Rabu, Oktober 14, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Salman Subakat: Seorang Milenial Harus Punya Inovasi dan Solusi

Redaksi by Redaksi
Juli 16, 2021 7:49 pm
in Berita
kepemimpinan - Salman Subakat: Seorang Milenial Harus Punya Inovasi dan Solusi

Wakil Gubernur Jatim, Emil Dardak saat menyampaikan materi webinar

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang – Milenial yang lantang dan memiliki kemampuan kreatif dan inovatif akan menjadi penerus kepemimpinan Jawa Timur. Hal itu diungkapkan Wakil Gubernur Jatim, Emil Dardak dalam Grand Launching Leaders Hub Jawa Timur, Kamis (15/7/2021).

Grand launching dalam bentuk webinar itu bertemakan Membangun kesadaran jiwa kenegarawanan dalam menjawab tantangan regenerasi kepemimpinan di Jawa Timur.

READ ALSO

Dishub Kota Malang Buka Peluang Swasta Bangun Gedung Parkir

Audiensi Pembukaan Blokade Jalan Tembusan Griya Shanta Kota Malang Berlangsung Alot

Dalam kesempatannya, Emil Dardak menyampaikan bahwa generasi milenial harus terus mengasah potensi kepemimpinan untuk menyambut masa depan Jawa Timur.

“Tentu akan menarik sekali ketika nanti melihat bagaimana seorang milenial menjadi leader, bagaimana dia memimpin generasi milenial,” ujarnya.

Salman Subakat, CEO PT. Paragon Technology & Innovation Indonesia, Salman Subakat saat memaparkan materi.

Menurutnya, generasi milenial memiliki potensi besar dalam mengambil alih tongkat kepemimpinan dalam regenerasi kepemimpinan saat ini. Terlebih, saat ini sudah banyak pemimpin muda yang memimpin suatu organisasi besar.

“Kalau dulu katanya regenerasi itu ditunjuk, misal andalah pemimpin selanjutnya. Tetapi saat ini ada konsep baru, yaitu ada leader dan influencer,” ucapnya.

Dimana, influencer ini mayoritas memiliki follower maupun pemerhati yang sangat banyak. Sehingga suaranya lebih mudah tersampaikan kepada masyarakat luas.

Hal inilah yang juga menjadi salah satu potensi yang dapat dijadikan peluang calon pemimpin generasi milenial untuk mengasah jiwa kepemimpinannya.

“Kalau dulu, yang banyak didengar itu tokoh agama, kyai, ulama, tokoh masyarakat, tokoh adat. Kalau sekarang ada tokoh digital atau influenscer lah yang lebih banyak diikuti,” ujarnya.

Bahkan menurutnya, influencer ini juga bisa mengendalikan persepsi maupun perspektif dari suatu materi yang disampaikan melalui media digitalnya.

“Inilah yang kemudian leadership bisa muncul atau diasah dari generasi muda dengan menjadi seorang influencer dulu,” ucapnya.

“Menjadi influencer tidak harus memiliki follower banyak. Tak perlu difollow jutaan atau ratusan ribu orang. Influencer yang bagus itu yang selalu mendapat respek dari pengikutnya, meski pengikutnya hanya ratusan saja,” imbuhnya.

Sehingga saat ini disebut lebih gampang mengasah jiwa kepemimpinan karena sudah terdapat ruang yang mudah diakses oleh siapapun. Yaitu dengan menjadi influencer dalam media sosial.

Emil mengungkapkan, dulu regenerasi kepemimpinan sangat erat dengan senioritas. Namun saat ini sudah mulai bergeser ke meritokrasi dalam pergantian kepemimpinan.

“Artinya, kita dipilih bukan lagi karena senioritas. Tapi dipilih karena ada yang lebih mampu, komitmen dan berdedikasi,” paparnya.

Sementara itu, CEO PT. Paragon Technology & Innovation Indonesia, Salman Subakat yang juga menjadi pembicara dalam webinar tersebut mengatakan, regenerasi kepemimpinan meritokrasi memang mulai terjadi saat ini.

