Rabu, Juni 3, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Peternak Ayam di Kota Malang Mulai Keluhkan Kenaikan Harga Pakan

Redaksi by Redaksi
Agustus 15, 2022 6:33 pm
in Berita
Peternak ayam

Sugeng meratakan pakan dikandang ayam petelur miliknya di Kelurahan Wonokoyo (M Sholeh)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG | TuguMalang – Harga pakan ayam mulai konsentrat hingga jagung di Kota Malang mengalami kenaikan. Kini peternak ayam di Kelurahan Wonokoyo, Kecamatan Sukun, Kota Malang mulai mengeluhkan kenaikan harga pakan tersebut.

Salah satu peternak ayam petelur di Kelurahan Wonokoyo, Sugeng menyampaikan bahwa harga konsentrat di Kota Malang saat ini telah mencapai Rp 471 ribu per sak. Padahal menurutnya, harga konsentrat itu sebelumnya hanya mencapai Rp 335 ribu per sak.

READ ALSO

Sering Bikin Salah Belok, 5 Jalan Penghubung di Malang Ini Tidak Bisa Dilalui Mobil

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Selain konsentrat, harga jagung juga telah menyentuh harga Rp 5.900 per kilogram. Sementara sebelumnya, jagung di Kota Malang hanya mencapai harga Rp 3.600 per kilogramnya.

“Meski harga pakan naik, saya berharap harga telur jangan sampai turun. Kalau turun, tentu peternak bisa rugi,” kata Sugeng, Senin (15/8/2022).

Kenaikan harga pakan itulah yang menurutnya kemudian berimbas pada kenaikan harga telur ayam. Diketahui, saat ini telur ayam di Kota Malang melonjak hingga mencapai harga Rp 28 ribu hingga Rp 30 ribu per kilogram.

Untuk mengatasi persoalan kenaikan harga telur dipasaran tersebut, Sugeng mengatakan bahwa pemerintah juga harus bisa mengendalikan harga pakan. Sehingga, kestabilan harga pakan akan berimbas pada kestabilan harga telur.

Bahkan dia juga mengungkapkan keberlangsungan usahanya ada pada kestabilan harga pakan. Dia menyebut tak sedikit peternak di sekitarnya yang sudah beralih usaha lantaran terimbas kenaikan harga pakan. Dari sejumlah peternak ayam yang ada, kini di RW nya hanya tinggal 4 peternak, termasuk dirinya.

“Kenaikan harga pakan pasti secara otomatis akan membuat keuntungan peternak menipis,” katanya.

Untuk itu, dia berharap Pemerintah Kota Malang bisa segera mengendalikan harga pakan yang berpihak pada peternak. Sehingga, keluhan peternak hingga kenaikan harga telur bisa segera teratasi.

Reporter: M Sholeh
editor: jatmiko

 

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID , 
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id

 

 

Related Posts

Jembatan Bunul, Salah Satu Jalan Alternatif di Kota Malang Khusus Pejalan Kaki dan Kendaraan Roda Dua (Foto: Google Maps)
Berita

Sering Bikin Salah Belok, 5 Jalan Penghubung di Malang Ini Tidak Bisa Dilalui Mobil

Selasa, 2 Jun 2026
Ilustrasi Orang Menonton Video Pendek di Sosial Media (Foto: Pinterest)
Berita

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026
Ilustrasi ikan sapu-sapu. Foto: Wikipedia
Berita

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Selasa, 28 Apr 2026
Kubah Masjid At-Taqwa di Karangploso jatuh akibat terpaan angin kencang. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Berita

Angin Kencang di Karangploso Rusak 10 Bangunan, Kerugian Total Rp119,5 Juta

Selasa, 7 Okt 2025
Yai Mim membeberkan rencana pindah rumah (M Sholeh)
Berita

Usai Jalani Pemeriksaan Polisi, Yai Mim Ungkap Rencana Pindah Rumah

Selasa, 7 Okt 2025
Kursi kursi yang dipersiapkan untuk audiens acara dakwah Dr Zakir Naik di Starion Gajayana, Kota Malang. (Foto/M Sholeh)
Berita

Panitia Siapkan 10 Ribu Kursi untuk Acara Dakwah Dr Zakir Naik di Stadion Gajayana Malang

Kamis, 10 Jul 2025
Next Post
Arema FC

Buntut Pelemparan Petasan hingga Nyalakan Flare, Arema FC Didenda Rp 170 Juta

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengorbanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.