Malang, Tugumalang.id – Yayasan Insan Permata Malang memiliki strategi unik dalam meningkatkan kualitas pendidikannya, salah satunya melalui program parenting yang melibatkan para wali murid. Program ini bertujuan menyelaraskan misi pendidikan melalui kolaborasi antara sekolah dan orang tua.
Antusiasme Peserta di Acara Parenting Akbar

Terbaru, sebanyak 1.200 peserta memadati gelaran Parenting Akbar dengan menghadirkan narasumber praktisi parenting nasional, Ustadz Bendri Jaisyurrahman, di Kampus I Insan Permata Malang pada Sabtu (8/11/2025). Tak hanya wali murid, masyarakat umum juga turut berpartisipasi dalam acara tersebut. Tercatat, sekitar 900 orang tua siswa dan 200 masyarakat umum mengikuti kegiatan tersebut.
Baca juga: Malang Cinta Palestina Yayasan Insan Permata Dihadiri 2500 Peserta
Program Parenting Sebagai Agenda Rutin Yayasan
Manajer Bidang Mutu Yayasan Insan Permata Malang, Khikmatun Nikmah, menjelaskan bahwa program parenting merupakan kegiatan rutin yang digelar setiap bulan di lingkungan Yayasan Insan Permata, baik untuk orang tua siswa jenjang TK, SD, maupun SMP.
“Alhamdulillah, kali ini kami menghadirkan praktisi parenting nasional. Biasanya kegiatan ini bersifat internal untuk wali murid, tetapi kali ini kami buka untuk umum. Ada 1.200 peserta, terdiri dari 900-an wali murid dan masyarakat umum,” jelasnya.
Kolaborasi Sekolah dan Orang Tua dalam Pendidikan

Menurutnya, misi utama program parenting di Insan Permata Malang adalah mewujudkan pendidikan berkualitas melalui kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat.
Program ini juga terinspirasi dari ajaran Ki Hajar Dewantara tentang Tri Pusat Pendidikan — yaitu sekolah, rumah, dan masyarakat — yang berperan dalam membentuk individu seimbang secara intelektual, moral, sosial, dan spiritual.
“Konsep ini sejalan dengan ajaran Islam bahwa pendidikan utama bagi anak dimulai dari orang tua. Karena itu, kami berupaya menyeimbangkan porsi pendidikan anak baik di sekolah maupun di rumah, dengan melibatkan orang tua secara aktif,” tuturnya.
Baca juga: 106 Siswa Lulus, Wisuda SDIT Insan Permata Malang Angkatan XVI Penuh Haru dan Semangat Masa Depan
Dampak Positif Program Parenting
Ia menambahkan, program parenting memberikan dampak besar bagi keberhasilan misi pendidikan. Proses pembelajaran menjadi lebih efektif dan efisien, sekaligus menyatukan visi pendidikan antara sekolah dan orang tua.
“Kami berharap kegiatan Parenting Akbar ini dapat mengedukasi masyarakat dalam menentukan pendidikan terbaik, baik dari sisi agama, tumbuh kembang, maupun akademik,” ujarnya.
Ustadz Bendri Jaisyurrahman: Pola Asuh Dimulai dari Sikap Orang Tua
Sementara itu, Ustadz Bendri Jaisyurrahman, dalam materinya bertajuk “Pendidikan Tepat, Keluarga Sukses Dunia Akhirat”, memaparkan pentingnya pola asuh yang ideal bagi pendidikan anak.
“Parenting adalah soal sikap. Saat anak tidak sesuai harapan, sikap orang tua terhadap anak tidak boleh berubah. Harus tetap bijak,” pesannya.
Baca juga: SMPIT Insan Permata Malang Gelar Wisuda Bertema Renaissance, Siswa Raih Beragam Prestasi Gemilang
Ia menekankan bahwa pola asuh utama adalah mengajarkan akhlak dan kedisiplinan, namun yang terpenting adalah bagaimana orang tua mendidik anak dengan keteladanan.
Menurutnya, anak cenderung meniru kebiasaan orang tuanya. Karena itu, orang tua harus berani mengubah kebiasaan buruk menjadi lebih baik demi perkembangan anak.
“Kita harus memulai dari diri sendiri. Awal anak bermasalah biasanya karena orang tua tidak mau repot, lalu memberikan gawai agar anak diam,” ungkapnya.
“Kalau kita mau repot mengasuh anak sejak kecil, nanti ketika mereka besar kita akan merasakan hasilnya. Tapi kalau sekarang tidak mau repot, justru nanti kita yang akan repot,” tambahnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
redaktur: jatmiko





























