Selasa, Juni 2, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Internasional

Perjalanan Revolusi Iran 1978–1979 dan Lahirnya Republik Islam

Redaksi by Redaksi
Maret 3, 2026 7:33 pm
in Internasional
Demonstrasi massa dalam Revolusi Iran 1978–1979 yang menuntut perubahan pemerintahan. (Foto: Pinterest @Eliza Annette)

Demonstrasi massa dalam Revolusi Iran 1978–1979 yang menuntut perubahan pemerintahan. (Foto: Pinterest @Eliza Annette)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Revolusi Iran 1978-1979 merupakan salah satu peristiwa politik paling berpengaruh dalam Sejarah modern Timur Tengah. Revolusi ini mengakhiri kekuasaan monarki yang telah bertahan selama puluhan tahun dan menggantinya dengan sistem Republik Islam.

Revolusi ini juga memperlihatkan bagaimana unsur agama, politik, dan identitas nasional saling berkaitan dalam membentuk arah sejarah suatu negara.

READ ALSO

Acoustic Kitty, Saat CIA Jadikan Kucing sebagai Mata-mata di Era Perang Dingin

Mojtaba Khamenei Resmi Jadi Pemimpin Tertinggi Iran, Ini 10 Fakta Menariknya

Dampaknya tidak hanya dirasakan di dalam negeri, tetapi juga memengaruhi hubungan internasional Iran hingga saat ini. Berikut latar belakang, proses, serta tokoh penting dalam Revolusi Iran 1978–1979 yang mengubah arah politik negara tersebut.

1. Latar Belakang Ketidakpuasan terhadaap Shah

Sebelum revolusi, Iran berada di bahwa pemerintahan Shah Muhammad Reza Pahlavi yang dikenal menjalankan modernisasi cepat melalui program reformasi.

Baca Juga: Warisan Abadi: Kata Menenangkan Hati dari Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei

Banyak kalangan menilai bahwa pemerintahan Shah terlalu otoriter dan membatasi kebebasan politik. Kelompok oposisi, baik dari kalangan religius maupun sekuler, merasa suara mereka ditekan oleh aparat keamanan negara.

Selain itu, meskipun Iran mengalami pertumbuhan ekonomi yang pesat akibat pendapatan minyak, distribusi kekayaan tidak merata sehingga kesenjangan sosial semakin terlihat jelas.

Mengutip dari Encyclopedia Britannica, revolusi Iran adalah “sebuah pemberontakan rakyat Iran pada 1978 – 1979 yang menghsilkan penggulingan monarki dan pembentukan sebuah republi Islam.”

Ketidakpuasan terhadap campur tangan Barat dalam kebijakan Iran juga memperburuk situasi politik dalam negeri. Kombinasi faktor ekonomi, politik, dan identitas inilah yang kemudian memicu protes besar.

2. Koalisi Luas dan Strategi Perlawanan

Revolusi Iran melibatkan berbagai kelompok dengan latar belakang ideologi yang berbeda-beda. Kaum religius, nasionalis, liberal konstitusional, hingga kelompok kiri seperti marxis turut bersatu menentang Shah.

Menurut International Center on Nonviolent Conflict, monarki Shah menghadapi “koalisi luas kekuatan oposisi, termasuk kaum Marxis dan liberal konstitusional.”

Gerakan revolusi banyak menggunakan metode non-kekerasan seperti demonstrasi, pemogokan, dan boikot ekonomi.

Baca Juga: AS Serang Iran, Donald Trump Minta IRGC Segera Letakkan Senjata

ICNC juga menulis bahwa “kekuatan revolusioner itu sendiri pada dasarnya didominasi oleh aksi non-kekerasan.”

Pemogokan pekerja sektor minyak menjadi titik penting karena melemahkan sumber pendapatan utama negara. Strategi ini membuat fondasi kekuasaan Shah semakin rapuh dari waktu ke waktu.

3. Peran Ayatollah Khomeini

Tokoh penting dalam revolusi ini yaitu Ayatollah Ruhollah Khomeini, seorang ulama Syiah yang menjadi simbol perlawanan terhadap rezim.

