Rabu, Oktober 14, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Insight

Peran Pramuka dalam Membentuk Karakter Bangsa di Mata Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Malang, Wadah yang Pas!

Redaksi by Redaksi
Agustus 26, 2024 7:16 am
in Insight
Gerakan Pramuka

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Malang, Drs. Heri Sunarko, M.Si berpandangan Pramuka memiliki peran penting dalam menanamkan karakter bangsa kepada anak muda. /Foto: Tugumalang.id/Bagus Rachmad Saputra.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Melihat nilai-nilai nasionalisme mulai luntur di kalangan anak muda. Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Malang, Drs. Heri Sunarko, M.Si merasa Pramuka menjadi wadah yang pas untuk membentuk character building dan memupuk rasa nasionalisme generasi muda di Indonesia.

Di tengah peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Pramuka ke-63 tahun 2024, Heri mengatakan Gerakan Pramuka melalui Tri Satya dan Dasa Darma adalah tuntunan bagi anak muda untuk menggali nilai dan karakter keluhuran bangsa Indonesia.

READ ALSO

Prof Khudori Sholeh dan Kebiasaan Wirid Membaca Al-Qur’an Setiap Hari

Lansia 76 tahun di Malang terbitkan Buku “50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny”, pada April 2026, Sastrawan Narudin Pituin Terbitkan Buku kritik “Membaca Sastra 50 Tahun Surya & Sjenny”

“Gerakan Pramuka adalah tempat yang pas untuk pembentukan karakter. Itu terus terang saja, dua dua sumber yang luar biasa yakni Tri Satya dan Dasa Darma sebagai sebuah tuntunan sekaligus panutan kepada anggota Pramuka baik di Indonesia maupun universal untuk melaksanakan tugas baktinya kepada negara,” ungkapnya kepada Tugumalang.id.

Baca Juga: 312 Peserta se-Jawa Bali Meriahkan Lomba Keagamaan Pramuka 2024 di Unisma

Pandangan Heri perihal menurunnya rasa nasionalisme anak muda bukan tanpa alasan. Ia mengambil contoh dari pelaksanaan upacara pengibaran bendera merah putih. Pria yang menjabat Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Malang periode 2020-2025 itu melihat banyak anak muda yang tak serius saat prosesi pengibaran bendera merah putih.

Sikap yang menurutnya berbeda dengan anggota Pramuka, saat prosesi pengibaran bendera merah putih sebagai lambang kebesaran negara selalu dalam sikap siap dan khidmat menghormati prosesi tersebut.

Lunturnya nilai dan semangat nasionalisme juga tak terlepas dari tantangan perkembangan zaman dengan teknologi yang begitu canggih dan selalu melekat dalam kehidupan sehari-hari terutama bagi anak muda.

Dalam genggaman tangan mereka dapat mengakses informasi dari seluruh penjuru dunia termasuk pengaruh budaya asing. Jika tidak dibentengi dengan wawasan kebangsaan dapat mengikis rasa nasionalisme anak muda.

Keadaan itulah yang dirasa Heri, Pramuka menjadi tempat yang pas untuk kembali memupuk rasa nasionalisme di kalangan anak muda atau yang Heri menyebutnya sebagai generasi strawberry.

“Nilai-nilai nasionalisme saat ini kata orang banyak menurun di generasi strawberry. Ini yang coba kita kuatkan di Pramuka. Kita masih melihat adik-adik kita ketika ada pengibaran bendera merah putih tidak serius,” ucapnya.

Baca Juga: Rekor! 600 Anggota Pramuka Garuda Kota Malang Dilantik, Terbanyak dari MIN 1

“Beda dengan anggota Pramuka sungguhan ketika merah putih selalu sikap sempurna. Sedangkan mereka (anak muda) hanya sekedar memakai seragam Pramuka tapi bercanda, lirak lirik, guyon sama temannya,” sambungnya.

Heri menceritakan bagaimana Pramuka memiliki peran penting dalam sejarah perjuangan bangsa merebut dan menjaga kemerdekaan Indonesia. Sejak dulu Pramuka selalu mengambil peran penting untuk terlibat dalam perjuangan bangsa.

Banyak anggota Pramuka atau dulu di masa perjuangan kemerdekaan bernama kepanduan yang gugur di medan perang untuk merebut kemerdekaan dari tangan penjajah dan juga mempertahankan kemerdekaan.

