MALANG, Tugumalang.id – Perbaikan jalur Gondanglegi-Balekambang melalui Kecamatan Bantur telah berjalan selama satu tahun dan kini sudah mencapai 60 persen. Proyek ini ditargetkan selesai di Mei 2026.
Jalur yang awalnya milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang tersebut kini menjadi kewenangan Kementerian Pekerjaan Umum RI. Jalan sejauh 31 kilometer tersebut diperlebar hingga 13 meter yang terdiri dari tujuh meter badan jalan, dua meter bahu jalan, dan dua meter drainase.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Kabupaten Malang, Khairul Isnaidi Kusuma mengatakan, meskipun pengerjaan baru 60 persen, namun pekerjaan-pekerjaan yang sulit telah rampung.
Baca Juga: Jalan Gondanglegi-Balekambang Diperlebar, Rampung Mei 2026
“Pekerjaan seperti galian dan drainase sudah diselesaikan. U-ditch juga sudah dipasang semua,” ujar pria yang akrab disapa Oong tersebut, Selasa (16/12/2025).
Ia menyebut, pekerjaan selanjutnya adalah pengaspalan yang pelaksanaannya relatif lebih mudah dan cepat. Oong optimistis, proyek ini bisa diselesaikan sesuai target, yakni pada Mei 2026.
Dalam perbaikan jalan ini, tinggi jalan juga disesuaikan sehingga tidak terlalu curam. Penyelerasan tinggi jalan atau alignment vertikal ini utamanya dilakukan di area Jembatan Pelangi yang memang terkenal curam, bahkan pernah memakan korban.
Baca Juga: Perbaikan Jalan Gondanglegi-Balekambang Mulai Dikerjakan, 1.900 Pohon Ditebang untuk Pelebaran
“Alignment vertikal dilakukan di Jembatan Pelangi supaya tidak membahayakan pengguna jalan. Jadi bus-bus bisa lebih nyaman saat melewati jalur itu,” kata Oong.
Sementara jalur ini diperbaiki, wisatawan yang hendak menuju pantai selatan bisa melewati jalur alternatif, yaitu:
– Poros timur melalui Kecamatan Turen dan Sumbermanjing Wetan berakhir di JLS dekat Pantai Sendangbiru
– Poros tengah melalui Kecamatan Gondanglegi dan Gedangan berakhir di JLS dekat Pantai Bajulmati
– Poros barat melalui Kecamatan Kepanjen, Pagak, dan Donomulyo berakhir di JLS dekat Pantai Ngliyep
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
Editor: Herlianto. A





























