MALANG, Tugumalang.id – Penawar Special Learning Centre (PSLC) kembali mengedukasi masyarakat melalui kampanye awareness yang kuat tentang autisme dan mitos autisme yang selama ini sering menyesatkan.
Sebagai pusat pembelajaran khusus di Malang yang fokus pada anak-anak berkebutuhan khusus, PSLC melihat banyak orang tua dan komunitas masih terjebak dalam pemahaman keliru bahwa autisme adalah penyakit yang harus disembuhkan.
Baca Juga: PSLC Ungkap Perbedaan Krusial Speech Delay dan Gangguan Bahasa yang Perlu Dipahami Orang Tua
Padahal, autisme atau gangguan spektrum autisme (ASD) adalah kondisi neurodiversitas bawaan yang mempengaruhi cara seseorang memproses informasi, berinteraksi sosial, dan merespons lingkungan.
Mitos autisme seperti ini tidak hanya menimbulkan stigma, tapi juga menghambat akses terhadap intervensi dini yang tepat. Di PSLC, percaya bahwa pendidikan inklusif dan terapi berbasis bukti adalah kunci untuk membuka potensi anak-anak autis.
Baca Juga: Lentera Ramadan PSLC: Anak Berkebutuhan Khusus, Amanah Ilahi yang Layak Dipeluk Kasih Sayang Penuh
Melalui informasi ini, PSLC mengajak masyarakat memahami fakta ilmiah di balik autisme, membongkar mitos autisme, dan memberikan harapan bagi keluarga.
Fakta Autisme Bukan Sebuah Penyakit
Dalam unggahan di akun Instagram @pslc.indonesia, PSLC menjabarkan bahwa autisme bukanlah sebuah penyakit, melainkan kondisi perkembangan neurologis anak, sejak mereka lahir.
“Autisme adalah kondisi perkembangan neurologis sejak lahir. Bukan untuk disembuhkan, tapi untuk dipahami dan didampingi dengan tepat,” tulis unggahan tersebut.
“Semakin kita paham, semakin kita bisa menciptakan lingkungan yang ramah dan suportif bagi anak-anak hebat ini,” imbuhnya.
PSLC mengajak masyarakat untuk berhenti mempercayai mitos bahwa autisme adalah penyakit, serta memberi pemahaman yang benar agar masyarakat dapat memberikan terapi yang tepat kepada buah hati mereka.
Berikut ini beberapa fakta tentang autisme bukanlah penyakit yang dijabarkan oleh PSLC:
· Autisme bukan penyakit.
· Anak autisme tidak selalu menghindari kontak mata.
· Mereka bisa berbicara, namun mungkin memiliki tantangan dalam komunikasi sosial.
· Gerakan berulang bukan perilaku aneh, tapi cara mereka menenangkan diri.
· Suara yang biasa bagi kita, bisa terasa sangat keras bagi anak autisme.
Informasi Lebih Lanjut Seputar PSLC Indonesia
Bagi masyarakat yang tertarik dan ingin mengetahui informasi lebih lanjut seputar PSLC Indonesia dan layanan terapi maupun edukasi seputar autisme, dapat mengakses:
· Website: www.pslcindonesia.com
· Email: pslcindonesia@gmail.com
· Narahubung: 0812-3069-7798
· Instagram: @pslc.indonesia
· TikTok: @pslc.indonesia
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
Editor: Herlianto. A





























