Tugumalang.id – Situs Petirtaan Ngawonggo terletak di Dusun Nanasan, Desa Ngawonggo, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang. Situs ini merupakan warisan era Hindu-Budha yang hingga kini masih difungsikan sebagai tempat spiritual dan peribadatan masyarakat.
Awalnya, situs petirtaan ini hampir hilang dari ingatan warga karena tertimbun tanah dan dipandang tidak memiliki nilai.
Bahkan, area di atasnya kerap dijadikan arena bermain anak-anak. Namun berkat kepedulian dan inisiatif warga setempat situs ini kembali mendapatkan perhatian.
Baca Juga: Petirtaan Ngawonggo, Situs Zaman Kerajaan yang Masih Memberikan Kemaslahatan
Masyarakat bergotong royong menggali, membersihkan, serta memperbaiki struktur yang ada. Dokumentasi kegiatan itu kemudian diunggah ke media sosial, mulai dari Facebook hingga TikTok, sehingga menarik perhatian publik yang lebih luas.
Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur turut menanggapi positif upaya warga tersebut. Menurut BPCB, Petirtaan Ngawonggo memiliki nilai sejarah penting yang merefleksikan kehidupan spiritual masyarakat pada masa Hindu-Budha. Atas dasar itulah, pada tahun 2017 situs ini resmi dibuka untuk umum.
Baca Juga: Diduga Struktur Candi Kuno, Situs Purbakala Ditemukan di Desa Landungsari Malang
Hingga kini, air di petirtaan tetap dianggap suci. Banyak warga memanfaatkannya untuk berbagai ritual adat dan keagamaan. Setiap malam bulan purnama dan malam 1 Suro, misalnya, masyarakat menggelar upacara di tempat ini.
Uniknya, tidak hanya warga sekitar yang datang, tetapi juga peziarah dari luar daerah, bahkan dari Bali, untuk melaksanakan peribadatan.
“Airnya tidak pernah kering dan selalu digunakan untuk acara keagamaan maupun adat,” jelas Handoko, salah satu penjaga sekaligus perawat situs, ssat ditemui di lokasi pada Jumat (29/08/2025).
Menurut Handoko, situs Petirtaan Ngawonggo terbuka untuk semua kalangan setiap hari, kecuali pada hari Kamis yang digunakan ibu-ibu setempat untuk acara tahlilan dan yasinan pada umumnya.
Menariknya, tidak ada biaya tiket masuk ataupun parkir di lokasi ini. Namun tersedia kotak asih sebagai wadah sumbangan sukarela dari pengunjung, yang nantinya dipakai untuk membantu perawatan dan kelestarian situs.
Dengan keaslian sejarahnya, nilai spiritual yang terjaga, serta keramahan warga dalam merawat peninggalan leluhur, Situs Petirtaan Ngawonggo kini menjadi salah satu destinasi budaya dan religi yang patut dikunjungi di Kabupaten Malang.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Lailatul Hikmah A. (Magang)
Editor: Herlianto. A





























