu, Sokek juga mengusulkan agar di Kota Batu memiliki Perda Penyelamatan Sumber Mata Air. Dengan adanya Perda ini nantinya akan lahir upaya kolaboratif banyak pihak untuk menyadarkan hingga melestarikan sumber mata air. Upaya yang dilakukan seperti penghijauan hingga membuat biopori atau area resapan air.

Pembuatan sumur resapan dan biopori sebetulnya sudah dituangkan dalam Perwali Kota Batu nomor 21 tahun 2015. Namun aturan itu hanya terkesan jadi hiasan karena tidak dibatengi dengan langkah nyata.

Hingga sejauh ini, kesadaran masyarakat terbilang masih belum sejauh itu. Sebab itu diperlukan pendekatan sosio kultural didasarkan pada kearifan lokal setempat menjadi kunci utama untuk membangkitkan kesadaran masyarakat dalam konservasi sumber air. ”Keterlibatan partisipasi masyarakat menjadi kunci,” ujarnya.

Reporter: Ulul Azmy

Editor: Herlianto. A

Tags: Kebutuhan Air Kota Batukota batuPerumdam Among Tirto Kota BatuSumber Air

Related Posts

Ka Dinkes Kabupaten Malang Bantah Korupsi Pengadaan Ambulans, Klaim Tak Ada Kerugian Negara
News

Kepala Dinkes Kabupaten Malang Bantah Korupsi Pengadaan Ambulans, Klaim Tak Ada Kerugian Negara

Rabu, 8 Jul 2026
Jatim Kirim Kontingen Terbanyak ke WSC Shanghai 2026, Tiga Peserta dari Malang Raya
News

Rekam Jejak Alfi Nurhidayat, Dari Staf Lapangan hingga Resmi Jadi Sekda Kota Batu

Rabu, 8 Jul 2026
Anggota DPRD Kota Malang, Dito Arief Nurakhmadi saat melakukan serap aspirasi di wilayah Lowokwaru. (Foto/M Sholeh)
News

Warga Lowokwaru Kota Malang Keluhkan Kabel Semrawut hingga Minim RTH 

Rabu, 8 Jul 2026
Menko Yusril: Keberadaan LGBT Bisa Rusak Sendi Etika Kebangsaan
News

Menko Yusril: Keberadaan LGBT Bisa Rusak Sendi Etika Kebangsaan

Selasa, 7 Jul 2026
Coach Fahmi
News

Coach Fahmi Soroti Arah Bangsa Menuju 100 Tahun Indonesia Merdeka

Senin, 6 Jul 2026
KONI Kabupaten Malang Bidik Runner-up Porprov Jatim 2027
News

KONI Kabupaten Malang Bidik Runner-up Porprov Jatim 2027

Senin, 6 Jul 2026
Next Post
Kegiatan UKM seni STIE Malangkucecwara menampilkan fashion show.

PSSM STIE Malangkucecwara, Mahasiswa Antusias Gali Materi dari BNN Kota Malang

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang, 3 Orang Luka-luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.