Jumat, Agustus 28, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pemerintahan

Sederet Revolusi Ekosistem Kesehatan Kota Batu ala mBatu Sae

Redaksi by Redaksi
Maret 18, 2026 6:35 pm
in Pemerintahan
Mbatu Sae

Wali Kota Batu Nurochman saat memaparkan cetak biru ekosistem kesehatan mBatu Sae. Foto: Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Kota Batu, Tugumalang.id – Pemerintah Kota Batu di bawah kepemimpinan duet mBatu Sae memperkenalkan cetak biru ekosistem kesehatan masa depan yang cukup ambisius. Program ini menandai pergeseran paradigma besar-besaran, dari layanan kesehatan yang bersifat reaktif menjadi proaktif. Dari semula menunggu warga sakit menjadi jemput bola atau upaya preventif.

Cetak biru ekosistem kesehatan Kota Batu ini dirancang untuk mewujudkan pelayanan kesehatan yang terintegrasi demi menciptakan masyarakat yang produktif. Salah satu pilar utama mBatu Sae adalah pemerataan akses yang tidak lagi hanya berpusat di rumah sakit.

READ ALSO

Bapenda Kabupaten Malang Masih Kejar Rp64,10 Miliar dari Target Opsen PKB

Pemkab Malang Siapkan Pengisian Lebih dari 200 Jabatan Kosong

Wali Kota Batu Nurochman menegaskan bahwa mBatu Sae adalah komitmen jangka panjang untuk memastikan tidak ada satu pun warga Batu yang tertinggal dalam layanan kesehatan. Keberhasilan capaian itu membutuhkan kolaborasi seluruh pihak. Mulai camat, kepala desa, lurah hingga awak media massa.

“Pemkot Batu ingin membangun revolusi ekosistem kesehatan yang kuat sebagai bagian dari visi Batu SAE. Karena itu akses pelayanan kesehatan harus semakin merata dan masyarakat juga didorong lebih aktif menjaga kesehatan,” ujar Nurochman.

Baca juga: Setahun Kepemimpinan Mbatu Sae, UMKM Capai Banyak Kemajuan

Ada pun, sederet revolusi ekosistem kesehatan yang dirancang antara lain seperti menghadirkan tenaga kesehatan di setiap desa dan kelurahan untuk memastikan penanganan medis yang lebih responsif.

Bagi kelompok rentan mulai lansia dan penyandang disabilitas, mBatu Sae meluncurkan program Home Care. Tenaga medis akan mendatangi rumah warga secara langsung, sehingga keterbatasan mobilitas tidak lagi menjadi penghalang bagi warga untuk mendapatkan hak layanan kesehatan yang layak.

Selama ini, kondisi sejumlah Posyandu di lapangan masih kekurangan alat kesehatan, bahkan ada yang masih menggunakan peralatan pinjaman. Cak Nur menegaskan akan memperkuat peran Posyandu sebagai garda terdepan pemantauan tumbuh kembang balita.

”Mulai pemantauan rutin balita, pendeteksian risiko stunting secara akurat hingga intervensi nutrisi lewat Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang tepat sasaran bagi anak-anak,” ungkap politisi PKB tersebut.

Lebih lanjut, guna menjamin keamanan warga di saat darurat, sistem kesehatan primer direvitalisasi dengan menjadikan Puskesmas Batu 24 Jam. Puskesmas ini berfungsi sebagai pusat rujukan bagi fasilitas kesehatan lain di seluruh wilayah Kota Batu serta menjadi garis pertahanan pertama untuk kondisi kritis.

Lebih dari sekadar fasilitas medis, mBatu Sae juga mendorong transformasi gaya hidup warga. Seperti dengan perbaikan Infrastruktur kota seperti taman dan jalur sepeda dioptimalkan sebagai ruang sehat komunal. Warga didorong untuk aktif bergerak minimal 30 menit setiap hari dan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di tingkat keluarga.

“Kesehatan masyarakat adalah prasyarat mutlak bagi terwujudnya Kota Batu yang berkualitas,.

Baca juga: Wali Kota Batu Minta Realisasi APBD 2026 Selaras dengan Visi Misi Mbatu Sae

Tak hanya itu, salah satu terobosan yang sedang dijalankan adalah penempatan dokter di Pondok Bersalin Desa (Polindes). Saat ini, sebanyak 18 dokter telah ditempatkan untuk melayani 18 desa dari total sekitar 24 desa dan kelurahan di Kota Batu.

Langkah tersebut menjadi perubahan penting karena sebelumnya sebagian besar Polindes hanya dilayani tenaga kesehatan non-dokter. Kini masyarakat dapat mengakses layanan dokter di Polindes minimal tiga hari dalam seminggu.

Ke depan, Polindes juga direncanakan akan dikembangkan menjadi fasilitas layanan kesehatan yang lebih lengkap dengan tambahan tenaga medis dan peralatan. Tujuannya untuk mengurangi beban pelayanan di Puskesmas.

Diharapkan dengan penguatan sistem terintegrasi dapat mempercepat penanganan warga kurang mampu atau masyarakat yang membutuhkan bantuan medis darurat.

Selain pendekatan kuratif, Pemkot Batu juga memperkuat program promotif dan preventif. Salah satunya dengan rencana pembangunan Taman Sehat di desa-desa sebagai ruang publik untuk aktivitas olahraga masyarakat.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter : M Ulul Azmy
redaktur: jatmiko

Tags: cetak biru ekosistem kesehatan mbatu saeDinkes Kota BatuInovasi pelayanan kesehatan kota batuMbatu Saepemkot batuwali kota batu nurochmanwawali kota batu heli suyanto

Related Posts

Bapenda Kabupaten Malang Masih Kejar Rp64,10 Miliar dari Target Opsen PKB
Advertorial

Bapenda Kabupaten Malang Masih Kejar Rp64,10 Miliar dari Target Opsen PKB

Minggu, 23 Agu 2026
Pemkab Malang Siapkan Pengisian Lebih dari 200 Jabatan Kosong
Pemerintahan

Pemkab Malang Siapkan Pengisian Lebih dari 200 Jabatan Kosong

Jumat, 21 Agu 2026
DPRD Kota Malang Soroti Rendahnya Serapan APBD 2026
Pemerintahan

DPRD Kota Malang Soroti Rendahnya Serapan APBD 2026

Selasa, 18 Agu 2026
Bupati Malang Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Pendopo Agung
Pemerintahan

Bupati Malang Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Pendopo Agung

Senin, 17 Agu 2026
Konsep Otomatis
Pemerintahan

Wali Kota Kukuhkan 72 Paskibraka Kota Batu untuk Upacara HUT RI ke-81

Minggu, 16 Agu 2026
Tekan Risiko Stunting, Program PASTI Bantu 620 Baduta di Kabupaten Malang Capai Gizi Normal
Pemerintahan

Tekan Risiko Stunting, Program PASTI Bantu 620 Baduta di Kabupaten Malang Capai Gizi Normal

Sabtu, 15 Agu 2026
Next Post
Grand Mercure Malang Mirama

Mudik 2026, Grand Mercure Malang Mirama Catat Reservasi Penuh dan Fasilitas Lengkap

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.