Minggu, Mei 31, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Internasional

Sistem AI Ancam Martabat Manusia di Dunia, Studi: Regulasi Gagal Lindungi Hak Asasi dan Privasi

Redaksi by Redaksi
Oktober 31, 2025 2:18 pm
in Internasional
Sistem AI

Ilustrasi/freepik

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Era kecerdasan buatan (AI) telah mengubah cara manusia berinteraksi dan bekerja di berbagai sektor. Namun di balik kemajuan itu, AI juga berpotensi mengancam martabat manusia dalam skala global. Hal tersebut terungkap dalam sebuah studi yang dipimpin oleh Universitas Charles Darwin (CDU), Australia.

Seperti dikutip sciencedaily, penulis utama studi, Dr. Maria Randazzo dari Sekolah Hukum CDU, mengungkapkan bahwa perkembangan teknologi AI kini membentuk ulang lanskap hukum dan etika Barat dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Sayangnya, kemajuan ini justru dinilai merusak nilai-nilai demokrasi dan memperdalam bias sistemik.

READ ALSO

Acoustic Kitty, Saat CIA Jadikan Kucing sebagai Mata-mata di Era Perang Dingin

Mojtaba Khamenei Resmi Jadi Pemimpin Tertinggi Iran, Ini 10 Fakta Menariknya

Menurut Dr. Randazzo, berbagai regulasi yang ada saat ini gagal memprioritaskan hak asasi manusia dan kebebasan mendasar, seperti privasi, non-diskriminasi, otonomi pengguna, serta hak kekayaan intelektual. Salah satu penyebab utamanya adalah kurangnya transparansi dari model algoritmik AI yang sulit dilacak.

Masalah “Kotak Hitam” dalam Sistem AI

Dr. Randazzo menyebut fenomena ini sebagai “masalah kotak hitam” (black box problem), di mana keputusan yang dihasilkan AI melalui proses pembelajaran mesin (machine learning) tidak dapat dijelaskan atau dilacak oleh manusia.

“Hal ini membuat pengguna kesulitan mengetahui apakah sistem AI telah melanggar hak atau martabat mereka, serta bagaimana menuntut keadilan jika hal itu terjadi,” ujarnya.

Ia menegaskan, tanpa adanya regulasi yang kuat dan jelas, masalah ini akan semakin memburuk di masa depan.

Baca juga: PBB Bahas Kecerdasan Buatan di Dewan Keamanan, Dunia Waspadai Risiko dan Manfaat AI

AI Tidak Memiliki Kecerdasan Manusiawi

Lebih lanjut, Dr. Randazzo menekankan bahwa AI tidak benar-benar cerdas dalam arti manusiawi. Teknologi ini merupakan hasil rekayasa teknis yang hebat, tetapi bukan bentuk kecerdasan kognitif seperti yang dimiliki manusia.

“AI tidak tahu apa yang dilakukannya atau mengapa. Ia hanya mengenali pola tanpa memiliki kesadaran, empati, ingatan, atau kebijaksanaan seperti manusia,” jelasnya.

Tiga Pendekatan Global terhadap Regulasi AI

Saat ini, terdapat tiga kekuatan digital besar dunia yang memiliki pendekatan berbeda terhadap regulasi AI:

  • Amerika Serikat dengan model berpusat pada pasar,

  • Cina dengan model berpusat pada negara, dan

  • Uni Eropa dengan pendekatan berpusat pada manusia.

Dr. Randazzo menilai bahwa pendekatan Uni Eropa yang menempatkan manusia di pusat pengembangan AI merupakan langkah terbaik untuk melindungi martabat dan hak asasi manusia. Namun, ia memperingatkan bahwa tanpa komitmen global, pendekatan tersebut tetap tidak akan cukup.

Baca juga: 12 Tonggak Sejarah Kecerdasan Buatan: Dari Alan Turing hingga GPT-5

Pentingnya Menjaga Nilai Kemanusiaan di Era AI

“Jika kita tidak mengaitkan pengembangan AI dengan apa yang menjadikan kita manusia—yakni kemampuan untuk memilih, merasakan, berempati, dan berbelas kasih—maka kita berisiko menciptakan sistem yang merendahkan kemanusiaan,” tegasnya.

“Umat manusia tidak boleh diperlakukan hanya sebagai alat untuk mencapai tujuan.”

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Sumber: sciencedaily
redaktur: jatmiko

Tags: AIAI Eropaetika teknologiHak Asasi Manusiakecerdasan buatanmartabat manusiaprivasi digitalregulasi aiteknologi dan hukumUniversitas Charles Darwin

Related Posts

Kucing sebagai mata-mata
Internasional

Acoustic Kitty, Saat CIA Jadikan Kucing sebagai Mata-mata di Era Perang Dingin

Selasa, 7 Apr 2026
Fakta menarik Mojtaba Khamenei
Internasional

Mojtaba Khamenei Resmi Jadi Pemimpin Tertinggi Iran, Ini 10 Fakta Menariknya

Senin, 9 Mar 2026
Potret Mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei (Foto: Pinterest @zahra)
Internasional

Fakta-Fakta Penting Tewasnya Ali Khamenei dalam Serangan Udara di Teheran

Selasa, 3 Mar 2026
Bendera Iran, Amerika, dan Israel (Foto: Dado Ruvic/ Reuters)
Internasional

Dulu Sahabat, Kini Saling Serang: Sejarah Hubungan Iran, Amerika dan Israel

Selasa, 3 Mar 2026
Demonstrasi massa dalam Revolusi Iran 1978–1979 yang menuntut perubahan pemerintahan. (Foto: Pinterest @Eliza Annette)
Internasional

Perjalanan Revolusi Iran 1978–1979 dan Lahirnya Republik Islam

Selasa, 3 Mar 2026
Asap hitam terlihat membumbung di kawasan perkotaan di tengah eskalasi Perang Iran–Israel. (Foto: Mahmud HAMS/ AFP)
Internasional

Fakta Serangan Amerika dan Balasan Iran serta Dampaknya

Selasa, 3 Mar 2026
Next Post
Nurul Afni Hanifa, pecatur puteri ITN Malang raih best woman. Foto/ITN Malang 

Best Women, Nurul Afni Hanifa Pecatur ITN Malang Juara 2 Kalahkan Pria di TCRB XIII

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.