MALANG, Tugumalang.id – Politeknik Negeri Malang (Polinema) menggelar Lokakarya Pemeringkatan UI GreenMetric Politeknik se-Indonesia di tahun 2025 ini pada Selasa (26/8/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan politeknik dari berbagai daerah.
Kegiatan UI GreenMetric juga menjadi momentum penguatan komitmen Polinema menuju Kampus Hijau atau Green Campus melalui aksi nyata penanaman seribu pohon di lingkungan kampus.
Baca Juga: Batik Games, Dosen Polinema Optimalkan Saluran Komunikasi Bisnis UMKM Batik Melalui Materi Interaktif
Direktur Polinema, Ir. Supriyatna Adhisuwignjo, S.T, M.T dalam sambutannya menegaskan bahwa penanaman pohon tidak hanya bersifat simbolis saja. Melainkan bagian dari program berkelanjutan untuk menjaga keseimbangan ekosistem kampus.
“Kami berkomitmen menjadikan Polinema sebagai kampus hijau dan ramah lingkungan. Harapannya, lulusan Polinema menjadi agen perubahan yang peduli pada keberlangsungan bumi dan mampu mewariskan lingkungan yang lestari kepada generasi mendatang,” ungkapnya.

Lebih lanjut, pihaknya menjelaskan bahwa aksi ini merupakan kompensasi atas penebangan pohon di area kampus akibat pembangunan saluran drainase oleh Pemprov Jawa Timur, yang bertujuan mengatasi banjir di Kota Malang.
“Meski tidak seberapa, kami berharap penanaman pohon ini membawa dampak positif. Baik bagi kampus maupun masyarakat Kota Malang,” jelas Supriyatna.
Baca Juga: Ini Visi Misi Calon Direktur Utama Polinema Periode 2025/2029, Tiga Calon Masuk Tahap Selanjutnya
Apresiasi Positif dari UI GreenMetric
Ketua UI GreenMetric, Prof. Dr. Vishnu Juwono, S.E., M.I.A mengapresiasi langkah Polinema yang menurutnya sejalan dengan indikator UI GreenMetric World University Ranking Network (WURN), khususnya pada aspek setting and infrastructure.
“Pemeringkatan ini bukan sekadar angka, tetapi tentang dampak nyata bagi mahasiswa, alumni, dan masyarakat sekitar. Polinema menunjukkan komitmen kuat terhadap keberlanjutan dan bisa menjadi model green campus di Malang, Jawa Timur, bahkan nasional,” terangnya.
Lokakarya ini juga menghadirkan narasumber dari berbagai politeknik, antara lain Wendy T. Nugroho, S.T., M.T., M.Sc., Eng., Ph.D. dari Politeknik Negeri Jember yang memaparkan penerapan inovasi teknologi berkelanjutan, serta Ir. Uuf Brajawidagda, S.T., M.T., Ph.D. dari Politeknik Negeri Batam yang membahas integrasi teknologi untuk efisiensi energi.
Dukungan Pemerintah Kota Malang
Sementara Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Setda Kota Malang, M. Syailendra, S.T., M.T., yang hadir mewakili Wali Kota Malang, menyampaikan apresiasinya. Menurutnya, program penghijauan ini sejalan dengan 10 Dasa Bakti Wali Kota Malang dalam menciptakan kota yang nyaman, rindang, dan berkelanjutan.
“Dengan penanaman pohon, kualitas udara di Kota Malang diharapkan semakin baik. Kami berharap Polinema tidak hanya melakukan penghijauan di dalam kampus, tetapi juga dapat mendukung program pemerintah di ruang terbuka hijau lain, termasuk bantaran sungai,” ujarnya.
Melalui lokakarya dan aksi tanam pohon ini, Polinema menegaskan posisinya sebagai kampus vokasi yang tidak hanya berfokus pada pengembangan akademik dan industri, tetapi juga berkontribusi nyata pada keberlanjutan lingkungan.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
Editor: Herlianto. A





