“Untuk itu, seorang milenial harus punya inovasi dan solusi. Jadi untuk menjadi pemimpin negarawan harus memiliki tujuan, mimpi besar dan visi,” tuturnya.

“20 tahun mendatang, apa yang akan kita banggakan. Kita harus memiliki kebanggaan, misalnya produk lokal. Siapa tau tiba tiba ada produk ponsel merk Arjuna Catat yang lebih canggih dari Samsung,” paparnya.

Mimpi mimpi seperti inilah yang harus dibangun dan ditanamkan mulai saat ini kepada generasi milenial. Sehingga Indonesia masa depan sudah menjulang tinggi ribuan gedung maupun industri nasional yang mendunia.

“Untuk itu, saat ini kita harus mulai berkarya. Dimana, yang membuat negara lain kagum kepada suatu negara itu adalah dari karyanya. Kemudian pemimpinnya membuat suasana semakin kondusif untuk berkarya,” ucapnya.

Calon pemimpin juga harus melatih dirinya untuk mudah memuji kepada siapapun. Dengan memuji, maka hal hal positif akan terpancar kepada orang yang dipuji maupun yang memuji.

“Misalnya ketika lewat gang dan ketemu orang kemudian bilang, ‘tante rumahnya bagus banget’. Itu negarawan cilik menurut saya,” ungkapnya.

Selain itu calon pemimpin generasi milenial juga harus mengasah kepedulian kepada sesama. Calon pemimpin harus bisa memberikan solusi kepada siapapun yang sedang kesulitan.

Reporter: M Sholeh
Editor : Sujatmiko

Tags: CEO PT Paragon Technology and InnovationElestianto Emil DardakSalman SubakatWagub Jatim

Related Posts

Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, jelaskan soal parkir di Kota Malang. (M Sholeh)
Berita

Dishub Kota Malang Buka Peluang Swasta Bangun Gedung Parkir

Kamis, 8 Okt 2026
Forum pertemuan warga Perum Griya Shanta di Kantor Dishub Kota Malang dalam pembahasan upaya pembukaan blokade jalan alternatif. (Foto/M Sholeh)
Berita

Audiensi Pembukaan Blokade Jalan Tembusan Griya Shanta Kota Malang Berlangsung Alot

Kamis, 8 Okt 2026
Panas, Sopir Angkot di Malang Desak Bus Trans Jatim II Tak Beroperasi Sebelum PR Koridor I Selesai
Berita

Panas, Sopir Angkot di Malang Desak Bus Trans Jatim II Tak Beroperasi Sebelum PR Koridor I Selesai

Kamis, 1 Okt 2026
Cuma Mau Ingetin, 4 Tahun Lalu, Ada 135 Nyawa Melayang Sia-Sia di Tragedi Kanjuruhan
Berita

Cuma Mau Ingetin, 4 Tahun Lalu, Ada 135 Nyawa Melayang Sia-Sia di Tragedi Kanjuruhan

Kamis, 1 Okt 2026
Komjen Pol Suyudi Bakal Dilantik Menjadi Kapolri, Ketua Badan Siber Ansor Jatim Habib Mahdi Mendukung Penuh!
Berita

Komjen Pol Suyudi Bakal Dilantik Menjadi Kapolri, Ketua Badan Siber Ansor Jatim Habib Mahdi Mendukung Penuh!

Kamis, 1 Okt 2026
Anggota DPRD Kota Malang Usul Ada Ruang Kreatif di Setiap Sudut Fasilitas Publik
Berita

Anggota DPRD Kota Malang Usul Ada Ruang Kreatif di Setiap Sudut Fasilitas Publik

Kamis, 27 Agu 2026
Next Post
Covid-19 - Kabupaten Malang Zona Merah Penyebaran COVID-19

Kabupaten Malang Zona Merah Penyebaran COVID-19

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.