Sabtu, September 5, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tips

Simak, Cara Buat Pupuk Kompos yang Mudah dan Gak Ribet

Redaksi by Redaksi
Juli 18, 2023 1:36 pm
in Tips
Cara buat pupuk kompos

Cara membuat pupuk kompos yang mudah untuk pemula (gambar/Canva)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Harga pupuk kimia yang kian hari makin melejit membuat petani mulai mensubtitusi pupuk kimia dengan cara membuat pupuk kompos dan pupuk organik. Pupuk organic merupakan jenis pupuk organik padat yang dapat dibuat dengan berbagai bahan limbah dengan waktu yang cukup lama.

Pupuk organic juga dapat dibuat dengan cara membuat pupuk kompos sederhana. Sobat promilenial tinggal mengumpulkan berbagai sampah organik dari dapur atau sekitar rumahmu. Setelah terkumpul, coba ikuti beberapa jenis dan cara singkat membuat pupuk kompos yang dijelaskan dengan mudah melalui artikel ini.

READ ALSO

Rekomendasi Menginap Dekat Kampus, Ini Hotel Bintang 4 di Sekitar Universitas Brawijaya

5 Toko Jam dan Aksesori di Pasar Besar Malang yang Bisa Dikunjungi

Apa Itu Pupuk Kompos?
Pupuk kompos adalah pupuk organik yang menjadi salah satu alternatif untuk memperkaya tanah dan mengembangkan pertanian berkelanjutan. Proses pembuatan pupuk kompos melibatkan penguraian bahan organik yang terurai menjadi bahan organik stabil yang dapat diserap oleh tanaman.

Pupuk kompos mengandung berbagai nutrisi esensial, seperti nitrogen, fosfor, dan kalium, serta unsur mikro lainnya. Nutrisi ini memberikan sumber daya yang penting bagi pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Selain itu, pupuk kompos juga meningkatkan ketersediaan nutrisi dalam tanah, menjaga keseimbangan pH, dan mengurangi keasaman tanah.

pembuatan kompos dari bahan limbah organik (gambar/canva)

Pupuk kompos terbentuk melalui proses pengomposan, di mana bahan organik seperti sisa-sisa tanaman, limbah pertanian, dan bahan organik lainnya terurai secara alami oleh mikroorganisme. Cara membuat pupuk kompos yang serba organic tersebut membuat pupuk ini juga dikenal sebagai pupuk non-kimia.

Manfaat Pupuk Kompos di Berbagai Bidang

Pupuk kompos memiliki beberapa manfaat, terutama dalam meningkatkan kualitas tanah. Pupuk kompos dapat meningkatkan struktur tanah, meningkatkan daya simpan air, dan meningkatkan sirkulasi udara di dalam tanah. Ini membantu mengurangi erosi tanah, meningkatkan kemampuan penyimpanan air, dan mengoptimalkan pertumbuhan akar tanaman.

Proses pengomposan yang melibatkan mikroorganisme membantu meningkatkan aktivitas mikroba di dalam tanah. Mikroorganisme ini membantu dalam proses dekomposisi bahan organik, menghasilkan nutrisi tambahan, dan meningkatkan keragaman mikroba yang bermanfaat bagi tanah dan tanaman.

BACA JUGA: Sayangi Lingkungan, Berikut Tips Manfaatkan Sisa Makanan

Penggunaan pupuk kompos dapat mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia sintetis. Dengan menggunakan pupuk kompos, petani dapat mengurangi dampak negatif yang ditimbulkan oleh penggunaan pupuk kimia berlebihan, seperti pencemaran air tanah dan penurunan kualitas tanah.

Pupuk kompos merupakan salah satu elemen penting dalam pertanian berkelanjutan. Dengan memahami cara membuat pupuk kompos, petani dapat memperbaiki kualitas tanah secara alami secara mandiri. Pembuatan kompos juga akan mengurangi limbah pertanian, dan menciptakan siklus organik yang berkelanjutan di dalam sistem pertanian.

Pemanfaatan Pupuk Kompos

Pupuk kompos merupakan alternatif yang ramah lingkungan dan berkelanjutan dalam memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman. Penggunaan pupuk kompos tidak hanya menguntungkan bagi pertanian, tetapi juga berkontribusi pada pelestarian lingkungan dan pembangunan pertanian yang berkelanjutan.

1. Pertanian
Pupuk kompos digunakan dalam budidaya berbagai jenis tanaman, mulai dari tanaman pangan hingga tanaman hias. Penggunaan pupuk kompos membantu meningkatkan pertumbuhan dan produktivitas tanaman serta meningkatkan ketahanan tanaman terhadap penyakit dan hama.

2. Kebun dan Taman

Pupuk kompos juga digunakan dalam kebun dan taman sebagai pupuk organik untuk memperbaiki kualitas tanah dan meningkatkan pertumbuhan tanaman hias, sayuran, dan buah-buahan.

