Rakerda PKS Kota Malang, 11 Jadi Angka Strategi Menuju 2024

  • Whatsapp
Ketua DED. Foto: dok
Tugumalang.id – Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) serentak se-Jawa Timur mengusung tema Terus Melayani dan Membela Rakyat. Rakerda ini berlangsung di Hotel Santika, pada Minggu (11/4/2021), dari pukul 8.00-17.00 WIB.
Rakerda ini menghadirkan jajaran DPTD dari DED, MPD, dan DPD serta DPC PKS Kota Malang.
Dalam penyampaian oleh struktur DPTD, Ketua DED, Hendar Weje, memaparkan program-program dari 5 komisi yang ada.
Pertama, bagaimana kader ditingkatkan kualitas keagamaanya sehingga mampu berkontribusi dengan baik kepada masyarakat dalam mengayomi.
Ketua DSW PKS Jatim. Foto: dok
Kedua, bahwa DED sebagai Dewan Etik Daerah turunan dari Dewan Syariah, memiliki makna yang berbeda karena keanggotaan partai dan anggota legislatif tidak hanya beragama Islam, maka tindak lanjut adalah dibentuk dalam komisi disiplin syari, di dalamnya ada syariat, organisasi, dan etik dari anggota partai.
“Ini sesuai dengan AD/ART partai fungsi dari DED adalah menyelenggarakan pendidikan dan kode etik kepada seluruh anggota partai,” ungkapnya, dalam membuka penyampaian program strategis.
Selain itu, secara eksternal adalah menyentuh masyarakat dengan literasi, yakni kemampuan dan potensi yang dimiliki kader tidak hanya meningkatkan kualitas SDM anggota, tetapi juga dari keterampilan itu mampu menggaet masyarakat.
Kemudian, Ketua MPD, M Syaiful Ali Fatah, juga memaparkan kerja MPD sesuai dengan amanat, yaitu menyelenggarakan supervisi penyelenggaraan peraturan partai berjalan sesuai dengan AD/ART.
M Syaiful menyampaikan, arah kebijakan MPD merupakan turunan dari hasil Rakernas, Rakerwil, dan disesuaikan dengan Rakerda. “Bagaimana meningkatkan suara partai dari 15 persen menjadi 20 persen. Bukan hanya mengatur terselenggaranya Musda, tetapi juga ikut mendorong kerja DPD dengan DPC dan DPRa sebagai basis utama kegiatan partai,” ucapnya.
Dia juga menambahkan peran penting dan keterlibatan anggota atau kader partai adalah aktif dalam dinamika politik di tingkat kelurahan khususnya RW.
Terakhir, dari rangkaian kegiatan Rakerda adalah DPD PKS Kota Malang yang dipimpinan oleh Ernanto Djoko Purnomo dan didampingi Sekretaris, Trio Agus Purwono.
Ernanto menegaskan lagi bahwa visi dari partai sebagai partai Islam rahmatan lil alamin terdepan dalam melayani rakyat dan NKRI, ada beberapa poin penting.
Pertama, bertambah kualitas dan kuantitas. Kualitas kader meningkat, dan bertambahnya keanggotaan. “Ketua DPD menyematkan 11 sebagai angka mimpi partai dalam mendulang suara, 11 pertama adalah anggota merekrut anggota/anggota pendukung baru , dan 11 kedua adalah naiknya kursi partai di DPRD Kota Malang.
“Kita memantapkan angka 11 sebagai target dari mimpi dan harapan PKS Kota Malang dalam meraih suara di kursi Dewan Legislatif.” ucap Ernanto.
Dia menegaskan, target 11 kursi harus tertancap dalam diri setiap kader, dan setiap tahun harus bertambah anggota baru.
Ernanto juga mengatakan, bahwa di hotel Santika yang bermakna kokoh, maka kader juga harus mengokohkan tekad-tekad untuk mencapai target.
Dalam penutupan penyampaiannya oleh Ketua DPD, Ernanto mengingatkan slogan PKS Kota Malang yakni ASYIK yang artinya Anggota tanggap, Suara tanggap, Yuk kita bersama melayani rakyat, Idealkan manajemen partai, dan Kepala daerah menangkan.
Pentupan Rakerda dihadiri oleh Ketua DSW PKS Jatim, KH Dr M Ajir Abdi Moenip Lc MA. Kehadirannya memberikan arahan dan menutup rangkaian Rakerda PKS Kota Malang yang berlasung selama satu hari penuh di Hotel Santika.
PKS memiliki transformasi, KH Ajir menjelaskan yang pertama adalah transformasi makrifatullah berupa transformasi diri antara hubungan manusia dengan Allah. Kedua, transformasi masyarakat, kader sebagai pelopor perubahan (pionir). “Ketiga, transformasi bangsa kepada para pemimpin-pimpinan perubahan harus membawa perubahan kepada bangsa dengan mencontoh kepada para Nabi, terutama Nabi Muhammad,” jelasnya.
Sebelum menutup, Ketua MPD mengingatkan kembali bahwa target PKS Jatim adalah 11. 14. 200. 11 kursi dari Jatim untuk pusat, 14 kursi provinsi, dan 200 kursi untuk seluruh daerah.
“Kader adalah memberi manfaat bukan menjadi duri bagi masyarakat,” pungkasnya menutup Rakerda PKS Kota Malang.(ads)
Baca Juga  Tolak KLB, Demokrat Malang Satu Suara Dukung AHY

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *