Malang, Tugumalang.id – Menjadi seorang ibu merupakan momen berharga yang penuh makna bagi setiap perempuan. Namun, di balik kebahagiaan itu, terdapat berbagai tantangan yang harus dihadapi, terutama bagi ibu baru (primipara) yang sedang beradaptasi dengan perubahan fisik, emosional, dan sosial setelah melahirkan.
Perubahan biologis pasca melahirkan, tuntutan dalam merawat bayi, serta proses menyusui sering kali menjadi sumber stres dan tekanan psikologis bagi ibu. Jika tidak dikelola dengan baik, hal ini dapat berdampak pada kesehatan mental ibu dan kesejahteraan bayi.
Meski banyak yang beranggapan bahwa naluri keibuan akan muncul secara alami, kenyataannya, menjadi ibu yang bahagia membutuhkan persiapan yang matang — baik secara fisik, mental, maupun emosional. Dengan bekal pengetahuan dan dukungan yang tepat, ibu dapat menjalani peran barunya dengan percaya diri dan penuh kebahagiaan.
Edukasi Calon Ibu Lewat Program “Being a Mom”
Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan mental ibu dan anak, Departemen Psikologi Universitas Brawijaya (UB) berkolaborasi dengan Hanania Kidz Clinic menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Being a Mom: Tantangan dan Persiapan Menjadi Ibu Bahagia”, pada Sabtu, 23 Agustus 2025.
Kegiatan ini ditujukan bagi calon ibu maupun ibu yang baru melahirkan, dengan tujuan memberikan edukasi dan dukungan psikologis agar mereka lebih siap dan bahagia dalam menjalani peran baru sebagai orang tua.
Baca juga: Tim Psikologi UB Ajak Orang Tua dan PAUD Bersinergi Siapkan Anak Masuk Sekolah
Tim pelaksana kegiatan terdiri dari dosen Departemen Psikologi UB, yakni Ika Fitria, M.Psi., Psikolog, Ratri Nurwanti, M.Psi., Psikolog, dan Dian Putri Permatasari, S.Psi., M.Si. Acara juga menghadirkan dua narasumber ahli, yaitu Laras Carissa, S.Psi., M.Psi., Psikolog—Founder Althea Psychology sekaligus alumni Psikologi UB—dan dr. Sari Yunita Sukma, Sp.A., M.Ked.Klin., CIMI, dokter spesialis anak sekaligus konselor laktasi.
Bahas Perubahan Emosional dan Fisik Ibu Pascamelahirkan
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Ika Fitria, selaku Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat dan Psikolog Praktik di Hanania Kidz Clinic. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya dukungan psikologis bagi para ibu agar dapat menjalani masa pascapersalinan dengan lebih sehat dan bahagia.
Selanjutnya, Laras Carissa memaparkan materi mengenai perubahan psikologis pasca melahirkan, proses adaptasi ibu terhadap peran barunya, serta potensi risiko jika penyesuaian tersebut tidak berjalan optimal—yang dapat berujung pada depresi pascapersalinan.
Materi kedua disampaikan oleh dr. Sari Yunita Sukma, yang menjelaskan perubahan fisik ibu selama kehamilan dan setelah melahirkan, persiapan dalam proses menyusui, pentingnya pemberian ASI bagi bayi, serta peran aktif ayah dalam mendukung ibu menyusui.
Peserta Antusias dan Harapkan Keberlanjutan Program
Kegiatan ini diikuti oleh 43 peserta, terdiri dari calon orang tua dan pasangan muda. Berdasarkan hasil evaluasi, para peserta memberikan respon positif dan apresiasi tinggi terhadap kegiatan ini. Banyak di antara mereka berharap agar program serupa dapat terus diselenggarakan secara berkala sebagai bentuk dukungan nyata bagi para calon ibu dan keluarga muda.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Sumber: Departemen Psikologi Universitas Brawijaya (UB)
redaktur: jatmiko





























