Rabu, September 2, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Catatan

Perempuan Sebagai Pembawa Kebangkitan Peradaban Dunia

Redaksi by Redaksi
Maret 12, 2022 11:05 am
in Catatan
Sita Acetylena

Sita Acetylena

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Sita Acetylena*

 

READ ALSO

Kontestasi, Konstelasi, dan Hasil Dua Muktamar NU: Cipasung vs Tambakberas

Menyelamatkan Marwah NU: Mengakhiri Akrobat Angka dan Mengembalikan Khittah Musyawarah

8 MARET ditetapkan sebagai Hari Perempuan Internasional oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa pada tahun 1977. Awalnya di tahun 1917, Hari Perempuan Internasional dirayakan para perempuan di Rusia dengan terjadinya demonstrasi para buruh perempuan yang menginginkan kesetaraan gender.

Pemberdayaan perempuan banyak dilakukan di seluruh dunia untuk menghilangkan intimidasi maupun kekerasan pada perempuan. Namun demikian, sebenarnya perempuan memiliki makna penting dalam sebuah perubahan peradaban. Perempuan bukan hanya pelengkap kehidupan, tetapi menjadi pendorong utama membangun peradaban.

Perempuan juga menjadi tempat pertama pendidikan manusia yang akan menghasilkan aktor-aktor perubahan. Pendidikan adalah jalan utama membentuk kebangkitan peradaban karena dengan pendidikan pertama dalam keluarga akan memberikan karakter baik atau buruk dalam kehidupan manusia.

Pandemi COVID-19 dan modernitas serta digitalisasi di segala bidang berdampak pada perubahan kehidupan. Gejolak sosial dan perubahan sosial tengah terjadi di semua lapisan masyarakat. Modernitas dan globalisasi datang dengan sangat cepat tanpa membiarkan setiap masyarakat dunia menyiapkan diri.

Demikian pula perempuan di seluruh dunia juga gagap menghadapinya, baik sebagai individu, istri , maupun sebagai seorang ibu. Kemajuan teknologi dan pengetahuan yang memberikan janji kemakmuran dunia dan keharmonisan masyarakat telah melahirkan masyarakat komputerisasi. Masyarakat komputerisasi adalah masyarakat post-insdustrial dalam era teknologi informasi. Penyebaran pengetahuan dan kekuasaan secara massif, merupakan beberapa konsekuensi perkembangan teknologi.

Masyarakat komputerisasi yang dulu diramalkan akhirnya terjun bebas di era COVID-19 yang mengharuskan manusia bekerja dan melakukan segala aktivitas menggunakan teknologi dan perangkat digital. Makna perempuan sebagai pembangun peradaban juga ditantang pada era serba sulit ini. Era digitalisasi terjun bebas yang masih gagap diterima oleh sebagian masyarakat di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Masih sanggupkah perempuan berperan dalam pendidik pertama dalam keluarga sebagai benteng dan pembangun aktor perubahan? Atau perempuan malah ikut terhempas dengan kemajuan teknologi dan digitalisasi serta virus COVID-19 yang sudah memakan banyak korban?.

Benteng perlindungan dari segala ancaman dan tantangan adalah karakter yang kokoh dan karakter yang berpijak pada spiritualitas diri yang mengacu pada agama. Karena agama lahir untuk menyempurnakan akhlak manusia, karakter manusia. Pendidikan bertujuan membentuk karakter peserta didik sebagai generasi penerus bangsa.

Pendidikan dan pembentukan karakter sangat erat kaitannya dan harus dikelola dengan baik. Agar tujuan pendidikan tersebut dapat tercapai. Karakter akan membentuk takdir manusia dan kesejahteraan suatu bangsa. Oleh karena itu karakter sangat penting dan bernilai bagi manusia dan peradaban masyarakat suatu bangsa.

Dalam pendidikan dan proses pembentukan karakter, bahasa merupakan alat yang sangat penting dalam pembentuk karakter manusia. Disinilah peran perempuan akan memberikan sebuah benteng kehidupan. Yakni pada ucapannya berupa doa-doanya yang merupakan kekuatan spiritualnya. Segala ancaman dan tantangan jaman akan mampu dihadapinya. Serta keluarga dan generasi penerusnya dengan bahasa positif yang memiliki energi besar.

