MALANG, Tugumalang.id – Calon Direktur Politeknik Negeri Malang (Polinema) periode 2025/2029 memaparkab visi dan misi secara terbuka yang digelar di Aula Pertamina Gedung Sipil pada Rabu (6/8/2025) kemarin.
Keempat Calon Direktur Polinema yakni Jaswadi, S.E, M.Si, DBA, Ak, CA, CPA, Ir. Pipit Wahyu Nugroho, M.T, Ir. Supriatna Adhisuwignjo, S.T, M.T, dan Mohammad Zenurianto, Dipl.Ing.HTL, M.Sc memaparkan visi dan misi mereka.
Acara ini menjadi bagian penting dari tahapan pemilihan Direktur Polinema yang berlangsung secara terbuka dan demokratis. Dalam acara tersebut turut hadir undangan dari Kemendiktisaintek, perwakilan senat, dan seluruh sivitas akademika Polinema.
Baca Juga: Polinema Dorong Kemandirian Ekonomi Melalui Pengembangan UMKM VCO dan Sabun VCO
Dalam paparannya, masing-masing calon menekankan strategi dan arah pengembangan Polinema lima tahun ke depan. Beberapa poin utama yang menjadi perhatian bersama antara lain penguatan kualitas pendidikan vokasi, pengembangan riset terapan, perluasan kerja sama industri, internasionalisasi program studi, serta peningkatan tata kelola berbasis digital dan transparansi.
Berikut ini pemaparan visi dan misi masing-masing calon Direktur Polinema periode 2025/2029:
1. Jaswadi mengusung visi Penguatan Sinergi untuk Transisi Kelembagaan Polinema dalam Rangka Pengembangan Daya Saing Global. Ia menekankan pentingnya penguatan daya saing regional dan kolaborasi lintas sektor.
2. Pipit Wahyu Nugroho memprioritaskan penguatan SDM dan tata kelola institusi berbasis good governance, visinya adalah Polinema Terus Maju dan Mertabat.
3. Supriatna Adhisuwignjo mengangkat pentingnya sinergi antara akademik dan industri. Dengan visi Menjadikan Politeknik Negeri Malang Sebagai Kampus Mandiri, Unggul, dan Berdaya Saing Global, ia menekankan pembelajaran berbasis proyek industri nyata.
4. Mohammad Zenurianto menyampaikan visi Menjadi Lembaga Pendidikan Tinggi Vokasi yang Unggul dalam Persaingan Global. Ia menekankan peningkatan kualitas, kuantitas, transparan, dan partisipatif demi kesejahteraan bersama serta peningkatan status yang sebelumnya BLU menjadi PTNBH.
Setelah pemaparan visi dan misi oleh masing-masing calon, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara calon dengan para dosen, tenaga kependidikan, dan juga mahasiswa. Sesi diskusi tersebut berjalan cukup dinamis dan mendapat antusiasme yang luar biasa dari sivitas akademika Polinema.
Ketua Panitia Pemilihan Direktur Polinema Periode 2025/2029, Ir. R.N. Akhsanu Takwim, S.T, M.T menjelaskan proses selanjutnya adalah pengumpulan masukan dari senat dan pemungutan suara.
“Hasil dari pemungutan suara akan kami kirimkan ke Kemendiktisaintek untuk dilakukan pengawasan dan dalam kurun waktu satu bulan akan di evaluasi sebagai bahan pertimbangan bagi Kemendiktisaintek Karena nanti pada tanggal 10 September akan ada pemilihan baik dari senat maupun dari Kemendiktisaintek,” jelasnya dikutip dari laman resmi kampus.
“Jadi nanti yang punya hak suara untuk pemilihan itu 65 persen suara dari anggota Senat dan 35 persen suara dari Kementerian. Kami berharap seluruh proses berjalan dengan lancar, demokratis, dan menghasilkan pemimpin terbaik bagi Polinema,” imbuh Akhsanu.
Setelah penyampaian visi dan misi dari masing-masing calon, dilaksanakan rapat senat tertutup untuk menentukan tiga calon yang masuk ke tahap berikutnya. Hasil dari rapat senat tersebut memutuskan tiga nama Calon Direktur Polinema periode 2025/2029 yang lolos di tahap penyaringan.
Ketiga calon tersebut yakni Ir. Supriatna Adhisuwignjo, S.T, M.T, Mohammad Zenurianto, Dipl. Ing. HTL, M.Sc, dan Ir. Pipit Wahyu Nugroho, M.T. Mereka akan memasuki tahap selanjutnya, sebelum diputuskan siapa yang akan mengemban amanah sebagai Direktur Polinema periode 2025/2029.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
Editor: Herlianto. A





























