BATU – Polres Batu memberi kemudahan bagi para korban bencana banjir bandang mengurus sejumlah dokumen dan surat-surat penting yang terhanyut atau rusak akibat tergenang air lumpur.
Akibat banjir bandang yang melanda sebagian besar warga Desa Bulukerto Kecamatan Bumiaji tersebut membuat 44 rumah rusak dan 32 rumah terendam lumpur. Selain itu, untuk kendaraan rusak maupun hanyut ada 46 sepeda motor, 11 mobil, 8 lahan, 10 kandang dan 128 hewan ternak.
Tentu, semua harta benda tersebut dilengkapi dengan sejumlah dokumen kepemilikan. Kapolres Batu, AKBP I Nyoman Yogi Hermawan menjelaskan bahwa ihaknya sudah melakukan koordinasi terkait pengurusan ini dengan pihak terkait seperti Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Batu dan lain-lain.
”Jadi kita akan berikan kemudahan bagi warga yang terdampak bencana untuk mengurus baik itu penerbitan SIM, STNK, dan BPKB dan surat berharga lainnya,” kata dia pada awak media, Rabu (10/11/2021).
Saat ini, pihaknya tengah melakukan pendataan bagi warga korban terdampak, termasuk mendata warga yang kehilangan dokumen-dokumen penting. Dalam pendataan itu juga sekaligus sosialisasi terkait kemudahan tersebut.
”Tim akan turun langsung sehingga bisa melakukan pengurusan itu secara terintegrasi di satu lokasi. Persyaratannya jauh lebih mudah, karena kita juga bantu memangkas birokrasi tanpa meninggalkan aspek legalitasnya,” tegasnya.
Lebih lanjut, pihaknya juga ikut membantu proses pembersihan sisa material banjir bandang yang masih terus berlangsung hingga saat ini. Total ada 8 titik desa terdampak akibat air bah ini. Mulai Desa Sidomulyo, Desa Bulukerto, Desa Sumberbrantas, Desa Bumiaji, Desa Tulungrejo, Desa Punten, Desa Sumbergondo, Desa Giripurno, Desa Pendem dan Kelurahan Temas.
Sejumlah titik terdampak ini juga mengalami keterputusan jaringan air. Polres Batu dalam 3 hari ini ikut menyuplai pasokan air bersih ke sejumlah daerah.





