Bahasa positif atau bahasa kebajikan yang digunakan dalam proses pendidikan karakter merupakan alat yang tepat dalam pendidikan karakter. Hal ini juga dapat diketahui dalam penelitian Emoto dan ditulis dalam bukunya The Massage of Water dan The True Power of Water. Bahasa Positif akan memberikan karakter yang baik bagi manusia.

Oleh sebab itu, pendidikan memerlukan bahasa sebagai pengantar yang mampu mentransfer ilmu pengetahuan pendidik kepada peserta didik, dan mampu menstransfer nilai-nilai moral pada peserta didik. Dan ini ada peran utama seorang perempuan. Saat ia mendidik anak-anaknya dengan bahasa-bahasa positif yang ia ucapkan kepada anaknya. Ataupun doa-doa yang ia panjatkan untuk keluarganya.

Seperti dalam teori Habermas bahwa nilai-nilai moral dan kebaikan serta kebenaran tidak hanya dijadikan sebuah kontemplasi. Melainkan mendorong “praksis perubahan sosial‟. Praksis ini bukanlah tingkah laku buta atas naluri belaka. Melainkan tindakan dasar manusia sebagai mahluk sosial.

Dengan demikian praksis diterangi oleh “kesadaran rasional‟, karenanya bersifat emansipatoris. Habermas dalam eseinya, Labor and Interaction: Remarks on Hegel’s Jena ‘Philosophy of Mind’, mengatakan bahwa Hegel memahami praksis bukan hanya sebagai “kerja‟, melainkan juga “komunikasi”. Karena praksis dilandasi kesadaran rasional, rasio tidak hanya tampak dalam kegiatan menaklukan alam dengan kerja, melainkan juga dalam “interaksi intersubjektif’ dengan bahasa sehari-hari.

Jadi seperti halnya kerja membuat orang berdistansi dari alamnya, bahasa memungkinkan distansi dari persepsi langsung. Sehingga baik kerja maupun bahasa berhubungan tidak hanya dengan praksis, tetapi juga dengan rasionalitas.

Peran perempuan sebagai pendidik utama dan pertama dalam keluarga harus disadari dan dipahami oleh semua perempuan di dunia. Bahasa yang ia keluarkan dari hatinya dan terlontar dari mulutnya akan memberikan dampak positif atau negatif pada anak-anaknya dan keluarganya. Pesan yang terus-menerus masuk pada alam bawah sadar manusia, akan membentuk karakter dirinya dan itulah akan terlahir apakah ia akan penjadi pemenang dan pemimpin kehidupan atau sebaliknya.

*Dosen Pascasarjana IAI Al Qolam Malang

 

editor: jatmiko

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID , 
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id

 

 

Tags: peradabanperempuan

Related Posts

Kontestasi, Konstelasi, dan Hasil Dua Muktamar NU: Cipasung vs Tambakberas
Catatan

Kontestasi, Konstelasi, dan Hasil Dua Muktamar NU: Cipasung vs Tambakberas

Senin, 31 Agu 2026
Menyelamatkan Marwah NU: Mengakhiri Akrobat Angka dan Mengembalikan Khittah Musyawarah
Catatan

Menyelamatkan Marwah NU: Mengakhiri Akrobat Angka dan Mengembalikan Khittah Musyawarah

Minggu, 30 Agu 2026
Connecting The Dots dan Magister Psikologi UIN Malang
Catatan

Connecting The Dots dan Magister Psikologi UIN Malang

Kamis, 27 Agu 2026
Membaca Ulang Warisan Spiritual KH Abdul Hamid Chasbullah dalam ‘Sendang Winotan’
Catatan

Membaca Ulang Warisan Spiritual KH Abdul Hamid Chasbullah dalam ‘Sendang Winotan’

Senin, 24 Agu 2026
Menagih Batin Jam’iyyah: Mengapa NU Tak Boleh Berjarak Sejengkal Pun dari Pesantren?
Catatan

Menagih Batin Jam’iyyah: Mengapa NU Tak Boleh Berjarak Sejengkal Pun dari Pesantren?

Minggu, 23 Agu 2026
Kota Malang: Antara Pusat dan Pinggiran
Catatan

Kota Malang: Antara Pusat dan Pinggiran

Jumat, 21 Agu 2026
Next Post
Kapolres Malang

Bangun Sinergitas, Kapolres Malang Silaturahmi ke Para Tokoh Masyarakat

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.