Jumat, Oktober 2, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Seniman Kota Batu Galang Solidaritas untuk Warga Wadas

Merespon Konflik Agraria dari Bungkus Kopi Wadas Lestari

Redaksi by Redaksi
Februari 14, 2022 4:15 pm
in Berita
Solidaritas warga Wadas

Sejumlah pengunjung saat menikmati pameran solidaritas untuk warga Desa Wadas di Galeri Raos Kota Batu Jawa Timur, Senin (14/2/2022). Foto/Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

BATU – Sejumlah seniman ikut bersuara atas konflik agraria yang tengah berkecamuk di Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Sebanyak 22 seniman dari berbagai daerah, menyuarakan keberpihakan mereka terhadap warga lewat sebuah pameran bertajuk ‘Kepada Tanah ; Hidup dan Masa Depan Wadas’.

Kemasan kopi hasil racikan warga Wadas. foto/Ulul Azmy

Pameran diselenggarakan secara maraton di 6 kota. Mulai Bali, Semarang, Jakarta, Bandung, Jogja. Juga di Kota Batu, Jawa Timur, persisnya di Galeri Raos. Pameran ini digelar oleh Jejaring solidaritas Jogja berkolaborasi dengan 22 seniman dan warga Desa Wadas sejak 12 hingga 17 Februari 2022 nanti.

READ ALSO

Panas, Sopir Angkot di Malang Desak Bus Trans Jatim II Tak Beroperasi Sebelum PR Koridor I Selesai

Cuma Mau Ingetin, 4 Tahun Lalu, Ada 135 Nyawa Melayang Sia-Sia di Tragedi Kanjuruhan

Pameran ini berupa karya dalam kemasan berisi biji kopi robusta Desa Wadas. Para seniman melukis langsung kemasan bagian depan, dengan berbagai rupa dan warna. Sementara di sisi belakang kemasan terdapat teks berisi tentang keterangan singkat mengenai latar belakang kopi dan Desa Wadas.

”Seluruh karya seni ini dilelang mulai harga Rp 400 ribu. Semua hasil lelang akan didonasikan untuk membantu aktivitas warga di sana yang kini tengah berjuang mempertahankan tanahnya,” ungkap Ahmad Kholili, salah satu perwakilan seniman saat ditemui, Senin (14/2/2022).

Pameran ini mengambil objek utama kopi wadas mengingat kopi adalah sumber penghasilan utama warga Desa Wadas. Biji kopi ini dirawat, dipanen, dan diolah oleh warga Desa Wadas secara turun temurun oleh petani sejak ratusan tahun lalu.

Tentang Wadas yang dipamerkan dalam kemasan Kopi hasil tanaman warga Wadas. foto/Ulul Azmy

Namun, sejak 5 tahun terakhir, kehidupan dan segala aktivitas warga disana mulai berubah karena lokasi perbukitan disana masuk dalam lokasi rencana penambangan untuk material Bendungan Bener.

Dalam dokumen AMDAL, penambangan untuk material Proyek Strategis Nasional (PSN) itu akan menggunakan metode blasting (peledakan) dinamit sebanyak 5.300 ton selama 30 bulan. Penambangan tersebut akan menjarah 15,53 juta meter kubik batuan andesit, pada lahan seluas 114 Ha dengan kedalaman 40 m.

Warga menolak dan berupaya menggagalkan rencana tersebut dengan berbagai cara. Namun, semua upaya itu menemui jalan buntu. Bahkan, sejumlah warga dan tokoh di sana mendapatkan intimidasi hingga kekerasan langsung. Seperti yang terjadi pada peristiwa 23 April 2021 di Desa Wadas.

”Warga tetap bertahan dan menolak pergi dari tanah mereka, meski kemudian banyak dari mereka (tokoh masyarakat, red) di sana kemudian ditangkap. Kami, sebagai seniman ikut prihatin dan bersolidaritas,” ujar Kholili.

