Monday, July 6, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Sekolah Demokrasi Kupas Tantangan Indonesia di Masa Depan

Redaksi by Redaksi
June 23, 2022 6:38 pm
in Berita
demokrasi

Sekolah Demokrasi bertajuk "Pemilu 2024: Pertaruhan Demokrasi Indonesia" yang digelar oleh LP3ES secara hybrid. Foto: tangkapan layar

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Sekolah Demokrasi Angkatan IV yang diinisiasi oleh Lembaga Penelitian Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) kembali digelar.

Kali ini, rangkaian diskusi itu diselenggarakan secara hybrid dari Belanda dengan melibatkan akademisi maupun mahasiswa yang tengah studi di kawasan berjuluk Negara Kincir Angin itu.

READ ALSO

Sering Bikin Salah Belok, 5 Jalan Penghubung di Malang Ini Tidak Bisa Dilalui Mobil

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Hal ini ditandai dengan diskusi pembuka bertajuk Pembukaan Sekolah Demokrasi LP3ES Pemilu 2024: Pertaruhan Demokrasi Indonesia, pada Rabu (22/6/2022).

demokrasi
Poster acara Sekolah Demokrasi bertajuk “Pemilu 2024: Pertaruhan Demokrasi Indonesia” yang digelar oleh LP3ES secara hybrid

Ward Berenschot dari Koninklijk Instituut voor Taal-, Land- en Volkenkunde (KITLV) Leiden atau Universitas Amsterdam memberikan apresiasi atas kegiatan ini.

Menurutnya, Sekolah Demokrasi merupakan ide yang baik karena demokrasi Indonesia membutuhkan forum untuk mengupas tantangan yang dihadapi ke depan.

“Inisiatif untuk berkumpul dalam rangka Sekolah Demokrasi adalah ide yang sangat baik karena demokrasi Indonesia sangat butuh forum ini untuk bicara tentang tantangan yang dihadapi oleh demokrasi dan brainstorm bagaimana cara mengatasi tatanan yang dihadapi Indonesia nanti,” ujarnya.

Menurutnya, korupsi dan money politik masih menjadi persoalan yang merugikan sistem politik Indonesia. Sebab itu, perbaikan sistem politik menjadi prioritas terpenting untuk segera dicari pintu keluarnya, utamanya tingkat korupsi yang masih sangat tinggi.

“Tingkat korupsi yang masih tinggi berkaitan dengan serangan fajar yang sangat umum di Indonesia. Jika tidak segera ditemukan cara untuk menguranginya akan menjadi fenomena yang berbahaya bagi sistem demokrasi Indonesia,” sambungnya.

Ditambahkannya, tingginya angka korupsi ini disebabkan oleh kehadiran oknum, masalah pendidikan politik, dan sistem politik di Indonesia. Sebab itu, perlunya memahami sistem politik dengan baik untuk menemukan titik lemah guna mengubah sistem supaya tingkat money politic menurun.

“Untuk keluar dari jebakan informalitas korupsi adalah smart reform. Bagaimana menganalisis dan mengubah struktur insentif yang dihadapi politisi. Reformasi sistem pemilu Indonesia sangat dibutuhkan untuk meningkatkan demokrasi negara yang lebih baik,” jelas dia.

Diana Suhardirman dari KITLV Leiden menambahkan bahwa dari sudut pandang antropologis, budaya pemilu sudah tertanam dalam birokrasi pemerintahan.

“Salah satu faktor yang menjelaskan bagaimana korupsi masih bertahan sampai hari ini bahkan setelah orde baru yang secara resmi keluar dari peta politik Indonesia adalah karena secara umum, upeti berarti penghormatan pada raja dari pengikutnya,” terangnya.

Sebab itu, tantangan yang dihadapi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memberantas korupsi ke depan adalah bagaimana memaparkan lebih gamblang isu yang dihadapi KPK dalam tugasnya mengemban mandat untuk memberantas korupsi, khususnya ketika berhadapan dengan birokrasi yang lebih mapan.

demokrasi
Pemaparan Didik J Rachbini dalam Sekolah Demokrasi bertajuk “Pemilu 2024: Pertaruhan Demokrasi Indonesia” yang digelar oleh LP3ES secara hybrid. Foto: tangkapan layar

Didik J Rachbini selaku perwakilan LP3ES/INDEF dan Universitas Paramidana menjabarkan bahwa masalah Indonesia dalam sistem politisi dikarenakan banyaknya perilaku bandit dalam sistem demokrasi modern.

“Maka kita perlu mengadakan reformasi kelembagaan untuk menyelesaikannya. Dalam ekonomi politik ada politikal market yang harus dikontrol politisi dengan pemilik suara dan pemilunya seperti yang digambarkan oleh berbagai peneliti,” katanya.

Meski demikian, lanjutnya, dari sudut pandang ekonomi, Indonesia diperkirakan tidak akan memiliki persoalan serius, utamanya terkait dengan pemilu 2024 mendatang.

“Jika ditanya bagaimana ekonomi 2024 yang terkait pemilu apakah Indonesia punya problem berat, jawabannya tidak. Tapi ekonomi Indonesia punya mix issues yang kuat sebagai proses ekonomi dan kesenjangan seperti hutang yang akan terwariskan ke rezim berikutnya,” katanya.

 

Reporter: Feni Yusnia

Editor: Lizya Kristanti

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID , 
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id

 

 

Tags: Belandademokrasipertaruhan demokrasi

Related Posts

Jembatan Bunul, Salah Satu Jalan Alternatif di Kota Malang Khusus Pejalan Kaki dan Kendaraan Roda Dua (Foto: Google Maps)
Berita

Sering Bikin Salah Belok, 5 Jalan Penghubung di Malang Ini Tidak Bisa Dilalui Mobil

Tuesday, 2 Jun 2026
Ilustrasi Orang Menonton Video Pendek di Sosial Media (Foto: Pinterest)
Berita

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Friday, 8 May 2026
Ilustrasi ikan sapu-sapu. Foto: Wikipedia
Berita

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Tuesday, 28 Apr 2026
Kubah Masjid At-Taqwa di Karangploso jatuh akibat terpaan angin kencang. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Berita

Angin Kencang di Karangploso Rusak 10 Bangunan, Kerugian Total Rp119,5 Juta

Tuesday, 7 Oct 2025
Yai Mim membeberkan rencana pindah rumah (M Sholeh)
Berita

Usai Jalani Pemeriksaan Polisi, Yai Mim Ungkap Rencana Pindah Rumah

Tuesday, 7 Oct 2025
Kursi kursi yang dipersiapkan untuk audiens acara dakwah Dr Zakir Naik di Starion Gajayana, Kota Malang. (Foto/M Sholeh)
Berita

Panitia Siapkan 10 Ribu Kursi untuk Acara Dakwah Dr Zakir Naik di Stadion Gajayana Malang

Thursday, 10 Jul 2025
Next Post
Webinar Nasional FEB Unisma

Kupas Peran Akuntan dalam Mitigasi Global Climate Change pada Webinar FEB Unisma

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang, 3 Orang Luka-luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.