Sabtu, Agustus 29, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Refleksi Dua Tahun Tragedi Kanjuruhan, Noda Hitam dalam Sejarah Sepak Bola Indonesia

Redaksi by Redaksi
Oktober 1, 2024 3:51 pm
in News
Dua tahun Tragedi Kanjuruhan, noda hitam dalam sejarah sepak bola Indonesia. /Foto: Tugumalang.id/Bagus Rachmad Saputra

Dua tahun Tragedi Kanjuruhan, noda hitam dalam sejarah sepak bola Indonesia. /Foto: Tugumalang.id/Bagus Rachmad Saputra

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Tepat hari ini 1 Oktober 2024, merupakan tahun kedua sejarah paling kelam sepak bola Indonesia yakni insiden Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022 lalu usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang.

Laga yang berakhir dengan skor 2-3 untuk kemenangan Persebaya itu berakhir dengan duka setelah 135 korban meregang nyawa pasca laga bertajuk Derby Jatim itu.

READ ALSO

MHERA LAW Perluas Layanan Pendampingan Hukum di Malang Raya

Unisma dan Wali Kota Malang Lepas 60 Biker NU ke Muktamar di Jombang

Chaos antara oknum suporter dan aparat keamanan berujung pada penembakan gas air mata yang membuat suporter panik meninggalkan tribun stadion dan akhirnya saling berdesak-desakan hingga menyebabkan banyaknya korban jiwa.

Baca Juga: Keluarga Korban Usul Ada Tangan Memegang Syal Arema di Monumen Tragedi Kanjuruhan

Tragedi Kanjuruhan menjadi noda hitam sejarah sepak bola Indonesia sebagai tragedi sepak bola paling mematikan di Indonesia. Serta nomor dua tragedi paling memilukan dalam sejarah sepak bola dunia setelah peristiwa di Peru yang terjadi pada tahun 1964 yang merenggut 328 korban jiwa.

Peristiwa terjadinya Tragedi Kanjuruhan bermula dari beberapa oknum suporter Arema FC, Aremania yang turun ke lapangan untuk meluapkan kekecewaan kepada para pemain Arema FC. Pasalnya sebelum laga 1 Oktober 2022, Persebaya tak pernah bisa meraih kemenangan di Malang selama 23 tahun.

Baca Juga: Keluarga Korban Usul Ada Tangan Memegang Syal Arema di Monumen Tragedi Kanjuruhan

Kekalahan 2-3 dalam laga pekan ke-11 BRI Liga 1 musim 2022/2023 itu membuat suporter Arema FC kecewa klub kesayangan mereka gagal mempertahankan hegemoni atas tim rival di kandang sendiri.

Seperti diketahui laga Arema FC vs Persebaya selalu berlangsung dengan tensi tinggi baik di dalam maupun di luar lapangan. Kedua tim memiliki sejarah rivalitas yang cukup panjang sebagai dua tim terbaik di Jawa Timur yang banyak menuai prestasi di kancah sepak bola nasional.

Saat Tragedi Kanjuruhan terjadi, Stadion Kanjuruhan disebut mengalami overload penonton karena laga Arema FC vs Persebaya memang menyedot perhatian publik khususnya suporter kedua tim. Saat itu jumlah personel keamanan yang disiapkan meningkat drastis dari 1.073 personel menjadi 2.034 personel.

Tetapi situasi yang tak terkendali selepas laga Arema FC vs Persebaya membuat aparat keamanan menembakkan gas air mata untuk mengurai suporter. Total ada 11 tembakan gas air mata yang ditembakkan ke lapangan dan tribun penonton Stadion Kanjuruhan di sisi utara dan selatan.

Tembakan gas air mata itulah yang memicu kepanikan massal dan membuat suporter saling berebut dan berdesak-desakan untuk keluar dari stadion. Akan tetapi saat situasi panik beberapa pintu stadion justru dalam kondisi terkunci.

Kondisi pintu tribun Stadion Kanjuruhan yang terdapat besi setinggi 5 meter juga memperparah situasi. Pintu 13 menjadi tempat yang paling memilukan karena menelan korban jiwa paling banyak dimana para korban terhimpit saat berupaya meninggalkan area tribun penonton.

Pasca Tragedi Kanjuruhan, Pemerintah Republik Indonesia membentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) yang diketuai oleh Mahfud MD yang saat itu menjabat sebagai Menko Polhukam RI.

Sayangnya, meski TGIPF Kanjuruhan menemukan fakta penyelenggaraan pertandingan yang cacat prosedur hingga memberikan banyak rekomendasi usai terjadinya insiden memilukan tersebut.

Proses peradilan justru banyak terjadi kejanggalan mulai dari hilangnya rekaman CCTV di area stadion hingga proses hukum kepada pihak-pihak yang bertanggung jawab atas terjadinya Tragedi Kanjuruhan yang dirasa tidak memberi keadilan kepada korban.

Tragedi Kanjuruhan adalah momen terburuk dan terpahit dalam perjalanan sepak bola Indonesia. Karena bagaimanapun sepak bola merupakan sebuah hiburan dan nyawa jauh lebih berharga dari angka yang tertulis di papan skor pertandingan.

Selain itu, Tragedi Kanjuruhan juga menjadi pembelajaran bagi semua pihak untuk memastikan setiap penonton mendapatkan rasa aman dan nyaman saat menyaksikan langsung pertandingan sepak bola di stadion.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Bagus Rachmad Saputra

Editor: Herlianto. A

Tags: Arema FCDua Tahun Tragedi KanjuruhanmalangPersebaya SurabayaStadion Kanjuruhantragedi kanjuruhan

Related Posts

MHERA LAW Perluas Layanan Pendampingan Hukum di Malang Raya
News

MHERA LAW Perluas Layanan Pendampingan Hukum di Malang Raya

Jumat, 28 Agu 2026
Unisma dan Wali Kota Malang Lepas 60 Biker NU ke Muktamar di Jombang
News

Unisma dan Wali Kota Malang Lepas 60 Biker NU ke Muktamar di Jombang

Jumat, 28 Agu 2026
Topan Srimulat Meninggal Dunia, Sempat Keluhkan Sakit Perut
News

Pelawak Topan Srimulat Meninggal Dunia, Sempat Keluhkan Sakit Perut

Jumat, 28 Agu 2026
Savic Ali Dorong Pemimpin NU Visioner dan Responsif terhadap Perubahan
News

Savic Ali Dorong Pemimpin NU Visioner dan Responsif terhadap Perubahan

Jumat, 28 Agu 2026
Muktamar NU Mulai Bahas Tata Tertib Pemilihan Ketum PBNU
News

Muktamar NU Mulai Bahas Tata Tertib Pemilihan Ketum PBNU

Jumat, 28 Agu 2026
Fakta Menarik Muktamar NU ke-35 di Jombang, Kembali ke Tanah Kelahiran
News

Fakta Menarik Muktamar NU ke-35 di Jombang, Kembali ke Tanah Kelahiran

Jumat, 28 Agu 2026
Next Post
Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, saat menerima bendera pataka Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2024 di Kota Batu. Foto: Diskominfo Kota Batu

Kirab Pataka Jer Basuki Mawa Beya Warnai Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2024 di Kota Batu

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.