Rabu, Juni 24, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Seniman Kota Batu Galang Solidaritas untuk Warga Wadas

Merespon Konflik Agraria dari Bungkus Kopi Wadas Lestari

Redaksi by Redaksi
Februari 14, 2022 4:15 pm
in Berita
Solidaritas warga Wadas

Sejumlah pengunjung saat menikmati pameran solidaritas untuk warga Desa Wadas di Galeri Raos Kota Batu Jawa Timur, Senin (14/2/2022). Foto/Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

BATU – Sejumlah seniman ikut bersuara atas konflik agraria yang tengah berkecamuk di Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Sebanyak 22 seniman dari berbagai daerah, menyuarakan keberpihakan mereka terhadap warga lewat sebuah pameran bertajuk ‘Kepada Tanah ; Hidup dan Masa Depan Wadas’.

Kemasan kopi hasil racikan warga Wadas. foto/Ulul Azmy

Pameran diselenggarakan secara maraton di 6 kota. Mulai Bali, Semarang, Jakarta, Bandung, Jogja. Juga di Kota Batu, Jawa Timur, persisnya di Galeri Raos. Pameran ini digelar oleh Jejaring solidaritas Jogja berkolaborasi dengan 22 seniman dan warga Desa Wadas sejak 12 hingga 17 Februari 2022 nanti.

READ ALSO

Sering Bikin Salah Belok, 5 Jalan Penghubung di Malang Ini Tidak Bisa Dilalui Mobil

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Pameran ini berupa karya dalam kemasan berisi biji kopi robusta Desa Wadas. Para seniman melukis langsung kemasan bagian depan, dengan berbagai rupa dan warna. Sementara di sisi belakang kemasan terdapat teks berisi tentang keterangan singkat mengenai latar belakang kopi dan Desa Wadas.

”Seluruh karya seni ini dilelang mulai harga Rp 400 ribu. Semua hasil lelang akan didonasikan untuk membantu aktivitas warga di sana yang kini tengah berjuang mempertahankan tanahnya,” ungkap Ahmad Kholili, salah satu perwakilan seniman saat ditemui, Senin (14/2/2022).

Pameran ini mengambil objek utama kopi wadas mengingat kopi adalah sumber penghasilan utama warga Desa Wadas. Biji kopi ini dirawat, dipanen, dan diolah oleh warga Desa Wadas secara turun temurun oleh petani sejak ratusan tahun lalu.

Tentang Wadas yang dipamerkan dalam kemasan Kopi hasil tanaman warga Wadas. foto/Ulul Azmy

Namun, sejak 5 tahun terakhir, kehidupan dan segala aktivitas warga disana mulai berubah karena lokasi perbukitan disana masuk dalam lokasi rencana penambangan untuk material Bendungan Bener.

Dalam dokumen AMDAL, penambangan untuk material Proyek Strategis Nasional (PSN) itu akan menggunakan metode blasting (peledakan) dinamit sebanyak 5.300 ton selama 30 bulan. Penambangan tersebut akan menjarah 15,53 juta meter kubik batuan andesit, pada lahan seluas 114 Ha dengan kedalaman 40 m.

Warga menolak dan berupaya menggagalkan rencana tersebut dengan berbagai cara. Namun, semua upaya itu menemui jalan buntu. Bahkan, sejumlah warga dan tokoh di sana mendapatkan intimidasi hingga kekerasan langsung. Seperti yang terjadi pada peristiwa 23 April 2021 di Desa Wadas.

”Warga tetap bertahan dan menolak pergi dari tanah mereka, meski kemudian banyak dari mereka (tokoh masyarakat, red) di sana kemudian ditangkap. Kami, sebagai seniman ikut prihatin dan bersolidaritas,” ujar Kholili.

Selain menggelar pameran, lanjut Kholili, nanti juga akam dilangsungkan diskusi membahas isu-isu konflik agraria untuk memperluas nafas gerakan kepedulian dan keselamatan lingkungan. Rencana, diskusi akan digelar pada 16 Februari 2022.

”Kami meyakini bahwa Wadas bukan satu-satunya ruang hidup yang mengalami ancaman. Kami berharap dari ini tidak ada lagi konflik-konflik agraria terjadi di daerah lain,” tandasnya.

Harapan senada dikatakan seorang pengunjung, Indri Dwi (22) yang menyayangkan atas terjadinya konflik agraria yang bukan pertama kalinya ini. Sebagai anak muda, dirinya ingin agar konflik tanah ini bisa diselesaikan dan ditangani dengan baik, bukan dengan intimidasi dan kekerasan.

”Sebaiknya masalah masalah di wadas ini bisa segera diselesaikan dan ditangani dengan baik. Gak usan pakai kekerasan dan intimidasi gitulah,” ucapnya.

Dalam pameran ini juga dipamerkan sebuah tulisan panjang di tembok galeri. Berisi kronologi dan penjelasan terkait sepak terjang perlawanan warga Desa Wadas. Pesan pameran ditutup dengan manis lewat coretan ‘Tanah adalah daging, air adalah darah dan batu adalah tulang’.

Reporter: Ulul Azmy
editor:jatmiko

Tags: Headlinesolidaritas wadaswadas

Related Posts

Jembatan Bunul, Salah Satu Jalan Alternatif di Kota Malang Khusus Pejalan Kaki dan Kendaraan Roda Dua (Foto: Google Maps)
Berita

Sering Bikin Salah Belok, 5 Jalan Penghubung di Malang Ini Tidak Bisa Dilalui Mobil

Selasa, 2 Jun 2026
Ilustrasi Orang Menonton Video Pendek di Sosial Media (Foto: Pinterest)
Berita

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026
Ilustrasi ikan sapu-sapu. Foto: Wikipedia
Berita

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Selasa, 28 Apr 2026
Kubah Masjid At-Taqwa di Karangploso jatuh akibat terpaan angin kencang. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Berita

Angin Kencang di Karangploso Rusak 10 Bangunan, Kerugian Total Rp119,5 Juta

Selasa, 7 Okt 2025
Yai Mim membeberkan rencana pindah rumah (M Sholeh)
Berita

Usai Jalani Pemeriksaan Polisi, Yai Mim Ungkap Rencana Pindah Rumah

Selasa, 7 Okt 2025
Kursi kursi yang dipersiapkan untuk audiens acara dakwah Dr Zakir Naik di Starion Gajayana, Kota Malang. (Foto/M Sholeh)
Berita

Panitia Siapkan 10 Ribu Kursi untuk Acara Dakwah Dr Zakir Naik di Stadion Gajayana Malang

Kamis, 10 Jul 2025
Next Post
Pasar Besar Batu Mulai Rata dengan Tanah

Aset Banyak Diangkut Pedagang, Pemenang Lelang Bongkaran Pasar Merugi Rp 75 Juta

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang, 3 Orang Luka-luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bapenda Kota Malang Sosialisasikan Opsen PKB dan BBNKB hingga Tingkat RT RW

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.