Tugumalang.id – Perum Jasa Tirta (PJT) I menebar hingga 160 ribu bibit ikan di tiga perairan waduk dan bendungan selama Agustus 2024. Aksi menebar bibit ikan ini selain untuk memperingati Hari Konservasi Alam juga sebagai upaya menjaga kelestarian ekosistem sumber daya air (SDA) baik waduk maupun bendungan.
Direktur Operasional PJT I Milfan Rantawi menuturkan jika dalam aksi konservasi ini juga diharapkan dapat dilakukan hingga berkelanjutan di generasi masa depan.
Baca Juga: Perumda Tugu Tirta Kota Malang Dinilai Butuh Pemimpin yang Mengedepankan Sinergitas
Sebab itu, dalam aksi tebar bibit ikan tersebut mereka juga melibatkan stakeholder terkait, masyarakat umum juga generasi muda.
Kegiatan penebaran 160 ribu bibit ikan diawali oleh Divisi Jasa Air dan Sumber Air (DJA) Wilayah Sungai (WS) Brantas melalui Sub Divisi Pengelolaan SDA WS Brantas 2. Mereka menebar 20 ribu bibit ikan nila di Waduk Bening, Kabupaten Madiun.
Selanjutnya, DJA WS Brantas melalui Sub Divisi Pengelolaan WS Brantas 1 menebar 110 ribu ekor benih ikan di Waduk Sutami, Kabupaten Malang. Penebaran ini terdiri dari 65.000 ikan tombro, 15.000 ikan haruan, dan 30.000 ikan bandeng.
Baca Juga: Perumda Tugu Tirta Pastikan Kemarau 2023 Tak Surutkan Air Baku di Kota Malang
Penebaran di Waduk Sutami tersebut dilaksanakan bersama dengan PT PLN Nusantara Power sebagai bentuk kolaborasi dari Perjanjian Jasa Pengelolaan Sumber Daya Air antara kedua pihak. Dalam aksi ini PJT I mengundang siswa-siswi SDN Sumberpucung 03.
”Mereka kami ajak ikut serta dalam pelestarian lingkungan sekaligus mendapat edukasi mengenai pentingnya menjaga ekosistem perairan,” ungkap Milfan, Kamis (15/8/2024).
Selanjutnya, melalui DJA WS Bengawan Solo, PJT I juga melaksanakan sosialisasi pengendalian karamba di Telaga Ngebel, Ponorogo disertai dengan kegiatan penebaran 30.000 ekor ikan tawes.
Pada kegiatan yang dimaksud, PJT I tidak hanya memberi edukasi kepada para petani keramba tapi juga melakukan penebaran bibit ikan untuk menjaga ekosistem air di Telaga Ngebel.
Milfan berharap, ke depan penebaran bibit ikan dapat lebih banyak dilakukan, tidak hanya oleh PJT I namun juga didukung semua pihak.
“Karena pada dasarnya untuk mengelola SDA kami tidak bisa sendiri, dukungan semua pihak mutlak diperlukan,” pungkasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Ulul Azmy
Editor: Herlianto. A





























