Tugumalang.id – Kota Batu kembali mencatatkan prestasi di tingkat Provinsi Jawa Timur. Diketahui, Kota Batu menempati urutan ketujuh dari 10 besar kabupaten/kota dengan perolehan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku (ADHB) per kapita tertinggi di Jawa Timur.
Informasi dihimpun, perolehan PDRB ADHB per kapita di Kota Batu tercatat sebesar Rp 99,49 juta per tahun pada 2024.
Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto membenarkan bahwa PDRB ADHB per kapita Kota Batu terus meningkat dalam empat tahun terakhir.
Baca Juga: Kota Batu Resmi Terapkan Pidana Kerja Sosial untuk Perkuat Keadilan Restoratif
Meski begitu, jika dibandingkan pada 5 tahun terakhir sebelumnya, rata-rata pertumbuhan tahunan (compound annual growth rate/CAGR) tercatat lebih rendah sebesar 5,85 persen.
“Secara historis, pertumbuhan tahun 2024 juga lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya. Kota Batu pernah mencatatkan pertumbuhan tertinggi pada 2014 sebesar 11,65 persen, sementara pertumbuhan terendah terjadi pada 2020 dengan kontraksi minus 8,08 persen,” ungkapnya.
Meski begitu, capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri. Politisi Gerindra tersebut menuturkan jika capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat.
Ia menilai pertumbuhan ekonomi daerah telah memberikan dampak nyata, salah satunya penurunan angka pengangguran terbuka.
Baca Juga: Dishub Cari Cara Cegah Potensi Kebocoran Retribusi Parkir Tepi Jalan di Kota Batu
Sebab itu pada 2026 nanti Pemkot Batu akan melanjutkan strategi penciptaan lapangan kerja melalui penguatan pelatihan tenaga kerja berbasis kebutuhan pasar, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta dukungan terhadap UMKM dan sektor ekonomi kreatif yang terbukti mampu menyerap tenaga kerja lokal.
Selain pariwisata sebagai sektor unggulan, Pemkot Batu juga akan memperkuat pengembangan pertanian modern, hortikultura bernilai tambah, industri pengolahan hasil pertanian, serta digitalisasi UMKM.
”Sektor jasa dan ekonomi kreatif turut menjadi fokus agar kontribusi terhadap pendapatan masyarakat semakin merata dan berkelanjutan,” imbuhnya.
Sementara itu, 10 besar daerah dengan PDRB ADHB per kapita tertinggi di Jawa Timur pada 2024 ditempati oleh Kota Kediri sebesar Rp 565,84 juta per kapita per tahun, disusul Kota Surabaya Rp 264,37 juta, Kabupaten Gresik Rp 138,27 juta, Kabupaten Sidoarjo Rp 136,72 juta, Kabupaten Pasuruan Rp 121,69 juta, Kota Malang Rp 114,72 juta, Kota Batu Rp 99,49 juta, Kabupaten Mojokerto Rp 98,01 juta, Kota Madiun Rp 92,45 juta, dan Kabupaten Bojonegoro Rp 76,81 juta per kapita per tahun.
Merangseknya Kota Batu di peringkat ketujuh PDRB per kapita se-Jawa Timur, Heli menegaskan bahwa ke depan, pemerintah tidak semata-mata mengejar peringkat.
“Fokus utama kami adalah memastikan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkeadilan, dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan serta kualitas hidup masyarakat Kota Batu,” tegasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Ulul Azmy
Editor: Herlianto. A





























