Minggu, Mei 31, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tugu Sehat

Penjelasan Ahli Terkait Isu Koin Menempel di Bekas Suntikan Vaksin Corona

Redaksi by Redaksi
Mei 29, 2021 2:12 pm
in Tugu Sehat
Seorang notaris di Kota Malang, Paulus Oliver Yoesoef, mencoba menempelkan uang koin di bekas suntikan vaksin Corona pada lengannya, dan berhasil. Foto: tangkapan layar

Seorang notaris di Kota Malang, Paulus Oliver Yoesoef, mencoba menempelkan uang koin di bekas suntikan vaksin Corona pada lengannya, dan berhasil. Foto: tangkapan layar

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Notaris di Kota Malang, Paulus Oliver Yoesoef, berhasil membuktikan isu beredar bahwa anda dapat menempelkan uang koin pada bekas suntikan vaksin Corona di lengan anda. Adegan itu dia rekam lewat video berdurasi 47 detik, pada Kamis (27/5/2021) kemarin.

Mulanya, dia hanya iseng-iseng saja melakukan itu usai banyak mendengar kabar tersebut, baik dari teman dan di media sosial. ”Awalnya gak percaya, tapi setelah saya coba ternyata emang nempel,” katanya, pada Jumat (28/5/2021).

READ ALSO

Dukung Orang Tua Pahami Kebutuhan Anak, Event INAS26 Hadirkan Screening Gratis

Mengapa Tubuh Bisa Lemas setelah Makan Daging Kurban? Ini Penjelasan dr. Indra Gunawan

Diketahui, Paulus telah mendapat vaksin jenis Sinovac pada sekira 2-3 bulan lalu. Namun, suntikan itu membekas di lengannya, berupa benjolan. Itulah kenapa dia tahu letak bekas suntikan di lengannya.

”Kalau temen-temen yang pengen coba itu gak ada benjolan, jadi dia lupa letak bekas suntikannya. Jadi memang gak bisa nempel. Beberapa teman juga saya konfirm ada yang kayak saya (benjol) dan koin itu menempel,” jelasnya.

Tak hanya disitu, dia membuktikan hal itu dengan menempelkan uang koin di luar bekas suntikan. Hasilnya, uang koin terjatuh. Namun begitu ditempel di bekas suntikan, uang itu menempel. Bahkan ketika dia menggoyang lengannya perlahan, koin itu tetal menempel. ”Kalau saya goyang keras ya jatuh,” imbuhnya.

Menurut informasi yang dia dapat, sejumlah spekulasi mengatakan bahwa vaksin yang beredar mengandung reaksi magnetik. Ada banyak dugaan konspirasi di balik itu, mulai micro chip dan lain sebagainya.

”Tapi soal itu saya bukan ahlinya. Saya tidak tahu. Saya hanya iseng saja coba nempelkan uang koin di bekas suntikan saya,” pungkasnya.

Terkait hal ini, Ketua Tim Riset Corona & Formulasi Vaksin Professor Nidom Foundation (PNF) di Surabaya, Prof C A Nidom, mengatakan bahwa fenomena ini masih belum bisa dicap hoaks tidaknya. Yang jelas, uang koin juga bisa menempel pada kulit jika ada kandungan air atau keringat.

Meski begitu, Prof Nidhom juga mengetahui ada rekannya yang telah mencoba dan uang koin itu tertempel. Nah, dari situ, kemungkinan lain uang koin itu bisa menempel akibat dari reaksi magnetis dari cairan vaksin itu sendiri.

Dari hasil risetnya, vaksin yang beredar saat ini memiliki adjuvant atau unsur aluminium hidroksida. Adjuvant adalah unsur peningkat antibodi usai vaksin disuntikkan. ”Tetapi bahwa vaksin mengandung unsur logam itu mungkin iya. Karena memang mengandung unsur aluminium hidroksida, itu bisa bereaksi magnetis,” katanya, pada Minggu (29/5/2021).

Penggunaan unsur aluminium pada vaksin, lanjut dia, dalam kondisi darurat ini masih diijinkan oleh WHO. Meski begitu, pemerintah harus waspada dan mengontrol hal ini. Karena jika kelebihan dosis, dikhawarirkan terjadi hal tak diinginkan. ”Dikhawatirkan terjadi neurotoksik atau keracunan saraf jika kelebihan dosis,” jelasnya.

Terlepas dari benar tidaknya fenomena ini, dia berharap pemerintah proaktif untuk menguji hal ini agar tidak terjadi kebingungan dan meresahkan masyarakat. Apalagi sudah banyak berkembang isu penanaman nanotracer di dalam unsur vaksin.

”Nanotracer dalam hal ini masih dibolehkan karena untuk tujuan pelacakan virus. Tapi itukan belum ada kesepakatan dan sosialisasinya. Jika tidak segera diluruskan, ya bakal terjadi kontroversi terus,” ungkapnya.

Sementara, Jubir Satgas COVID-19 Kota Malang, menurut dr Husnul Muarif, juga belum bisa bicara banyak. Baik secara keilmuan fisika maupun dari Satgas COVID-19 pusat. ”Belum ada komentar resmi, juga menunggu tindak lanjut dari pusat ya. Saya belum bisa komentar banyak soal ini,” tandasnya.

Reporter: Ulul Azmy

Editor: Lizya Kristanti

Related Posts

Event INAS26
Tugu Sehat

Dukung Orang Tua Pahami Kebutuhan Anak, Event INAS26 Hadirkan Screening Gratis

Jumat, 29 Mei 2026
Cara Aman Mengonsumsi Olahan Daging saat Idul Adha (Foto: Pexels)
Tugu Sehat

Mengapa Tubuh Bisa Lemas setelah Makan Daging Kurban? Ini Penjelasan dr. Indra Gunawan

Rabu, 27 Mei 2026
Black Mold
Tugu Sehat

Bahaya Black Mold di Rumah, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Selasa, 26 Mei 2026
Aqua Yoga
Tugu Sehat

Mengenal Aqua Yoga, Olahraga Air yang Bantu Relaksasi dan Kebugaran

Selasa, 26 Mei 2026
Para dokter spesialis dari Morula. (Foto/ist)
Tugu Sehat

10 Persen Pasangan Usia Subur di Malang Hadapi Persoalan Infertilitas, Morula Beber Faktornya

Senin, 25 Mei 2026
Ilustrasi ketika seseorang dengan kondisi pencernaan yang sehat (Foto: Pinterest @prozenycz)
Tugu Sehat

Bukan Sekedar Lancar BAB, Ini 10 Ciri Pencernaan yang Sehat

Jumat, 22 Mei 2026
Next Post
Menikmati Sensasi Piknik Bersama Keluarga di Wisata Selo Tumpeng

Menikmati Sensasi Piknik Bersama Keluarga di Wisata Selo Tumpeng

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Hujan Ringan! Prakiraan Cuaca Kota Malang Minggu 15 Maret 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.