Selasa, Oktober 6, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Insight

Prestasi Gemilang Izabelle Kiara Kurniawan, Bawa Pulang Gold dan Silver Trophy di Ajang Internasional

Redaksi by Redaksi
September 8, 2025 3:30 pm
in Insight
Izabelle Kiara Kurniawan menunjukkan dua penghargaan Gold dan Silver Trophy yang diraihnya dalam ajang Asia Pacific Internasional Art Festival 2025./Foto: Dok. Pribadi for Tugumalang.id.

Izabelle Kiara Kurniawan menunjukkan dua penghargaan Gold dan Silver Trophy yang diraihnya dalam ajang Asia Pacific Internasional Art Festival 2025./Foto: Dok. Pribadi for Tugumalang.id.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Prestasi gemilang diukir Izabelle Kiara Kurniawan setelah meraih penghargaan di ajang internasional. Siswi SMAK ST. Albertus (Dempo) Malang berhasil mencapai prestasi terbaik di ajang Asia Pacific International Art Festival 2025 yang diselenggarakan di Shanghai, China pada 29 Agustus – 1 September 2025.

Kiara, begitu ia kerap disapa meraih dua medali emas dan perak di ajang tersebut. Untuk Gold Trophy diperoleh dari kelompok usia 15-16 tahun. Sedangkan untuk Silver Trophy untuk kategori usia 13-18 tahun.

READ ALSO

Dari Gerobak Kayu ke Tanah Suci, Kisah Perjuangan Umrah Lansia Asal Batu Bareng Chatour Travel

Setiap Pagi Narik, Siang Jemput Anak: Kisah Ika, Driver Ojol Perempuan di Malang

Baca Juga: Kronologi Pendakian Gunung Cartenz yang Menewaskan Dua Pendaki Alumni SMA Dempo Malang

Meraih penghargaan internasional rupanya menjadi hal yang terduga bagi Kiara. Kepada Tugumalang.id, ia bercerita bahwa harus bersaing dengan peserta yang berkompeten dan memiliki waktu latihan yang lebih lama.

Tetapi berkat kerja keras, semangat juang dan juga kemampuan vokal yang dimilikinya, Kiara sukses membawa pulang dua penghargaan prestisius tersebut. Apalagi dia melewatinya dengan kondisi yang tidak mudah, karena sempat harus rest vocal dan pemulihan cedera kaki.

“Pastinya kaget, tidak menyangka karena sesaat sebelum berkompetisi ada beberapa peserta yang sedang latihan dan beberapa sudah tampil. Di momen itu saya tahu bahwa peserta-peserta lain sangat kompeten dan rata-rata mereka latihan sudah cukup lama, 6-12 bulan,” ungkap Kiara.

“Sedangkan saya dengan keterbatasan waktu dan sempat harus rest vocal dan mengalami cedera kaki juga. Hanya punya waktu 2-3 minggu saja, dari jangka waktu persiapan saja sudah mepet. Jadi ya raihan Gold dan Silver Medal ini bagi saya sangat surprised (mengejutkan),” imbuhnya.

Motivasi Pembuktian bahwa Prestasi Internasional Bisa Diraih dari Non Akademis

Motivasi Kiara mengikuti ajang olah vokal internasional tersebut adalah ia ingin membuktikan bahwa prestasi internasional bisa diraih dari bidang non akademis, bukan bidang akademis saja.

Baca Juga: 7 SMA Swasta Favorit Kota Malang dengan Kualitas Pendidikan Terbaik

Dia juga ingin membuktikan bahwa siswa SMAK Dempo Malang bisa bersaing di tingkat internasional, dan mengharumkan nama sekolah serta Kota Malang di kancah internasional.

Cerita Izabelle Kiara Kurniawan (nomor empat dari kiri), siswi SMAK Dempo Malang yang meraih Gold dan Silver Trophy di ajang olah vokal internasional. /Foto: Dok.Pribadi for Tugumalang.id.
Cerita Izabelle Kiara Kurniawan (nomor empat dari kiri), siswi SMAK Dempo Malang yang meraih Gold dan Silver Trophy di ajang olah vokal internasional. /Foto: Dok.Pribadi for Tugumalang.id.

“Motivasi saya mengikuti lomba itu, saya ingin membuktikan bahwa prestasi internasional bisa dicapai tidak hanya akademis saja. Non akademis pun bisa membawa nama baik sekolah, gereja, dan negara di kancah internasional,” ujarnya.

“Motivasi utama sebetulnya adalah ingin membawa nama baik sekolah, gereja, dan Kota Malang tercinta ini,” tegas Kiara.

Kiara juga mengakui selama persiapan mengikuti lomba tersebut, dirinya mendapat dukungan penuh dari sekolah, khususnya guru dan juga teman-temannya. Menurut dara kelahiran 22 Agustus 2009 itu, dukungan yang diberikan sekolah kepadanya sangat berarti selama masa persiapan hingga mengikuti kejuaraan Asia Pasific International Competition.

“Dalam proses, sekolah dan teman-teman sekelas saya sangat berperan sekali. Oleh bapak ibu guru saya diberi dispensasi tidak mengikuti beberapa mapel (mata pelajaran), karena ada beberapa kali jadwal latihan bertabrakan dengan jam sekolah,” kenangnya.

“Dukungan bapak ibu guru sangat berarti sekali dalam kesiapan saya. Sedangkan teman-teman juga banyak membantu dengan menginfokan tugas di mapel yang saya tidak dapat hadir,” tutur Kiara.

Peran Penting Orang Terdekat dan Sederet Prestasi Membanggakan

Di sisi lain, Kiara juga mengungkapkan peran penting peran guru vokalnya jelang mengikuti event tersebut. Ia menyebut guru vokalnya, Devina selalu memberi dukungan dan kepercayaan penuh kepadanya untuk memberikan penampilan terbaik di ajang olah vokal internasional itu.

Salah satu aspek penting adalah motivasi yang diberikan guru vokalnya pada aspek mental. Sehingga Kiara lebih percaya diri bersaing dengan peserta dari berbagai negara. Selain itu, juga orang-orang terdekat yang juga memberi dukungan penuh kepadanya.

“Saya berterima kasih kepada team yang selalu support saya saat perform. Mereka selalu mendoakan dan memberi semangat yang luar biasa. Juga kepada Bapak Uskup yang berpengaruh besar kepada keputusan saya untuk berangkat di lomba ini,” ucap Kiara.

Bagi Kiara, selain kesiapan, doa dan dukungan dari orang-orang di sekitarnya menjadi hal terpenting dalam mengikuti sebuah kejuaraan. Menurutnya dukungan dan doa memberi ketenangan batin sehingga bisa menampilkan yang terbaik di atas panggung.

“Sebaik apapun dan sesiap apapun seseorang, penentunya adalah hati yang tenang ketika sudah ada di panggung,” bebernya.

Kiara memang memiliki rekam jejak prestasi yang membanggakan, di antaranya 3 Silver Medals World Championship of Performing Arts 2019, Kakang Mbakyu Cilik Favorit Kota Malang tahun 2019, Launching Novel di Korea Selatan, Yonsei University pada tahun 2023.

Kemudian yang terbaru Gold and Silver Trophy Asia Pacific International Art Festival 2025. Serta sederet prestasi lainnya di bidang akademis maupun non akademis.

Saat ini, Kiara mengaku belum ada rencana untuk mengikuti event lagi dalam waktu dekat ini. Ia lebih memilih fokus mengejar ketertinggalan pelajaran di sekolah yang sempat tertunda karena persiapan lomba.

“Belum ada rencana lagi (ikut event perlombaan), karena sudah ada beberapa event menyanyi yang harus dipersiapkan. Event-event ini sudah dealing sebelum ikut lomba, jadi secara profesional ya harus dipenuhi dan memberikan yang terbaik,” paparnya.

“Juga mau fokus mengejar ketinggalan pelajaran yang kemarin sempat terbengkalai karena persiapan lomba,” tandas Kiara.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Bagus Rachmad Saputra

Editor: Herlianto. A

Tags: Asia Pacific International Art Festival 2025Cerita Kiara KurniawanIzabelle Kiara KurniawanPrestasi InternasionalSiswi SMAK Dempo Malang

Related Posts

Dari Gerobak Kayu ke Tanah Suci, Kisah Perjuangan Umrah Lansia Asal Batu Bareng Chatour Travel
Insight

Dari Gerobak Kayu ke Tanah Suci, Kisah Perjuangan Umrah Lansia Asal Batu Bareng Chatour Travel

Kamis, 1 Okt 2026
Setiap Pagi Narik, Siang Jemput Anak: Kisah Ika, Driver Ojol Perempuan di Malang
Insight

Setiap Pagi Narik, Siang Jemput Anak: Kisah Ika, Driver Ojol Perempuan di Malang

Rabu, 30 Sep 2026
Buku 50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny Bagian 3: Arungi Biduk Rumah Tangga Menuju Pulau Bahagia
Insight

Buku 50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny Bagian 3: Arungi Biduk Rumah Tangga Menuju Pulau Bahagia

Senin, 21 Sep 2026
Coach Dr Fahmi Ungkap Pentingnya Mentoring Generasi Muda sebagai Investasi Masa Depan Bangsa
Insight

Coach Dr Fahmi Ungkap Pentingnya Mentoring Generasi Muda sebagai Investasi Masa Depan Bangsa

Jumat, 11 Sep 2026
Siapa Owner Chatour Travel? Mengenal H. Muhibbin Billah
Insight

Siapa Owner Chatour Travel? Mengenal H. Muhibbin Billah

Rabu, 9 Sep 2026
Mengenal Gus Kikin, Salah Satu Calon Ketua Umum PBNU Terkuat!
Insight

Mengenal Gus Kikin, Salah Satu Calon Ketua Umum PBNU Terkuat!

Kamis, 27 Agu 2026
Next Post
Pertunjukan karnaval di Desa Pandanlandung, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Minggu (7/9/2025). Foto/dok

Budaya Madura, Dayak Hingga Papua Meriahkan Karnaval Desa Pandanlandung Kabupaten Malang

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.