MALANG, Tugumalang.id – Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap Ockta Puji Raharjo (14) yang dilaporkan hanyut di saluran irigasi Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, pada Selasa (17/2/2026). Hingga Jumat (20/2/2026), pencarian belum membuahkan hasil.
Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinanjar mengatakan, upaya pencarian terus dimaksimalkan. Akan tetapi, hujan lebat dan arus sungai yang deras menjadi tantangan bagi petugas dalam melakukan pencarian.
“Debit air sempat meningkat setelah hujan lebat, sehingga tim harus ekstra hati-hati saat melakukan penyisiran,” ujar Bambang, Jumat (20/2/2026).
Baca Juga: Bukan Karena Virus, Belasan Domba Mati di Sumbermanjing Wetan Akibat Keracunan
Sejak korban dilaporkan hilang, petugas melakukan pencarian dengan cara menyisir aliran sungai yang menjadi jalur hanyutnya korban. Penyisiran dilakukan dari lokasi awal kejadian hingga ke titik-titik kedung yang dinilai berpotensi menjadi tempat korban tersangkut.
“Penyisiran difokuskan di sepanjang aliran sungai dan titik kedung yang dicurigai,” imbuh Bambang.
Area pencarian juga diperluas hingga ke aliran Sungai Lesti sampai Dam Dusun Urung-urung, Desa Wonokerto. Pencarian dilakukan secara bertahap dan terkoordinasi dari posko yang berada di Balai Dusun Desa Druju.
Baca Juga: Pria di Sumbermanjing Wetan Gadai Motor Tetangga, Uangnya Dipakai untuk Judi
Sebelumnya diberitakan, korban dilaporkan hanyut terseret arus irigasi sungai yang ada di Desa Druju, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, pada Selasa (17/2/2026) sekitar pukul 13.45.
Pada saat itu, hujan sangat lebat dan arus di saluran tersebut cukup deras. Korban duduk di tepi saluran irigasi sambil mengayun-ayunkan kakinya di atas aliran air. Sementara itu, adik korban dan dua orang temannya bermain di dekat korban, namun posisinya agak ke atas.
Hanya dalam hitungan detik, korban tiba-tiba tidak terlihat di tempat semula. Korban diduga terseret derasnya arus di saluran irigasi.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
Editor: Herlianto. A





























