MALANG, Tugumalang.id – Media sosial akhir-akhir ini diramaikan dengan adanya “pocong begal” yang berkeliaran untuk berbuat kejahatan. Dalam kabar yang beredar, sosok tersebut adalah perampok atau begal yang menyamar menjadi hantu.
Narasi tersebut juga tersebar di media sosial hingga grup Whatsapp warga Kabupaten Malang. Beberapa kabar menyebut, pocong tersebut terlihat di area Turen, Gondanglegi, dan Wagir. Mereka dikabarkan menakut-nakuti korban, lalu menarik korban dari kendaraannya hingga jatuh.
Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinanjar memastikan kabar tersebut adalah hoaks. Hingga saat ini, pihaknya belm menerima laporan resmi maupun temuan fakta terkait keberadaan sosok pocong begal yang beredar di media sosial.
Baca Juga: Pembayaran PBB Kabupaten Malang Kini Jatuh Tempo 31 Juli 2026
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpancing informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya. Sampai saat ini belum ada laporan resmi terkait kejadian sebagaimana yang beredar di media sosial,” ujar Bambang, Sabtu (23/5/2026).
Menurutnya, narasi yang berkembang saat ini berpotensi memicu keresahan dan kepanikan di tengah masyarakat, terutama jika disebarkan tanpa berdasarkan fakta. Ia juga meminta masyarakat tidak main hakim sendiri apabila menemukan orang mencurigakan di lingkungan sekitar.
Apabila ada aktivitas yang mencurigakan, masyarakat diimbau melaporkan langsung melalui layanan Call Center di nomor 110. Petugas akan menindaklanjuti laporan tersebut sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Baca Juga: Kenaikan Harga Aspal dan Efisiensi Anggaran Pengaruhi Target Penanganan Jalan di Kabupaten Malang
“Masyarakat tidak perlu panik hingga main hakim sendiri. Jangan sampai informasi yang belum tentu benar justru menimbulkan keresahan dan membuat masyarakat melakukan tindakan yang melanggar hukum,” lanjut Bambang.
Patroli rutin kepolisian di wilayah Kabupaten Malang tetap berjalan seperti biasa, termasuk patroli malam hari di kawasan permukiman maupun jalur rawan. Bambang memastikan, sampai saat ini situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kabupaten Malang kondusif.
“Kami imbau masyarakat agar tidak menyebarkan ulang infrmasi yang belum dipastikan kebenarannya agar tidak memicu keresahan publik,” tegas Bambang.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
Editor: Herlianto. A
