Selain menggelar pameran, lanjut Kholili, nanti juga akam dilangsungkan diskusi membahas isu-isu konflik agraria untuk memperluas nafas gerakan kepedulian dan keselamatan lingkungan. Rencana, diskusi akan digelar pada 16 Februari 2022.

”Kami meyakini bahwa Wadas bukan satu-satunya ruang hidup yang mengalami ancaman. Kami berharap dari ini tidak ada lagi konflik-konflik agraria terjadi di daerah lain,” tandasnya.

Harapan senada dikatakan seorang pengunjung, Indri Dwi (22) yang menyayangkan atas terjadinya konflik agraria yang bukan pertama kalinya ini. Sebagai anak muda, dirinya ingin agar konflik tanah ini bisa diselesaikan dan ditangani dengan baik, bukan dengan intimidasi dan kekerasan.

”Sebaiknya masalah masalah di wadas ini bisa segera diselesaikan dan ditangani dengan baik. Gak usan pakai kekerasan dan intimidasi gitulah,” ucapnya.

Dalam pameran ini juga dipamerkan sebuah tulisan panjang di tembok galeri. Berisi kronologi dan penjelasan terkait sepak terjang perlawanan warga Desa Wadas. Pesan pameran ditutup dengan manis lewat coretan ‘Tanah adalah daging, air adalah darah dan batu adalah tulang’.

Reporter: Ulul Azmy
editor:jatmiko

Tags: Headlinesolidaritas wadaswadas

Related Posts

Panas, Sopir Angkot di Malang Desak Bus Trans Jatim II Tak Beroperasi Sebelum PR Koridor I Selesai
Berita

Panas, Sopir Angkot di Malang Desak Bus Trans Jatim II Tak Beroperasi Sebelum PR Koridor I Selesai

Kamis, 1 Okt 2026
Cuma Mau Ingetin, 4 Tahun Lalu, Ada 135 Nyawa Melayang Sia-Sia di Tragedi Kanjuruhan
Berita

Cuma Mau Ingetin, 4 Tahun Lalu, Ada 135 Nyawa Melayang Sia-Sia di Tragedi Kanjuruhan

Kamis, 1 Okt 2026
Komjen Pol Suyudi Bakal Dilantik Menjadi Kapolri, Ketua Badan Siber Ansor Jatim Habib Mahdi Mendukung Penuh!
Berita

Komjen Pol Suyudi Bakal Dilantik Menjadi Kapolri, Ketua Badan Siber Ansor Jatim Habib Mahdi Mendukung Penuh!

Kamis, 1 Okt 2026
Anggota DPRD Kota Malang Usul Ada Ruang Kreatif di Setiap Sudut Fasilitas Publik
Berita

Anggota DPRD Kota Malang Usul Ada Ruang Kreatif di Setiap Sudut Fasilitas Publik

Kamis, 27 Agu 2026
Perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia di Perumahan White House Joyo Agung, RT 05/RW 13, pada Sabtu (8/8/2026). Foto/dok
Berita

Warga RT 05 Joyo Agung Bersatu dalam Festival Harmoni Kemerdekaan RI ke-81

Sabtu, 8 Agu 2026
Jembatan Bunul, Salah Satu Jalan Alternatif di Kota Malang Khusus Pejalan Kaki dan Kendaraan Roda Dua (Foto: Google Maps)
Berita

Sering Bikin Salah Belok, 5 Jalan Penghubung di Malang Ini Tidak Bisa Dilalui Mobil

Selasa, 2 Jun 2026
Next Post
pasar - Pasar Besar Batu Mulai Rata dengan Tanah

Aset Banyak Diangkut Pedagang, Pemenang Lelang Bongkaran Pasar Merugi Rp 75 Juta

BERITA POPULER

  • 3 Kecamatan Kabupaten Malang Jadi Kota Sekunder pada 2027

    3 Kecamatan Kabupaten Malang Jadi Kota Sekunder pada 2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekomendasi Cafe Pinggir Sungai di Malang: Sajikan Tempat Ngopi yang Estetik dan Menyegarkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.