Senin, Juli 13, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Sarung Buatan Mahasiswa Bisnis Digital ITN Malang Bikin Penampilan Makin Ganteng

Redaksi by Redaksi
Agustus 7, 2024 1:33 pm
in Pendidikan
Celana sarung cowok karya mahasiswa ITN Malang. Foto/dok ITN Malang

Celana sarung cowok karya mahasiswa ITN Malang. Foto/dok ITN Malang

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

KOTA MALANG, Tugumalang.id – Sarung menjadi pakaian yang banyak dimiliki oleh para pria. Seiring berjalannya waktu, fungsi sarung tidak hanya untuk ibadah, atau sebagai selimut. Bagi sebagian orang sarung sudah menjadi bagian dari fashion yang digunakan di berbagai kegiatan.

Selain motif sarung yang beragam, bentuk sarung pun kian mengikuti kebutuhan penggunaannya. Munculnya tren pakaian muslim kekinian berupa sarung celana yang menjadi alternatif bagi pria untuk tampil modis dalam kegiatan sehari-hari.

READ ALSO

Siswa Baru di Jatim Deklarasikan Sekolah Bebas Rokok dan Vape saat MPLS

Unikama Jadi Lokasi Uji Petik Sistem Pengukuran Kinerja Dosen LLDIKTI VII

Menjawab kebutuhan tersebut, 5 mahasiswa Prodi Bisnis Digital S1, Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang) membuat celana sarung cowok yang disingkat Carok.

Baca Juga: Rektor ITN Malang: 2 Tahun ke Depan Metaverse Jadi Trend di Dunia Pendidikan

Mereka adalah Yusran Bin Acho (2219018), Ken Rao Irgi Canasta (2219013), Muhammad Zidan Ardana (2219005), Setyaji Safa Bharanatya (2219011), dan Dian Prasetyo (2219007).

Celana sarung cowok karya mahasiswa ITN Malang. Foto/dok ITN Malang
Celana sarung cowok karya mahasiswa ITN Malang. Foto/dok ITN Malang

Dibawah bimbingan dosen Bisnis Digital, Reni Rupianti, SM., MM., Carok menjadi tahapan usaha awal penerima hibah kategori jasa, perdagangan, dan pariwisata, Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2024.

Mahasiswa dari Prodi Bisnis Digital mengangkat Carok sebagai inovasi elegansi budaya Topeng Malangan. Celana sarung cowok memiliki nuansa desain unik dengan mengangkat budaya Topeng Malangan yang dikombinasikan dengan motif batik Druju khas Kota Malang.

Baca Juga: Tatap Masa Depan, ITN Malang Luncurkan Metaverse & Immersive Technology Center

Karakter Topeng Malangan di sarung bukan hanya sekadar aksesoris, tetapi memiliki nilai seni dan sejarah yang dalam. Hal ini menjadikan Carok sebagai media ekspresi budaya dan seni yang menarik.

Celana sarung cowok karya mahasiswa ITN Malang. Foto/dok ITN Malang
Celana sarung cowok karya mahasiswa ITN Malang. Foto/dok ITN Malang

“Kami percaya bahwa melalui sarung dengan model yang bervariasi karya kami tidak hanya menghadirkan sebuah produk fungsional, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai budaya dan tradisi Malang,” kata Yusran Bin Acho ketua tim..

“Harapannya Carok dapat membantu memperkenalkan kembali keindahan dan keunikan Topeng Malangan kepada masyarakat, serta mendorong apresiasi terhadap seni dan budaya lokal,” imbuhnya.

Menurut Yusran, saat ini Topeng Malangan kurang banyak dikenal dan diminati oleh generasi muda. Topeng Malangan sering terabaikan karena kurang terekspose, dan kalah dengan maraknya kebudayaan asing yang masuk ke Indonesia.

Kebanyakan pemuda lebih tertarik pada tren dan hiburan yang sedang populer. Bahkan, ada yang beranggapan Topeng Malangan sebagai sesuatu yang kuno atau kurang relevan dengan gaya hidup saat ini.

Untuk itu, tim mahasiswa ITN Malang menciptakan celana sarung dengan konsep casual dan anti ribet sesuai dengan tren fashion saat ini. Carok memadukan desain yang khas dengan kebutuhan sehari-hari.

Keunikan Carok terletak pada penggabungan budaya dan fashion, sehingga cocok dipakai untuk kegiatan santai di rumah, acara formal, atau bahkan kegiatan outdoor.

Carok berbahan dasar kain jenis toyobo yang berkualitas bagus. Katun toyobo merupakan salah satu jenis kain katun premium dengan tekstur yang halus, lembut, dan nyaman dipakai.

