Tugumalang.id -Pemerintah Kota Batu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) mengalokasikan anggaran sebesar Rp23,3 miliar dari APBD Kota Batu 2025 untuk proyek revitalisasi pedestrian sekaligus penataan saluran drainase. Program ini ditujukan untuk mempercantik wajah Kota Batu sekaligus meningkatkan kenyamanan wisatawan maupun warga.
Kabid Bina Marga DPUPR Kota Batu, Eko Setiawan, menjelaskan bahwa revitalisasi pedestrian menjadi langkah penting untuk mendukung Kota Batu sebagai barometer kota wisata di Jawa Timur. Menurutnya, pedestrian yang tertata baik akan mendorong masyarakat untuk lebih banyak berjalan kaki, sekaligus mengurangi penggunaan kendaraan bermotor.
“Dengan pedestrian yang tertata, penggunaan kendaraan juga bisa ditekan sehingga mengurangi polusi udara. Pejalan kaki bisa lebih merasa aman dan nyaman untuk berjalan kaki,” jelas Eko, Rabu (10/9/2025).
Baca juga: Bangun Pedestrian Sejauh 5 Km, Pemkot Batu Ingin Wujudkan Kota Wisata Ramah Pejalan Kaki
10 Titik Lokasi Revitalisasi
Proyek revitalisasi ini akan berlangsung selama 120 hari kerja dengan menyasar 10 titik utama di pusat Kota Batu, antara lain:
-
Jalan Soekarno
-
Jalan Dewi Sartika
-
Jalan Sultan Agung
-
Jalan Agus Salim
-
Jalan Trunojoyo
-
Jalan Brantas
-
Jalan Gajah Mada
-
Jalan Kawi
-
Jalan Sultan Hasan Halim
-
Jalan Patimura
Menurut Eko, spesifikasi pekerjaan meliputi pemasangan drainase dengan u ditch atau box culvert sesuai ukuran masing-masing lokasi serta pedestrian dengan material stamp concrete.
”Penataan drainase ini bertujuan agar aliran air lebih lancar dan dapat mengurangi genangan ketika musim hujan,” tegasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter : M Ulul Azmy
