3. Pemulihan Tanah Terdegradasi
Pupuk kompos dapat digunakan dalam program pemulihan tanah terdegradasi, seperti lahan bekas tambang atau lahan yang terkena pencemaran. Pupuk kompos membantu memperbaiki struktur tanah dan memulihkan kesuburan tanah yang terganggu.

Dengan memanfaatkan pupuk kompos, kita dapat menciptakan sistem pertanian yang lebih seimbang, mengurangi dampak negatif pada lingkungan, dan menjaga keberlanjutan produksi pangan di masa depan.

Tahapan dan Cara Buat Pupuk Kompos yang Mudah

Beberapa tahapan sederhana dalam urutan cara membuat pupuk kompos ialah mempersiapkan bahan organik dan mikroorganisme. Konsep pembuatan kompos sebenarnya memanfaatkan mikroorganisme untuk mengolah zat organik menjadi berbagai nutrisi untuk tanah dan tanaman.

1. Pupuk kompos dari kotoran hewan

Cara membuat pupuk kompos dari kotoran hewan sangatlah. Cara membuatnya ialah dengan menutupi kotoran dengan sekam di atasnya. Kemudian diberi molasses dan diaduk seluruh bahan
hingga merata. Setelah dibalik pada minggu ke-2 dan ke-3, kompos telah siap dipanen.

2. Pupuk kompos menggunakan sampah dapur

Cara membuat kompos dari limbah sampah dapur dapat dibuat dengan memisahkan sampah organic dan plastic. Kemudian dicampur dengan sedikit tanah, EM4, arang sekam, kapur dan air lalu diletakkan di wadah tertutup. Setelah 3 minggu, sobat dapat memanen dan menggunakanya.

3. Pupuk kompos dari sampah daun
Daun berguguran di halaman rumahmu dapat digunakan sebagai bahan baku kompos. Cara membuat pupuk kompos dari daun ialah mencampurkan potongan daun dengan EM4 dan air pada wadah tertutup. Lalu balik 3 hari sekali sebelum sobat dapat memanennya 3 minggu kemudian.

4. Pupuk kompos dari limbah sekam

Bahan baku lain yang dapat dimanfaatkan ialah sekam padi. Cara membuat pupuk kompos dari sekam juga sangatlah mudah. Sobat dapat mencampurkan potongan sekam dengan EM4, gula dan air. Setelah diaduk rata dan ditutup rapat, tunggulah hingga 3 minggu untuk memanennya.

5. Pupuk kompos dari jerami dan serbuk gergaji

Cara membuat kompos dari jerami dan serbuk gergaji juga sama mudahnya dengan bahan lainnya. Sobat harus menyiapkan wadah tertutup yang cukup besar atau lobang galian tanah sebelum mencampurkan berbagai bahan kompos dan menunggu hasilnya selama 3 minggu.

Cara membuat pupuk kompos dari beragam jenis limbah organik memang sangatlah mudah. Segeralah mencobanya di halaman rumah anda dalam skala kecil untuk membantu menyuburkan tanamanmu. Jika dalam jumlah besar, maka kamu dapat mengemas dan menjualnya.

BACA JUGA: Berita tugumalang.id di Google NEws

Penulis: Imam A. Hanifah
editor: jatmiko

Tags: cara buat pupuk komposPupuk kebun dan tamanpupuk komposPupuk pertanian

Related Posts

Rekomendasi Menginap Dekat Kampus, Ini Hotel Bintang 4 di Sekitar Universitas Brawijaya
Tips

Rekomendasi Menginap Dekat Kampus, Ini Hotel Bintang 4 di Sekitar Universitas Brawijaya

Jumat, 4 Sep 2026
5 Toko Jam dan Aksesori di Pasar Besar Malang yang Bisa Dikunjungi
Tips

5 Toko Jam dan Aksesori di Pasar Besar Malang yang Bisa Dikunjungi

Jumat, 14 Agu 2026
Kitab Fathul Izar Uraikan Adab Hubungan Suami Istri, dari Waktu, Etika hingga Doa
Tips

Kitab Fathul Izar Uraikan Adab Hubungan Suami Istri, dari Waktu, Etika hingga Doa

Minggu, 9 Agu 2026
7 Kebiasaan Sepele yang Bisa Bikin Tagihan Listrik Membengkak
Tips

7 Kebiasaan Sepele yang Bisa Bikin Tagihan Listrik Membengkak

Sabtu, 8 Agu 2026
Cara Memilih Telur Ayam Segar agar Aman Dikonsumsi, Kenali Tanda-Tandanya
Tips

Cara Memilih Telur Ayam Segar agar Aman Dikonsumsi, Kenali Tanda-Tandanya

Jumat, 7 Agu 2026
Belanja Fashion Wanita di Malang - 6 Tempat Belanja Fashion Wanita di Malang, dari Clarissa Fashion hingga MOG
Tips

6 Tempat Belanja Fashion Wanita di Malang, dari Clarissa Fashion hingga MOG

Jumat, 7 Agu 2026
Next Post
time boxing

Atur Time Management dengan Teknik Time Boxing Beserta Tipsnya

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengorbanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Siapa yang Berhak Disebut NU?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.