Selain celana sarung, mereka juga menyediakan sarung konvensional. Carok di desain dengan tampilan sederhana dan mudah diingat karena hanya menyediakan dua warna, hitam dan putih.

Katun toyobo berwarna hitam dan putih polos setelah dijahit menjadi sarung atau celana sarung kemudian di sablon bagian bawahnya dengan karakter arjuna dan dewi sekartaji.

Karakter dua tokoh pewayangan ini sangat melegenda di Topeng Malangan. Sementara di bagian pinggir atas dan bawah di sablon dengan desain etnik batik Malangan.

Untuk memproduksi Carok, Tim P2MW ITN Malang bermitra lokal dengan penjahit dan sablon dengan Rafi Collection.

“Kami juga melakukan finishing. Mengecek detail produk apakah ada lecet atau tidak, dan melakukan uji kualitas produk. Setelah produk siap baru dikemas. Kolaborasi dengan mitra harapannya menjadi penunjang dan penjamin kualitas dari produk yang kami hasilkan,” bebernya.

Dikatakan Yusran, sarung dibandrol dengan harga 152 ribu rupiah, dan sarung celana 162 ribu rupiah. Sesuai misinya melestarikan budaya, maka target pasar adalah generasi muda.

Sekaligus sebagai upaya mendorong pemuda untuk lebih mencintai produk lokal dan berkarakter budaya. Penjualan produk memanfaatkan platform digital dan untuk meningkatkan brand awareness mereka juga ikut berpartisipasi dalam pameran seni dan budaya.

Sebagai mahasiswa Prodi Bisnis Digital tentunya platform digital tidak asing lagi bagi mereka.

“Penjualan mengikuti perkembangan teknologi, maka kami memanfaatkan toko online, media sosial, dan juga melalui mulut ke mulut. Penjualan dan promosi memang tidak cukup hanya dengan cara konvensional, untuk itu kami memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan brand awareness,” lanjutnya.

Karena usaha ini adalah usaha awal pastinya tantangan terberat adalah mengenalkan produk pada pasar. Carok saat ini sudah bisa dipesan lewat website malangcarok.my.id.

“Kami berharap Carok dapat dikenal luas baik di dalam maupun luar negeri, serta mampu berkontribusi pada pelestarian budaya lokal dan peningkatan ekonomi kreatif khususnya dalam mendukung pengrajin lokal,” tuntasnya.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: M Sholeh

Editor: Herlianto. A

Tags: ITN MalangMahasiswa ITN MalangSarungSarung Carok

Related Posts

Siswa Baru di Jatim Deklarasikan Sekolah Bebas Rokok dan Vape saat MPLS
News

Siswa Baru di Jatim Deklarasikan Sekolah Bebas Rokok dan Vape saat MPLS

Senin, 13 Jul 2026
Unikama dipercaya menjadi tuan rumah uji petik pengukuran kinerja dosen di lingkungan LLDIKTI Wilayah VII. /Foto: Dok. Unikama.
Advertorial

Unikama Jadi Lokasi Uji Petik Sistem Pengukuran Kinerja Dosen LLDIKTI VII

Senin, 13 Jul 2026
Sambut 120 Siswa Baru, SDIT Insan Permata Malang Gelar MPLS Ramah Anak dan Anti Bullying
Advertorial

Sambut 120 Siswa Baru, SDIT Insan Permata Malang Gelar MPLS Ramah Anak dan Anti Bullying

Senin, 13 Jul 2026
Mendikdasmen Abdul Mu’ti Resmi Buka MPLS Nasional 2026 di SMKN 2 Singosari
Pendidikan

Mendikdasmen Abdul Mu’ti Resmi Buka MPLS Nasional 2026 di SMKN 2 Singosari

Senin, 13 Jul 2026
MAN 1 Pasuruan Pertahankan Mahkota Juara, Ini Kisah Haru dan Strategi Cerdik Para Pemenang Line Tracer Competition Vol. 3 ITN Malang
Pendidikan

MAN 1 Pasuruan Pertahankan Mahkota Juara, Ini Kisah Haru dan Strategi Cerdik Para Pemenang Line Tracer Competition Vol. 3 ITN Malang

Senin, 13 Jul 2026
Sengit! 16 Tim Robotik Adu Cepat di ITN Malang Demi Borong Beasiswa DPP 100 Persen
Pendidikan

Sengit! 16 Tim Robotik Adu Cepat di ITN Malang Demi Borong Beasiswa DPP 100 Persen

Senin, 13 Jul 2026
Next Post
Ilustrasi gadai bebas bunga di PT Pegadaian. Foto/dok for TM

Merdeka! Gadai Bebas Bunga, Hanya di Pegadaian

BERITA POPULER

  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.