Malang, Tugumalang.id – SMKN 2 Malang terus berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan sinergi lintas unit. Salah satu langkah strategisnya adalah menggelar Pelatihan Soft Skill bagi sivitas akademika di Hall Student Center Pertamina SMKN 2 Malang, Jumat (24/10/2025).
Kegiatan ini menghadirkan narasumber profesional, Supriyadi Hardiyanto, Head of People Management PT Pesta Pora Abadi. Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan berbagai materi interaktif dan afirmasi positif yang berfokus pada pembangunan sinergi tim serta penguatan budaya kerja kolaboratif.

69 Peserta Antusias Ikuti Pelatihan
Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMKN 2 Malang, Eviatun Khaeriah, S.Psi., M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 69 peserta, terdiri atas tim manajemen, tenaga pendidik, dan tenaga kependidikan.
Menurutnya, pelatihan ini diselenggarakan untuk membangkitkan keterampilan non-teknis (soft skill) yang berperan besar dalam menunjang keberhasilan akademik, profesionalisme, serta interaksi sosial di lingkungan sekolah.
“Tujuannya agar koordinasi lintas unit tetap kuat dalam menjalankan tugas, tanggung jawab, dan program-program yang dicanangkan,” ujarnya.
Baca juga: SMKN 2 Malang jadi Tuan Rumah LKBB Cakra dan Rukibra se Malang Raya, Antusias Positif dari Masyarakat
Soft Skill, Kunci Kompetensi di Era Kompetitif
Eviatun menambahkan, di era persaingan global saat ini, penguasaan soft skill seperti komunikasi, kerja sama tim, kepemimpinan, dan kemampuan pemecahan masalah menjadi kebutuhan mendesak bagi seluruh elemen pendidikan.
“Pelatihan ini diharapkan mampu menjembatani kesenjangan antara kompetensi teknis dengan kebutuhan keterampilan interpersonal yang dinamis di dunia kerja,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa peningkatan kualitas pendidikan harus diawali dari peningkatan mutu SDM pendidik dan tenaga kependidikan.
“Kerja sama tim, manajemen waktu, tanggung jawab, komunikasi efektif, dan kolaborasi perlu terus dikuatkan untuk mencapai visi-misi lembaga pendidikan ini,” imbuhnya.
Baca juga: 630 Siswa SMKN 2 Malang Ikuti Ujian Kompetensi Keahlian Berskala Industri
Bangun Kesadaran Komitmen dan Kontribusi
Sementara itu, narasumber Supriyadi Hardiyanto dalam paparannya menekankan pentingnya strategi membangun sinergi tim. Ia mengingatkan bahwa anggota tim tidak bisa bekerja sendiri, tetapi harus saling mendukung dan menguatkan.
“Penekanannya adalah mengingatkan kembali fakta-fakta di lingkungan kerja, terutama soal komitmen,” katanya.
Supriyadi juga menyoroti sikap-sikap yang dapat melemahkan kerja sama tim. Menurutnya, kesadaran terhadap kontribusi masing-masing anggota menjadi faktor penting dalam menjaga keharmonisan dan produktivitas tim.
“Saya tidak mengajari, tetapi mengingatkan kembali. Yang paling penting adalah kesadaran—kesadaran akan komitmen dan dampak kontribusi terhadap lingkungan sekitar,” tandasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
redaktur: jatmiko





























