MALANG, Tugumalang.id – Ibadah umrah merupakan salah satu bentuk penghambaan umat Islam yang sangat istimewa. Meski tidak wajib seperti haji, ibadah umrah tetap menjadi dambaan jutaan umat Islam di seluruh dunia.
Dari segi spiritual, umrah memiliki banyak keutamaan yang mampu meningkatkan derajat, membersihkan jiwa, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Tak heran, ibadah umrah dipilih sebagai salah satu amalan favorit oleh umat Islam yang ingin merasakan kenikmatan berziarah ke Baitullah serta memperoleh pahala besar.
Baca Juga: 17 Tahun Tangani Travel Umrah, H Muhibbin Billah Ingin Selamatkan Masyarakat dari Penipuan Biro Bodong (2)
Selain pelaksanaannya yang lebih fleksibel dibandingkan haji, keutamaan umrah di mata umat Islam tidaklah terbantahkan. Umrah merupakan sarana untuk menjadi tamu Allah, membersihkan dosa-dosa, meraih rida-Nya, bahkan mendapatkan pahala berlipat yang tidak bisa ditemukan di tempat lain.
Dalam sejarahnya, ibadah umrah telah menjadi bagian dari perjalanan panjang spiritual umat Islam, dengan makna dan hikmah yang terus relevan sepanjang masa.
Sejarah Ibadah Umrah
Awal Mula Umrah di Masa Nabi Ibrahim
Sejarah umrah berakar dari zaman Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS, yang membangun Ka’bah di Mekkah lebih dari 4 ribu tahun lalu. Ka’bah menjadi pusat ibadah.
Baca Juga: Ziarah ke Makam Mbah KH Maimoen Zubair di Jannatul Ma’la, Tujuan Populer Jamaah Haji dan Umrah (20)
Dimana Allah SWT memerintahkan kedua nabi mulia ini untuk mengumumkan ibadah haji dan umrah kepada seluruh umat manusia. Sejak saat itu, umrah mulai dijalankan sebagai tradisi ibadah bagi generasi-generasi berikutnya.
Masa Rasulullah SAW
Pada masa Nabi Muhammad SAW atau Rasulullah SAW, pelaksanaan umrah mengalami pembaruan dan penataan. Kaum Quraisy Mekkah sebelumnya melaksanakan ritual umroh dengan unsur-unsur jahiliyah. Namun, Rasulullah SAW memurnikan ibadah umrah sesuai ajaran Islam.
Salah satu peristiwa penting adalah Umrah Qadha, yang dilakukan Nabi Muhammad SAW dan para sahabat ke-7 Hijriah, sebagai pemenuhan janji setelah perjanjian Hudaibiyah.
Momen ini menandai kali pertama umat Islam menjalankan umrah tanpa hambatan dari kaum Quraisy, sebagai bentuk pengakuan atas eksistensi ritual umrah dalam Islam.
Perkembangan Umroh Masa Kini
Seiring perjalanan waktu, umrah kini menjadi ritual spiritual yang dapat dilaksanakan kapan saja sepanjang tahun, berbeda dengan haji yang waktunya tertentu.
Perkembangan teknologi turut mempermudah pelaksanaan umrah, mulai dari pendaftaran hingga akomodasi bisa dilakukan secara online.
Sehingga akses umrah semakin terbuka lebar untuk umat Islam di seluruh dunia.
Dalil dan Hikmah Umrah
Ibadah umrah sangat dianjurkan, sunnah muakkadah bagi yang mampu. Beberapa ulama bahkan ada yang memandang wajib, merujuk pada Surat Al-Baqarah ayat 156 dan sejumlah hadits shahih.
Hikmah yang didapatkan bukan saja spiritual, tetapi juga mempererat ukhuwah Islamiyah dan memperdalam penghayatan ibadah kepada Allah SWT.
Sejarah ibadah umrah mengajarkan kepada umat Islam tentang pentingnya konsistensi dalam beribadah dan menjaga kemurnian ajaran. Umrah bukan sekadar haji kecil, melainkan ritual penuh hikmah, keutamaan, dan keistimewaan yang terus relevan hari ini.
Kemudahan akses dan peluang menggapai pahala menjadikannya umroh sebagai salah satu pilihan terbaik mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
Editor: Herlianto. A





