Bagi Heri sangat miris apabila generasi muda saat ini tidak meneladani sikap-sikap luhur dan rasa nasionalisme yang telah diwariskan oleh para pejuang bangsa termasuk para Pramuka atau Pandu.

“Gerakan Pramuka sudah mewarnai sejarah perjalanan bangsa ini, sebelum ada Pramuka namanya kepanduan. Pada waktu itu persiapan sebelum kemerdekaan, menuju merdeka, mempertahankan, dan mengisi kemerdekaan. Bayangkan berapa juta nyawa anggota Pramuka atau Pandu yang meninggal dalam pertempuran merebut dan mempertahankan kemerdekaan,” beber Heri.

Lebih lanjut, Heri merasa beruntung Pramuka menjadi ekstrakurikuler wajib di sekolah dan masih bisa mempertahankan eksistensinya di tengah arus perubahan zaman yang begitu cepat.

Di sisi lain, pihaknya mengungkapkan permasalahan yang dihadapi oleh Kwarcab Kota Malang dan mungkin juga dirasakan anggota Pramuka di seluruh Indonesia. Heri menyebut terjadi kejomplangan antara jumlah Pembina Pramuka dengan jumlah peserta didik di sekolah.

Mengatasi masalah tersebut, perekrutan dan pembinaan para pembina Pramuka baru menjadi perhatiannya. Apalagi Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Malang memiliki program zero accident sehingga Heri ingin mencetak para pembina Pramuka yang berkompeten.

Menurutnya akan sangat beresiko apabila anak muda yang mengikuti kegiatan Pramuka dibina oleh para pembina yang kurang berkompeten.

“Pembina baru harus punya kualifikasi, jangan jadi Pembina Pramuka tanpa ijazah karena bahaya sekali. Di Kwarcab Kota Malang ada program zero accident pada Gerakan Pramuka Kota Malang dan mungkin juga seluruh Indonesia. Karena itu kita kuatkan di Kwarcab Kota Malang, kursus-kursus pencetak pembina baru,” pungkasnya.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Bagus Rachmad Saputra
editor: jatmiko

Tags: Anak mudaGerakan PramukaKarakterKwarcab Gerakan Pramuka Kota Malangpramuka

Related Posts

Prof Khudori Sholeh dan Kebiasaan Wirid Membaca Al-Qur’an Setiap Hari
Insight

Prof Khudori Sholeh dan Kebiasaan Wirid Membaca Al-Qur’an Setiap Hari

Selasa, 13 Okt 2026
Lansia 76 tahun di Malang terbitkan Buku “50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny”, pada April 2026, Sastrawan Narudin Pituin Terbitkan Buku kritik “Membaca Sastra 50 Tahun Surya & Sjenny”
Insight

Lansia 76 tahun di Malang terbitkan Buku “50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny”, pada April 2026, Sastrawan Narudin Pituin Terbitkan Buku kritik “Membaca Sastra 50 Tahun Surya & Sjenny”

Jumat, 9 Okt 2026
Cerita Lansia di Malang, Yang Bersyukur 4 Cucunya Bisa Berpendidikan di Luar Negeri Mulai Inggris, Jepang, hingga Malaysia
Insight

Cerita Lansia di Malang, Yang Bersyukur 4 Cucunya Bisa Berpendidikan di Luar Negeri Mulai Inggris, Jepang, hingga Malaysia

Kamis, 8 Okt 2026
Dari Gerobak Kayu ke Tanah Suci, Kisah Perjuangan Umrah Lansia Asal Batu Bareng Chatour Travel
Insight

Dari Gerobak Kayu ke Tanah Suci, Kisah Perjuangan Umrah Lansia Asal Batu Bareng Chatour Travel

Kamis, 1 Okt 2026
Setiap Pagi Narik, Siang Jemput Anak: Kisah Ika, Driver Ojol Perempuan di Malang
Insight

Setiap Pagi Narik, Siang Jemput Anak: Kisah Ika, Driver Ojol Perempuan di Malang

Rabu, 30 Sep 2026
Buku 50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny Bagian 3: Arungi Biduk Rumah Tangga Menuju Pulau Bahagia
Insight

Buku 50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny Bagian 3: Arungi Biduk Rumah Tangga Menuju Pulau Bahagia

Senin, 21 Sep 2026
Next Post
PT Pegadaian

Peduli Generasi Emas, Pegadaian Berikan Apresiasi Untuk Paskibraka 2024

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.