Ia diasingkan karena kritiknya terhadap kebijakan Shah, tetapi tetap berpengaruh melalui pidato dan pesan yang disebarkan secara luas. Ajarannya menggabungkan unsur keagamaan dengan seruan politik untuk menentang tirani.

Pidato-pidato Khomeini juga banyak disebarkan dalam bentuk rekaman kaset yang diedarkan secara diam-diam di berbagai kota di Iran. Hal ini justru menjadi lebih efektif untuk membangun dukungan massa dan memperluas pengaruhnya di tengah pembatasan ketat dari pemerintah.

Britannica menjelaskan bahwa “Islam Syiah merupakan unsur pemersatu identitas dan budaya Iran selama revolusi.”

Ketika Shah meninggalkan Iran pada Januari 1979, Khomeini kembali dari pengasingan dan disambut jutaan pendukung. Kepulangannya menandai babak baru dalam perubahan sistem pemerintahan Iran.

4. Runtuhnya Monarki dan Lahirnya Republik Islam

Pada awal 1979, tekanan politik dan sosial terhadap pemerintahan Shah mencapai puncaknya. Gelombang demonstrasi semakin meluas dan aparat keamanan kesulitan mengendalikannya. Shah akhirnya meninggalkan Iran dan kekuasaan monarki pun berada di ambang keruntuhan.

ICNC menuliskan bahwa “Shah melarikan diri ke pengasingan pada Januari 1979 dan ulama yang sebelumnya diasingkan, Ayatollah Ruhollah Khomeini, kembali untuk memimpin Republik Islam yang baru.”

Melalui referendum nasional, rakyat Iran memilih untuk membentuk Republik Islam. Sistem baru ini menggabungkan prinsip pemerintahan modern dengan kepemimpinan ulama sebagai otoritas tertinggi. Perubahan tersebut menandai transformasi besar dalam struktur politik dan identitas negara Iran.

Revolusi Iran 1978–1979 menjadi salah satu contoh revolusi besar abad ke-20 yang berhasil mengubah sistem pemerintahan secara total.

Peristiwa ini memperlihatkan bagaimana ketidakpuasan rakyat terhadap otoritarianisme dan ketimpangan sosial dapat berkembang menjadi gerakan nasional yang masif. Hingga kini, dampaknya masih terasa dalam dinamika politik dan sosial negara tersebut.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Intan Adelia/ Magang

Editor: Herlianto. A

Tags: Ayatollah KhomeiniPolitik Iranrevolusi IranSejarah Timur TengahShah Pahlevi

Related Posts

Kucing sebagai mata-mata
Internasional

Acoustic Kitty, Saat CIA Jadikan Kucing sebagai Mata-mata di Era Perang Dingin

Selasa, 7 Apr 2026
Fakta menarik Mojtaba Khamenei
Internasional

Mojtaba Khamenei Resmi Jadi Pemimpin Tertinggi Iran, Ini 10 Fakta Menariknya

Senin, 9 Mar 2026
Potret Mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei (Foto: Pinterest @zahra)
Internasional

Fakta-Fakta Penting Tewasnya Ali Khamenei dalam Serangan Udara di Teheran

Selasa, 3 Mar 2026
Bendera Iran, Amerika, dan Israel (Foto: Dado Ruvic/ Reuters)
Internasional

Dulu Sahabat, Kini Saling Serang: Sejarah Hubungan Iran, Amerika dan Israel

Selasa, 3 Mar 2026
Asap hitam terlihat membumbung di kawasan perkotaan di tengah eskalasi Perang Iran–Israel. (Foto: Mahmud HAMS/ AFP)
Internasional

Fakta Serangan Amerika dan Balasan Iran serta Dampaknya

Selasa, 3 Mar 2026
Ayatollah Ali Khamenei meninggal dalam serangan militer yang
Internasional

IRNA Umumkan Ayatollah Ali Khamenei Meninggal dalam Operasi Militer AS-Israel

Minggu, 1 Mar 2026
Next Post
Bendera Iran, Amerika, dan Israel (Foto: Dado Ruvic/ Reuters)

Dulu Sahabat, Kini Saling Serang: Sejarah Hubungan Iran, Amerika dan Israel

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.