Minggu, Juli 19, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Puluhan Teman Tuli di Malang Ikuti Workshop Pencegahan Kekerasan Seksual

Redaksi by Redaksi
September 21, 2024 6:28 pm
in News
Teman Tuli di Malang ikuti workshop FeminisThemis Academy 2024. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Teman Tuli di Malang ikuti workshop FeminisThemis Academy 2024. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Orang Tuli tak menjadi pengecualian dalam daftar korban kekerasan seksual di Indonesia. Untuk mencegah terjadinya kekerasan seksual pada Teman Tuli, FeminisThemis menggelar workshop FeminisThemis Academy 2024 dengan materi tentang hak kesehatan seksual dan reproduksi.

Workshop ini juga digelar dalam rangka memperingati Hari Bahasa Isyarat Internasional yang jatuh setiap tanggal 23 September. Workshop yang didukung oleh Komisi Nasional Disabilitas Republik Indonesia dan Unilever Indonesia ini digelar di Malang Creative Center (MCC) mulai Jumat (20/9/2024) hingga Minggu (22/9/2024).

READ ALSO

Pastikan Profesionalisme, Sekjen Imipas Kunjungi Kantin hingga Pembinaan Batik di Lapas Malang

Dari Malang, Prabowo Klaim Indonesia Sudah Capai Swasembada Pangan

Baca Juga: Dukung Abah Gunawan-Dokter Umar, Komunitas Penyandang Disabilitas Ingin Kabupaten Malang yang Lebih Inklusif

Sekitar 30 orang teman Tuli dari berbagai komunitas di Malang mengikuti workshop dengan pemateri dari FeminisThemis. Selain di Malang, program ini juga telah dilaksanakan di Kota Yogyakarta dan Bandung. Total sekitar 150 teman Tuli menerima materi dari workshop ini, baik secara online maupun offline.

Peserta workshop menyerukan yel-yel sebelum mengikuti materi. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
Peserta workshop menyerukan yel-yel sebelum mengikuti materi. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Pada Sabtu (21/9/2024), tampak para peserta berkumpul di lantai 4 MCC dan membentuk tiga kelompok. Masing-masing kelompok menerima materi yang berbeda.

Kelompok pertama menerima materi tentang pubertas, kelompok kedua belajar tentang organ reproduksi laki-laki, sementara kelompok ketiga belajar tentang organ reproduksi perempuan.

Baca Juga: Berharap Ada Kepedulian, Komunitas Budayawan dan Petani Deklarasi Dukung Abah Gunawan dan Dokter Umar

Co-founder dan Direktur Eksekutif FeminisThemis, Nissi Taruli Felicia mengatakan ada beberapa tantangan yang ia temukan dalam pelaksanaan workshop di berbagai kota ini. Ia melihat selama ini hak bahasa isyarat bagi teman Tuli masih belum terpenuhi.

Co-founder FeminisThemis, Nissi Taruli Felicia. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
Co-founder FeminisThemis, Nissi Taruli Felicia. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

“Bahkan di kebanyakan sekolah luar biasa, anak Tuli masih diajarkan untuk membaca bibir dan didorong untuk belajar layaknya orang dengar. Akhirnya mereka tidak menguasai bahasa isyarat yang seharusnya menjadi hak mereka untuk dapat berkomunikasi,” papar Nissi.

Ia juga melihat adanya keterbatasan pengetahuan dan akses informasi mengenai hak tubuh, hak kesehatan seksual, dan reproduksi bagi teman Tuli.

Hal ini disebabkan mayoritas masyarakat belum memahami dunia Tuli dan bahasa isyarat sehingga tidak bisa memberikan informasi yang sesuai dengan kebutuhan orang Tuli.

”Selain itu, materi edukasi hak kesehatan seksual dan reproduksi, bahkan di sekolah dengar sekalipun, masih terbilang minim. Topik penting seperti kebersihan organ reproduksi, hak tubuh, pencegahan dan dampak aktivitas seksual, masih dianggap tabu,” kata Nissi.

Di samping itu, kecenderungan victim blaming atau menyalahkan penyintas atas kekerasan seksual yang mereka alami masih marak di masyarakat. Hal ini pun juga terjadi di antara individu Tuli.

Hal ini yang kemudian mendorong FeminisThemis untuk menggelar workshop bagi teman Tuli. “Kedepannya, ‘FeminisThemis Academy’ akan merangkul lebih banyak peserta hingga ke level akar rumput untuk mengedukasi lebih banyak orang mengenai kesehatan seksual dan reproduksi,” tutup Nissi.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: Aisyah Nawangsari Putri

Editor: Herlianto. A

Tags: FeminisThemis Academy 2024Kekerasan Seksualkota malangTeman Tuli

Related Posts

F5785b1f 3c1f 4c98 A75b 4d1910b070cf
News

Pastikan Profesionalisme, Sekjen Imipas Kunjungi Kantin hingga Pembinaan Batik di Lapas Malang

Sabtu, 18 Jul 2026
Dari Malang, Prabowo Klaim Indonesia Sudah Capai Swasembada Pangan
News

Dari Malang, Prabowo Klaim Indonesia Sudah Capai Swasembada Pangan

Jumat, 17 Jul 2026
Wamentan, STAPA Center, dan HKTI Salurkan Alat Pertanian untuk 50 Gapoktan di Malang Raya
News

Wamentan, STAPA Center, dan HKTI Salurkan Alat Pertanian untuk 50 Gapoktan di Malang Raya

Jumat, 17 Jul 2026
Kota Batu Hadirkan Sidang Terpadu Perwalian Anak
News

Kota Batu Hadirkan Sidang Terpadu Perwalian Anak

Jumat, 17 Jul 2026
Sudah Dibangun, Pemkot Malang Akan Buka Jalan Baru Tembusan Griya Shanta-Simpang Candi Panggung
News

Sudah Dibangun, Pemkot Malang Akan Buka Jalan Baru Tembusan Griya Shanta-Simpang Candi Panggung

Jumat, 17 Jul 2026
7 Layanan Kependudukan Sudah Bisa Diakses Secara Online, Warga Tak Perlu ke Disdukcapil
News

7 Layanan Kependudukan Sudah Bisa Diakses Secara Online, Warga Tak Perlu ke Disdukcapil

Jumat, 17 Jul 2026
Next Post
Wakil Ketua Umum Pengurus Taekwondo Indonesia Provinsi Jawa Timur, Hendra Prastiyawan membuka Kejurprov Jatim 2024 di Kota Malang. (Foto/M Sholeh)

3 Ribu Atlet Pelajar dan Mahasiswa Ikuti Kejurprov Taekwondo Jatim 2024

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.