Pembuang Mayat Wanita Terbungkus Karpet: Korban Saya Bacakan Yasin setelah Mabuk-mabukan

  • Whatsapp
Pelaku. Foto: Rizal Adhi

Tugumalang.id – Setelah melakukan proses penyelidikan dan penyidikan yang cukup rumit, akhirnya jajaran Satreskrim Polres Malang berhasil menentukan siapa pelaku dalam kasus penemuan mayat wanita terbungkus karpet bernama Dewi Lestari (25), warga Dusun Boro Utara, Desa Curungrejo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.

 

Bacaan Lainnya

Tersangkanya ada 2 orang yaitu Cahyo dan Aziz yang merupakan teman korban.

Tidak ada unsur pembunuhan dalam kasus tersebut, namun kedua tersangka melakukan pembiaran saat korban sedang kritis usai mengalami kecelakaan. Bahkan kedua tersangka hendak menguburkan sendiri mayat korban di kebun tebu Desa Kedungpedaringan, Kecamatan Kepanjen, meskipun usaha itu gagal karena keduanya ketakutan dan meninggalkan mayat Dewi begitu saja di kebun tebu tersebut.

Pelaku saat rilis. Foto: Rizal Adhi

Cahyo yang juga warga Kedungpedaringan ini mengatakan, saat kejadian pada Senin (19/04/2021), korban sendiri yang mengajak dirinya dan Aziz untuk mabuk-mabukan di depan Stadion Kanjuruhan.

 

“Saya baru diajak mabuk sekali itu. Saya diajak Dewi. Ternyata Dewi sudah mabuk Komix sama temannya, lalu ngajak saya main ke Pakis, lalu ke Kanjuruhan itu Dewi yang beli minuman itu. Saya cuma numpang mabuk aja,” terangnya, pada Jumat (30/04/2021).

 

Di depan Stadion Kanjuruhan, ketiganya menghabiskan 3 bungkus minuman jenis trobas/arak yang mana setiap bungkus berisi setengah liter.

 

“Waktu itu Dewi bawa 3 plastik trobas total 1,5 liter. Saya hanya minum setengah plastik udah mabuk. Saya diajak Dewi itu juga pas gak enak badan,” bebernya.

 

Lalu saat Dewi mengalami kecelakaan tunggal di Dusun Mlaten, Desa Panggungrejo, Kecamatan Kepanjen, Cahyo bercerita jika kondisi Dewi sudah kejang-kejang. “Waktu itu kejang-kejang korban, lalu saya bawa ke rumahnya Syahrul (saksi),” bebernya.

Baca Juga  Mayat Wanita Terbungkus Karpet Ditemukan di Kepanjen

 

Cahyo juga bercerita, saat Dewi sekarat dan akan meninggal pada Selasa pagi (20/04/2021), dia sempat membacakan Surah Yasin. “Pas sekarat itu saya tunggu dan saya bacakan Surah Yasin. Lalu waktu itu juga saya bersihkan dan saya gantikan bajunya,” bebernya.

 

Lebih lanjut, Cahyo mengatakan jika dirinya baru mengenal Dewi selama 4 bulan dari warung kopi milik sSyahrul. Kedua pelaku statusnya adalah teman korban yang biasa diajak ngopi dan mabuk. “Saya kenal karena biasanya ngopi di warung punya teman saya (Syahrul), kira-kira kenal sekitar 4 bulan,” tuturnya.

 

Sementara Aziz mengaku baru mengenal Dewi selama 2 bulan dari perkenalannya kepada Syahrul. “Saya kenal Dewi Lestari baru 2 bulan dari temannya Cahyo (Syahrul),” pungkasnya.

Reporter: Rizal Adhi

Editor: Lizya Kristanti

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *