Malang, Tugumalang.id-Pondok Pesantren Al-Falah Al-Makky sukses menggelar kegiatan tahunan Tarwihul Qolbi pada Rabu, 5 November 2025. Sebanyak 300 santri putri mengikuti perjalanan spiritual sekaligus rekreasi seharian penuh dengan mengunjungi makam wali di Lamongan dan Surabaya, serta menikmati hiburan di Wisata Bahari Lamongan (WBL).
Pengasuh Pondok Pesantren Al-Falah Al-Makky, Dr. KH. Luqman Hakim, M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi sabda Rasulullah SAW bahwa mukmin yang kuat lebih baik daripada mukmin yang lemah.
“Salah satu upaya untuk mengembalikan semangat para santri adalah dengan refreshing dalam bentuk rekreasi, agar kejenuhan yang selama ini dialami bisa hilang dan semangat belajar kembali meningkat,” terang Kiai Luqman.
Baca juga: Santri Ponpes Al-Falah Al-Makky Rayakan Hari Santri Nasional 2025 dengan Program “THREE EM”
Kiai Luqman menambahkan, filosofi utama Tarwihul Qolbi adalah keseimbangan antara kesehatan dan kebahagiaan jasmani maupun rohani. “Manusia juga harus memenuhi kebutuhan ruhaniyahnya, yaitu dengan berziarah,” pungkasnya.

Perjalanan yang padat namun penuh makna ini dimulai sejak dini hari pada 5 November. Setelah melaksanakan salat Subuh, rombongan berziarah ke maqbaroh (makam) Abah KH. Ubaidillah Umar dan Ibu Nyai Hj. Munifah, pendiri Pondok Pesantren Al-Falah Al-Makky. Sebelum berangkat, para santri juga dibekali makanan dan kue untuk bekal perjalanan.
Tepat pukul 06.00 WIB, sekitar 300 santri berangkat menuju destinasi utama di pesisir utara Jawa Timur. Rombongan tiba di Wisata Bahari Lamongan (WBL) yang berlokasi di Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, pada pukul 09.45 WIB. Di tempat ini, para santri memiliki kesempatan untuk menyegarkan diri dari padatnya jadwal belajar di pesantren.
Usai berekreasi pada pukul 16.00 WIB, perjalanan spiritual dilanjutkan menuju Makam Maulana Ishaq di Kemantren, Paciran, Lamongan. Di lokasi tersebut, para santri melaksanakan khotmil Qur’an dan tahlil bersama.

Puncak ziarah berlangsung di Kota Surabaya. Rombongan tiba di Makam Sunan Ampel pukul 20.50 WIB dan menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan ziarah pada pukul 23.00 WIB. Perjalanan berakhir menjelang dini hari, saat rombongan tiba kembali di Pondok Pesantren Al-Falah Al-Makky pada pukul 01.15 WIB, Kamis (6/11).
Meski fisik terasa lelah, para santri merasakan manfaat spiritual dan psikologis dari kegiatan ini. Ula, salah satu santri Al-Falah Al-Makky, mengungkapkan rasa bahagianya.
Baca juga: Berbagai Cara Unik Pesantren di Malang Rayakan Hari Santri Nasional 2025, Mulai Upacara hingga Pentas Drama
“Senang banget, Alhamdulillah selama perjalanan tidak ada kendala. Bisa refreshing juga. Yang awalnya pusing banyak tanggungan, sekarang Alhamdulillah sudah terasa ringan,” ungkap Ula.
Hal serupa disampaikan Dea yang juga merasakan semangat baru. “Kita seperti di-refresh kembali, senang banget, seru, pokoknya bahagia banget,” tuturnya penuh antusias.
Kegiatan Tarwihul Qolbi ini menjadi bukti komitmen Pondok Pesantren Al-Falah Al-Makky dalam membentuk santri yang kuat secara intelektual, spiritual, dan fisik.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Ita Rosyida (mgang)
redaktur: jatmiko
























