Tugumalang.id – Jawa Timur Park Group melengkapi momentum trial opening Mega Science Center dan Budaya dengan menghadirkan trio legenda Srimulat Indonesia pada Rabu (16/9/2026). Kehadiran tiga sosok Srimulat yakni Nunung, Kadir, dan Kirun berhasil membuat seisi ruangan peresmian penuh dengan gelak tawa.
Kehadiran para pelawak senior tersebut tak ayal juga membawa atmosfer nostalgia. Momen kejayaan masa lalu itu membuat JTP Group membawa panggung Srimulat menjadi satu bagian dari galeri yang ada di Museum Mega Science Center & Budaya.
Baca Juga: Representasi Jatim Park Group Titik S. Ariyanto Resmi Pimpin DPD PUTRI Jatim
Tak hanya menghadirkan alat peraga sains, Museum Mega Science Center dan Budaya juga memiliki 1.023 artefak budaya. Dari ribuan artefak budaya itu, panggung Srimulat menghadirkan cerita mengenai perjalanan kelompok lawak yang telah menjadi bagian dari perkembangan seni pertunjukan dan budaya populer Indonesia itu.
Hadirkan Artefak Panggung Srimulat
Rio Imam Sendjojo, Direktur Jawa Timur Park Group, menjelaskan budaya bukan hanya tentang benda-benda bersejarah, tetapi juga tentang cerita, tokoh,
karya, dan perjalanan yang pernah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia.
Baca Juga: Mega Science Center & Budaya Jatim Park 1: Intip Wahana Terbarunya
”Karena itu, kami ingin menghadirkan Srimulat di Mega Science Center dan Budaya sebagai salah satu bagian dari perjalanan budaya populer Indonesia yang bisa dikenalkan kembali kepada generasi sekarang,” ujar Rio.
Menurutnya, kehadiran Nunung, Kadir, dan Kirun di momen trial opening semakin memberi pengalaman yang langka. Para pengunjung dan tamu undangan tak hanya bisa melihat representasi galeri perjalanan sejarah kelompok lawak legendaris tersebut, tetapi juga berinteraksi langsung dengan sosoknya.
”Hari ini menjadi momen yang istimewa karena kami bisa menghidupkan cerita di balik area tersebut. Kehadiran Mbak Nunung, Mas Kadir, dan Mas Kirun membuat cerita tentang Srimulat menjadi lebih hidup. Ini sejalan dengan konsep kami, bahwa edukasi bisa hadir melalui pengalaman dan interaksi langsung,” ungkapnya.
Diketahui, Museum Mega Science Center & Budaya dirancang sebagai wahana eksplorasi interaktif yang mempertemukan sains, teknologi, serta warisan sejarah dalam satu kawasan terpadu. Wahana ini menghadirkan total 1.640 koleksi, yang terdiri dari 617 alat peraga sains dan 1.023 artefak budaya.
Di zona budaya, pengunjung diajak menelusuri Jejak Sejarah Nusantara. Mulai era Kerajaan Majapahit, Candi Wilwatikta, seni Wayang Potehi, Zona Islam. Panggung sejarah komedi Srimulat semakin melengkapi koleksi galeri Jatim Park.
Sementara di sisi sains dan teknologi, kawasan ini dilengkapi dengan zona tematik Fisika, Antariksa, Bencana Alam, hingga teknologi masa kini seperti Robotik dan Artificial Intelligence (AI). Seluruh wahana mengusung pendekatan interaktif di mana pengunjung dapat mencoba simulasi serta berinteraksi langsung dengan alat peraga yang tersedia.
Saat ini, Museum Mega Science Center dan Budaya telah resmi dibuka untuk umum dalam tahap trial opening. Tiket masuk sudah dapat dipesan secara daring melalui situs resmi jtp.id maupun dibeli langsung di loket penjualan tiket Jatim Park 1, Kota Batu. (Adv)
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Editor: Herlianto. A































