Malang, Tugumalang.id – Kegiatan belajar mengajar (KBM) di seluruh sekolah wilayah Kabupaten Malang tetap berjalan tatap muka pada Senin (1/9/2025). Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Malang memastikan kondisi di lapangan masih kondusif, meski tetap mengimbau guru, siswa, dan orang tua agar waspada.
Sebagai perbandingan, TK dan SD di Kota Malang diliburkan, sementara jenjang SMP dan SMA di Kota Malang menggelar KBM secara daring. Kebijakan tersebut diambil menyusul adanya aksi demonstrasi di sejumlah kota besar, termasuk di Kota Malang, untuk menjaga keamanan dan kondusivitas lingkungan belajar.
Baca juga: 96 Siswa dari Kabupaten Malang Tempuh Pendidikan di Sekolah Rakyat Kota Malang dan Batu
Di Kabupaten Malang, demonstrasi berlangsung pada Sabtu (30/8/2025) dan berjalan damai tanpa menimbulkan gangguan berarti.
“Kondisi saat ini relatif dinamis, tapi pembelajaran di Kabupaten Malang tetap luring,” ujar Kepala Disdik Kabupaten Malang, Suwadji, saat menghadiri Gerakan Pangan Murah di Kecamatan Pakisaji, Senin (1/9/2025).
Imbauan Waspada untuk Guru, Siswa, dan Orang Tua
Suwadji menegaskan agar para siswa tidak ikut serta dalam kegiatan di malam hari maupun aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan. Para guru dan wali murid juga diminta menjaga kewaspadaan serta memastikan anak-anak tidak terlibat dalam kegiatan yang melanggar aturan.
Selain itu, Disdik Kabupaten Malang akan menerbitkan Surat Edaran (SE) kepada seluruh jenjang pendidikan. SE tersebut berisi imbauan agar sekolah:
Membantu menjaga keamanan lingkungan sekitar.
Meningkatkan kewaspadaan di area sekolah.
Aktif berkoordinasi dengan BPBD, kepolisian, dan dinas terkait jika terjadi hal mencurigakan.
“Apabila terjadi sesuatu, jangan ragu menghubungi instansi terkait,” tambah Suwadji.
Dengan situasi yang masih kondusif, kegiatan belajar di Kabupaten Malang dipastikan tetap berjalan normal secara tatap muka.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
redaktur: jatmiko





























