Tugumalang.id – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mulai memanaskan mesin politiknya untuk menyongsong Pemilu 2029. Konsolidasi ini diawali dengan pembekalan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) yang digelar DPW PPP Jatim untuk seluruh anggota fraksi DPRD kabupaten/kota se-Jawa Timur di Kota Batu, Jumat (31/7/2026).
Bimtek ini ditujukan sebagai konsolidasi tokoh-tokoh penting PPP di Jatim dalam menyiapkan langkah strategis memenangkan kontestasi Pemilu 2029. Salah satunya lewat menjalankan fungsi legislatif baik dalam aspek kontrol dan pembuatan kebijakan.
Baca Juga: Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim
Kegiatan Bimtek se-Jawa Timur ini diikuti jajaran anggota DPRD kabupaten/kota PPP se-Jatim (dari total 103 anggota dewan PPP di Jatim. Turut hadir mendampingi Ketua DPW PPP Jatim, Arif Winarko beserta jajaran.
Ketum DPP PPP Muhamad Mardiono memberikan instruksi pada para legislator PPP harus tanggap terhadap dinamika global dan ancaman krisis domestik. Ia menekankan agar setiap regulasi dan alokasi APBD benar-benar berpihak pada rakyat.

”Jadi, arah fungsi kontrol ini harus sejalan dengan kebutuhan rakyat. Ini yang saya harus kita pastikan, harus ada keberpihakan pada rakyat terhadap risiko-risiko yang akan dihadapi,” tegas Mardiono.
Disinggung soal sikap partai di tengah tekanan sosial-politik hari ini, seperti kritik program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga efisiensi anggaran di era Presiden Prabowo Subianto, ia menegaskan PPP mendukung penuh langkah tersebut.
Baca Juga: Disparta Kota Batu Majukan Ekonomi Kreatif Lewat Event Film Bertaraf Internasional
Menurut dia, itu memang merupakan proses sebuah transformasi besar. Ia mencontohkan Tiongkok yang semula carut-marut hingga akhirnya berhasil bangkit menjadi poros kekuatan dunia. Menurut dia, pro kontra yang terjadi adalah hal wajar dalam sebuah negara demokrasi.
”Saya kira di tengah pro kontra sebesar apapun, yang namanya pemimpin harus tetap melangkah tegas mengambil keputusan,” kata dia.
Lebih lanjut, Mardiono menegaskan optimisme partai menyongsong Pemilu 2029. Menurut dia, sebenarnya absennya PPP di Parlemen Senayan hari ini lebih bersifat “kecelakaan politik”. Ia meyakini potensi suara PPP di akar rumput masih sangat kuat.
”Saya kira semua kader PPP harus percaya diri. Kita, PPP ini adalah partai senior yang berpengalaman mengikuti 11 kali pemilu. Saya sudah keliling sampai di grassroot di Indonesia, suara kita tetap utuh,” ujar pria yang juga menjabat Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan tersebut.
Sebab itu, sebelum 2029, pihaknya sudah bersiap melakukan restrukturisasi organisasi: Setelah menggelar Muktamar dan Muswil, konsolidasi kini sudah menyasar tingkat kecamatan hingga ranting di tingkat desa/kelurahan.
”Kami semua menargetkan semua kader, di nasional kita punya 980 anggota dewan, di Jatim kita punya 103 dewan. Kita semua harus bisa merebut kembali capaian kita seperti di Pemilu 2014 yakni 39 kursi di DPR RI. Tentu saja, mimpi harus besar,” tegasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Editor: Herlianto. A


























