Tugumalang.id – Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memastikan ketersediaan dan distibusi LPG 3 kilogram bersubsidi di wilayah Jawa Timur aman. Per Juli 2025, distribusi LPG 3 kilogram bersubsidi di Kota Malang telah mencapai lebih dari 20 ribu metric ton (MT).
Pertamina Patra Niaga mencatat, per Juli 2025, penyaluran LPG 3 kilogram di wilayah Jawa Timur telah mencapai lebih dari 800 ribu metric ton atau 59 persen dari total kuota subsidi yang ditetapkan pemerintah sebanyak 1,39 juta metric ton di tahun 2025.
Baca Juga: Curi 12 Tabung LPG, Pria Asal Jember Ditangkap Satreskrim Polresta Malang
Di Kota Malang, kuota LPG 3 kilogram bersubsisi tahun 2025 ditetapkan sebanyak 34.478 metric ton. Hingga Juli 2025, distribusi LPG 3 kilogram bersubsidi di Kota Malang telah mencapai sekitar 59 persen atau 20.416 metric ton.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi memastikan bahwa ketersediaan dan distribusi LPG 3 kilogram bersubsidi di wilayah Jatim, termasuk Kota Malang dalam kondisi aman dan normal.
Di wilayah Jatim, Ahad mengatakan bahwa sudah terdapat 871 agen dan 36.323 pangkalan resmi LPG 3 kilogram bersubsidi yang tersebar di desa desa dan kelurahan seluruh Jatim.
Baca Juga: DPRD Kota Malang Minta Masyarakat Segera Lapor Jika Temukan Praktik Penimbunan LPG 3 Kg
Sementara di Kota Malang, setidaknya sudah ada 21 agen dan 781 pangkalan resmi LPG 3 kilogram. Seluruhnya, aktif dan tersebar di 5 kecamatan yang ada di Kota Malang.
“Kami secara inten melakukan pengawasan bersama lintas pihak, dengan pemda hingga aparat penegak hukum untuk memastikan distribusi LPG 3 kilogram bersubsidi tepat sasaran,” ucapnya, Kamis (7/8/2025).
Pihaknya juga melakukan pencatatan konsumen melalui NIK yang digunakan untuk membeli LPG bersubsidi di pangkalan pangkalan resmi.
Hal ini untuk mengantisipasi pembelian LPG bersubsidi oleh kalangan masyarakat yang tak berhak, misalnya pelaku usaha non mikro, usaha laundri hingga usaha pengelasan.
Ahad juga mengajak masyarakat untuk bijak dalam menggunakan LPG 3 kilogram bersubsidi. Ia menyarankan masyarakat yang berhak mendapatkan LPG bersubsisi, agar membeli di pangkalan resmi.
“Sebagai perusahaan yang ditunjuk pemerintah untuk menyalurkan LPG 3 kilogram bersubsidi, kami berkomitmen menyalurkan dengan tepat sasaran. Kami juga mengimbau masyarakat untuk membeli LPG 3 kilogran di pangkalan resmi untuk mendapatkan harga sesuai HET,” tuturnya.
“Apabila ditemukan harga di atas HET atau ada kendala distribusi, masyarakat dapat melapor melalui Pertamina Call Center 135,” tandasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
Editor: Herlianto. A





























